
Tinapun hampir kehabisan nafas Ani melepaskan cengkeraman dia, tapi kembali mencengkeram kerah baju sedangkan Tina dan teman temanya sudah tidak berani berkutik, karena tidak menyangka orang yang biasanya terlihat selalu kalah bisa bisanya menjadi buas.
"Aku tunggu disini mau kamu hapus atau nunggu aku hancurin hp kamu? aku hitung sampai 3 aku mulai dari sekarang.
"Iya iya aku hapus sekarang. Ucap Tina ketakutan pasca melihat keganasan orang yang selama ini hanya bisa mengalah dan diam saat di kerjain habis habisan, dan terlihat sangat lemah.
Tapi semenjak kejadian di Ruang osis dia sudah bertekad pada dirinya sendiri untuk bersifat tegas, dan berani malawan saat ada orang yang ter aniaya.
Setelah di rasa Tina sudah menghapus video tersebut Ani berlalu meninggalkan Tina tanpa menoleh lagi. Tina yang di perlakukan seperti itu hanya bisa melongo bercampur kesal, secara Tina dan teman temanya yang selalu menindas Ani tapi kenapa sekarang kejadianya kebalik.
"Sialan, kenapa aku bisa takut sama dia sih" Ucap Tina ke temen temanya.
"Iya beb, kenapa sih loe takut sama J***** itu sih. Ucap rita teman Tina
" Udah lah bebz kita pergi ke kelas aja. ajak Rani.
Mereka akhirnya pergi dari toilet dengan tanpang kesal Tina.
Di tengah perjalanan Ani berpapasan dengan Bima.
Bima langsung membuntuti Ani. Ani yang merasa di buntuti semakin mempercepat langkahnya, karena dia merasa malas sama Bima karena dia masih merasa benci terhadap Bima karena telah mengambil Ciuman pertamanya. Bima yang menyadari itu berusaha menghentikan Ani.
" An berhenti. Ucap Bima.
tapi Ani tidak menggubris ucapan Bima. Malah semakin memepercepat langkahnya.
"Ani tunggu !!! Ucap Bima dan berusaha berlari. Bimapun buru buru menarik tangan Ani, Ani yang di perlakukan seperti itu langsung berhenti dan meluapkan emosinya lagi dengan Menampar pipi Bima.
"Loe belum puas memperlakukan gue seperti waktu itu! Ucap Ani ketus
Bersambung.......