Dream Light

Dream Light
Episode 18. " Rencana Gagal ".


Ella selesai membersihkan tubuhnya dan memakai pakaian yang ia pilih sendiri dari lemari yang ada di kamar itu . Ella tidak menyukai baju baju mewah yang ada di tempat itu yang sudah di sediakan untuknya karena Ella pikir untuk apa ia bersenang senang sebagai seorang tahanan .


Ella duduk di pinggir kasur mengambil segelas susu di atas nakas di samping kasur nya yang ia minta dari pelayan sebelum ia mandi . Ia hanya meminta segelas susu saja karena ia benar benar tidak berselera makan dengan hati yang menderita ini .


Dalam pikiranya terlintas semua orang yang ia kuatirkan . ("kapan semua ini berakhir , aku ingin menganggap ini mimpi dan segera terbangun cepat ").


...****************...


Logan berlari cepat menuju tempat parkir mobilnya , ia menyingkirkan supirnya yang siap menyetir mobil dengan kasar .


Logan segera tancap gas dan pergi meninggalkan apartemennya menuju ke tempat Bram berada .


Ya benar Bram lah yang membuat Logan tergesa gesa .


Mata hitam yang indah itu memandang tajam jalanan yang di lalui dengan muka masam " sial !sial ".


...****************...


" huh hah huh ... " suara nafas itu sungguh berat louis berlari sangat cepat dia berhenti sejenak untuk mengatur nafas yang sudah hampir habis di buatnya .


Sekarang yang louis lihat hanya pepohonan tinggi di sekitarnya dan suara hewan malam yang sangat menyeramkan , louis sangat takut namun iya lebih takut jika akan di temukan oleh Logan .


Ia sudah lari jauh menurutnya dia sudah masuk jauh kedalam hutan dan tidak akan di temukan , ia bersandar pada pohon di depannya dan memikirkan strategi untuk kabur dari sana dan menemui tuannya untuk menolongnya .


...****************...


(beberapa jam sebelum kejadian ). Louis duduk berdua dengan ajudan Logan .


Louis meminta ingin buang air kecil sebentar sampai berulang kali meminta barulah ajudan itu bersedia . Mobilpun berhenti di tepi hutan .


Louis turun dari mobil lalu pura pura buang air kecil ketika ajudan lengah louis lari dengan kencang memasuki hutan ajudan itu segera mengejar louis namun karena hutan itu sangat gelap ajudan itu tidak mampu mengejarnya . Namun ternyata louis bersembunyi di balik semak semak yang rimbun .


Setelah ajudan itu pergi meninggalkan louis , louis pun lari dengan cepat masuk ketengah hutan .


...****************...


Logan sampai di lokasi bram berada ia buru buru turun dan menghajar salah satu bawahan nya tanpa mengatakan satu kata pun .


Satu pukulan saja langsung menjatuhkan bawahannya itu dan bawahannya itu hanya bisa diam dan langsung sigap berdiri .


" dimana dia ! " .Logan bertanya pada Bram . Dan bram terkejut mendengarnya lalu menunjuk arah hutan yang rimbun .


"hem .. " . Logan tersenyum jahat .


Dulu Logan adalah mantan militer terbaik jadi hanya hutan saja itu bukan penghalangnya .


"siapkan alat pelacak kita akan mencari anjing liar ". dengan bibir yang menyeringai itu sungguh membuat bram ngeri walaupun sudah bertahun tahun kerja dengan Logan .


Semua tim terlatih milik Logan di terjunkan tak butuh waktu lama sinyal pelacak menemukan sesuatu .


" binggo ". Ekspresi Logan sungguh mengerikan saat mengatakannya .


...****************...


Louis masih tersengal sengal namun ia harus cepat mengecohkan pihak lawan . Namun terlambat suara ledakan dan louis tersungkur . Kaki kirinya teramat nyeri , ia mencoba lari dengan satu kakinya tertatih tatih namun " dorr ... ". Louis benar benar sangat kesakitan .


Dua ajudan Logan datang menyeretnya dengan kasar .


Louis di masukan kedalam mobil dengan kasar dan louis langsung mengeluh kesakitan . Tangan kiri dan kaki kirinya terkena tembakan namun louis langsung tersadar di sebelahnya ada ponsel .


...****************...


Logan tersenyum jahat sepanjang jalan . " Kau sungguh lihai logan" Bram mengamati Logan dan ikut tersenyum .


rombongan Logan pergi sebelum louis datang . Hanya di tinggalkan 2 petugas yang tadi menjaga louis .


" kita mulai rencananya bram ".


Bram mengangguk dan membuka laptop mengamati titik merah yang sedang berjalan di layar laptopnya .


...****************...


Louis sempat terdiam lalu ia mengamati ajudan yang menjaganya sepertinya sedang melapor ke bos mereka .


Louis dengan cepat menyalakan ponsel dan memencet nomor handpone lalu mengetik pesan . " aku louis , tolong ". Lalu segera ia kirimkan pesan itu lalu menghapusnya dan segera menjatuhkan ponsel itu kebawah jok kursi mobil .


Setelah ajudan selesai mereka melanjutkan perjalanan .