Dream Light

Dream Light
Episode 08. " Berkesan ".


Logan sudah sampai di kantornya ia duduk di kursi kerjanya sambil tersenyum senyum dan memainkan permen loli di tangannya . Bram masuk kedalam ruangan , "permisi tuan , ini jadwal anda minggu ini dan .. ". Bram tidak meneruskan perkataannya ia terpana ketika melihat hal yang sangat ganjil menurutnya seorang Logan Mayer pria dingin yang tidak menyukai manis itu memegang permen di tangannya sambil tersenyum senyum itu sangatlah aneh. " ehm ..tuan Logan ". Bram mencoba mengalihkan perhatian logan dan ternyata itu berhasil . " ia bram bagaimana , apakah kau sudah menemukan sesuatu ". Logan menaruh permen loli kecil itu di saku jasnya Bram yang melihatnya menghela nafas , " tuan ini hasil yang kita dapatkan selama penyelidikan kita ". Bram menyodorkan berkas data kepada Logan dan beberapa foto seseorang . " jadi dialah dalang semua ini ya ". Bram meneruskan perkataannya , " namun tuan kita belum jelas menyatakan dia adalah pelakunya karena bukti belum terkumpul , dan tuan tau kecelakaan 2 tahun lalu dia ikut terlibat didalamnya tuan dan itu hanya mereka di antaranya saja ". Logan mengepalkan tangannya , " cepat kau cari tau bram aku sudah tidak sabar menghabisi mereka ". Logan menghela nafas panjang dan gadis mungil itu yang terlintas di pikirannya , kenapa gadis itu yang terlintas bukannya mendiang kekasihnya biasanya jika ia memikirkan kejadian tentang vivian pastilah dia langsung teringat wajah cantik kekasihnya itu .namun sekarang malah wajah gadis lain yang terlintas di pikirannya , " ah pasti karena aku terlalu penasaran dengan nya ". ella ... ella nama yang lucu ". logan tersenyum senyum sendiri jika mengingat nama ella . namun logan enggan menyelidiki ella baginya ia hanya gadis mungil biasa yang bahkan tidak masuk kriterianya .


Ella sampai di rumah pamanya kembali ia segera berlari masuk kedalam dan di sambut kepala pelayan seorang laki laki yang sudah sedikit tua itu tersenyum dan menyapa ella tidak seperti biasanya , " halo nona ". ella hanya mengangguk dan segera berlalu di ikuti bibi mery namun bibi mery mempunyai firasat tak baik terhadap pelayan itu . bibi mery pun berlalu sambil tetap memikirkan tentang pelayan itu .


Pelayan itu mendekati supir yang mengantar nona ella dan membisikan sesuatu , " kau di suruh menghadap pada tuan besar di ruang kerjanya cepat ". supir itu mengangguk lalu memberi salam dan pergi berlalu menghadap ke tuan besarnya itu .


Ella berbaring di ranjangnya setelah ia mengganti bajunya tidak lupa ella menyimpan kalung nya kembali ke tempat aman . ella melamun , sebenarnya siapa pria itu ... ah sudah lah kenapa aku memikirkan dia ah aku sungguh malu kedua kalinya kenapa kita bisa berjumpa lagi ". ella mengusap usap mukanya sendiri sambil menggelengkan kepalanya ella merasa sangat malu dengan prilakunya di depan pria yang ia temui . " siapa namanya ya ah .. logan ahhh ... kenapa aku mengingatnya lagi ".