WAITING FOR YOU(Hwang Hyunjin)

WAITING FOR YOU(Hwang Hyunjin)
Dance


Tak lama kemudian bel masuk pun berbunyi, semua siswa masuk ke kelasnya masing-masing.


Setelah mengikuti beberapa pelajaran hyunjin pun tertidur menutup kepalanya dengan hoodienya, bada melirik ke arahnya, setelah melihat pangerannya itu ia pun tersenyum.


Tapi wajah hyunjin yang awalnya menghadap ke arah kiri jendela mendadak beralih ke arah kanan, seketika bada kaget melihatnya, tapi karna kedua mata hyunjin masih menutup bada masih merasa ini aman dan masih melihat ke arahnya, seketika ia tertegun takjub melihat wajah kecil hyunjin bak lukisan indah seniman itu.


"Angel.." Fikirnya.


Saat bada sedang fokus menatap wajah kecil hyunjin yang sedang diam tertidur itu, mendadak tiba-tiba matanya terbuka, mata mereka kembali bertemu.


Sepersekian detik bada segera mengalihkan pandangannya ke arah lain dengan ekspresi panik, Hyunjin bangun dari tidurnya lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain seraya merenggangkan tubuhnya seperti kucing. Ia pun menggeleng pelan bibir ranum merahnya membentuk garis lurus seakan berkata


"Ada-ada saja".


"Sudah bangun? jangan lupa pulang sekolah kita ada eskul dance.." Hyunjin mengangguk tanda mengerti, bada tidak sengaja mendengar apa yang felix katakan pada hyunjin, ia hanya diam sedari tadi karna malu ketauan oleh hyunjin sedang menatapnya diam-diam.


"Eh da, jangan lupa pulang sekolah kita piket, kamu yang bertanggung jawab ya.. kamu kan seksi kebersihan"


"Oh iyaa.." ucap bada pelan seraya mengangguk.


Tak terasa bel pulang pun berbunyi saatnya bada untuk piket kelas sekaligus menjadi tanggung jawabnya sebagai seksi kebersihan.


Hyunjin mengenakan hoodie lalu mengambil tasnya.


Bada mulai mengambil alat-alat kebersihan ia mengambil sapu dan mulai menyapu, sebelumnya ia menatap hyunjin yang sedang siap-siap untuk pergi ke tempat eskul dance.


...****************...


Akhirnya ia pun pergi ke tempat latihan dance dengan felix namun sudah lebih dulu pergi untuk menjemput yang lain sedangkan hyunjin sudah pergi kesana juga lebih dulu.


Bada sedang bersih-bersih seraya mendengarkan lagu yang hyunjin nyanyikan sebelumnya, itu rekaman nyanyian hyunjin. Ia tidak berhenti tersenyum sedari tadi.


Tak terasa akhirnya piket pun beres.


"sieun udah beres semuanya nih.."


"Eh iyaa.. wah bada emang keren, jadi bersih deh semuanya.." ucap sieun seraya mengacungkan kedua jempolnya untuk menggoda bada. Bada hanya tersenyum.


"Kalo gitu aku pulang duluan ya sieun.."


"Eh tunggu.. yakin kamu mau pulang?" Bada menautkan satu alisnya ke atas bingung apa maksud dari perkataan sieun.


"Emang ada apa ya sieun?"


"Rugi lhoo.. soalnya abis ini aku mau lihat anak dance latihan. Yakin kamu mau pulang hmm?"


"Oh iyaa dance.." batin bada seraya menepuk jidatnya pelan, bagaimana ia bisa lupa soal hal sepenting ini, kan ada hyunjin fikirnya.


"Te-terus..?" Tanya bada pura-pura tidak peduli.


"Ayo kita lihat, pasti kamu suka hehe sekalian temenin aku" Seraya menarik lengan bada untuk pergi ke tempat dance.


"E-Eh tunggu tapi aku malu.. "


"Ah udahlah ga usah malu-malu segala.. kan ada aku" ucap sieun dengan tangannya membentuk kata peace V.


Setelah lama berjalan seraya bertanya kesana kemari dimana tempat latihan dance akhirnya mereka pun sampai juga.


Mereka mengintip-ngintip keadaan di dalam, di sana sudah ada hyunjin yang telah berganti pakaian menggunakan pakaian warna putih berlengan pendek tapi kedua lengan bajunya ia lipat ke atas, hyunjin banyak berkeringat, bada hanya menganga tak percaya dengan apa yang ia lihat


"Aaa hot." fikirnya. ia pun mengambil beberapa gambar tanpa diketahui oleh sieun dan yang lain.


Hyunjin sedang beristirahat sedangkan han, changbin, seungmin, in sedang berlatih, felix tidak ada disana. Hyunjin sedang mengobrol dengan orang yang tidak bada kenal.


"Wah siapa itu..?" seru sieun antusias melihat ke arah pria yang mengenakan kaos hitam dan celana khusus dance warna hitam, bada hanya menggeleng pelan ia tidak tau hanya itu jawabannya.


"Aaaa ganteng bangeeet.." Mereka pun terus mengintip anak dance secara diam-diam tiba-tiba.


"Ekhem.."


"Suara berat itu.." batin bada, ia segera menoleh ke arah belakang, dan benar saja ia sangat terkejut melihat felix di sana memergoki mereka berdua. Bada segera menepuk pundak sieun.


"Eh da apasih.. sini deh itu ganteng banget siapa ya? aaa" Felix menyuruh bada untuk sedikit bergeser lalu felix menggantikan posisinya, ia menepuk pundak sieun pelan.


"Da kenapa sih e-eh" Sieun menoleh ke arah felix yang ia kira itu adalah bada, ia pun sangat kaget melihat bukan bada melainkan felix yang sedari tadi menepuk pundaknya.


Bada hanya tersenyum canggung seraya melambaikan satu tangannya ke arah sieun.


"Wah ada felix hi.. astaga aku gak tau maaf yaa hehe" sieun tersenyum canggung, mengangkat satu lengannya lalu melambai pada felix, ia segera berlari ke belakang bada. Felix tersenyum puas telah mengerjai sieun.


Karna ada suara bising di luar hyunjin dan teman-teman dancenya keluar dari tempat latihan dance. Kecuali han seungmin dan in changbin mereka sedang berlatih keras


"Wah ada apa ini?" Seru seseorang yang tadi sieun gumamkan. Mata sieun langsung berbinar saat melihat ke arah orang itu. Hyunjin langsung menyipitkan kedua matanya sinis ke arah bada dan sieun.


"Wah kita kedatangan tamu.. ayo sekalian aja masuk." seru pria itu lagi.


"Wah jangan kak.. tim kita sudah pas tidak boleh ada orang lagi yang ada nanti mereka ganggu" seru seorang gadis yang tidak suka pada bada dan dia anak dance.


"Apa salahnya sih siapa tau dia bisa jadi tim cadangan kita, iya kan jin?" Seru pria itu seraya mengedipkan sebelah matanya ke arah hyunjin dan menepuk pundak kirinya dan hyunjin hanya me roll eyes matanya.


Mereka pun kembali masuk ke dalam untuk melanjutkan latihannya tidak terkecuali hyunjin dan felix.


"Ayo masuk aja" seru felix seraya berlari kecil mengambil sesuatu ke arah parkiran.


Bada dan sieun pun dengan malu-malu masuk ke dalam lalu duduk sila di tempat paling belakang.


Han, changbin seungmin pun beralih untuk istirahat sedangkan in masih berlatih keras. Sieun hanya menganga menatap ke arah pria yang tadi ia perhatikan lalu ia bertanya pada salah satu anak dance wanita yang baik pada mereka tapi ia tidak populer.


"Hi boleh tanya sesuatu?"


"Oh iyaa tanya apa?"


"kakak yang pake kaos item itu siapa yaa?"


"Masa gak tau sih itu namanya kak lee minho dia biasa di panggil kak lee know, dia itu pelatih kita walaupun masih muda tapi ia sangat berbakat, dia juga masih kuliah lhoo"


"Oh gitu jadi dia pelatihnya toh.. pantes aja aku ga pernah liat, yaudah makasih yaa"


"Ah minho" Satu lagi orang yang bada kenal melalui hyunjin.


"iii ganteng banget yaa da" bada hanya tersenyum canggung baginya hanya hyunjin yang paling tampan.


Tidak lama kemudian felix pun datang dengan membawa beberapa makanan dan minuman snack juga pizza.


"Waaaaa pizza.." Changbin pun segera menghampiri felix yang membawa makanan. Felix membuka bungkus pizza tersebut namun kak lee know menghentikan changbin.


"Jangan dulu makan pizza, jika kalian sudah hafal gerakan-gerakan tadi baru boleh makan pizza" ucap lee know dengan tegas.


"Aaaaaaah i want pizza" Changbin bertingkah layaknya bayi yang merengek ingin pizza.


"Engga engga latihan dulu latihan dulu.." Lee know menarik changbin lalu ia merengek seraya satu tangannya melambai-lambai pada pizzanya menimbulkan gelak tawa dari semua orang disana.


Bada hanya tersenyum seraya masih mencari keberadaan hyunjin dan lagi-lagi ia sedang fokus pada ponselnya di ujung kanan bada. Felix menyimpan makanan itu di dekat hyunjin.


"Ok" mereka segera pun bersiap-siap untuk dance.


"kok aku sama hyunjin hyung dan felix hyung, hyung?"


"Ga papa biar kamu belajar lebih lagi dari mereka de"


"Oh yaudah" seru in pasrah menurut pada lee know.


"Untuk anak baru kalian perhatikan yaa baik-baik.." seru lee know menujuk ke arah sieun dan bada. Padahal ke semua anak eskul dance yang baru. Sieun sibuk memperhatikan lee know.


Saat hyunjin felix dan in ke depan untuk dance anak-anak bersorak ria, dan mereka dance dengan lagu love shoot milik exo. Hyunjin dance dengan ekspresi yang membuat bada terkagum-kagum padanya.


"Wah ini mah standart idol" kata salah satu anak baru di eskul dance.


"iyaa bener"


"senior kita emang terbaik" seru anak dance yang lain mengacungkan kedua jempolnya pada hyunjin dan felix juga in. Tidak lupa bada terus merekam penampilan hyunjin.


"Eh da hyunjin keren banget ya.."


"i-iyaa.."


Akhirnya mereka pun selesai dengan tes dancenya. Hyunjin dan yang lain banjir keringat ia mengambil air minum lalu membukanya dan meminumnya.


"Andai aku jadi botolnya" Fikir bada seraya memukul kepalanya pelan dengan tangan kanan.


"I hate my mind" serunya pelan.


"Karna kalian sudah memberikan peningkatan pada dance kalian maka dari itu ayo kita makaaaan.."


"Yes.... makasih hyung!!" mereka pun ribut mengambil makanan yang telah di sediakan sebelumnya, pizza dan yang lain. Bada hanya diam memperhatikan hyunjin.


"Kok hyunjin ga makan? dia kemana ya?.." Setelah mencari-cari akhirnya ia melihat hyunjin sedang mengobrol dengan lee know.


"Aaa disana.." Felix menawarkan bada dan sieun untuk makan tapi bada dan sieun menolak ia tidak enak karna niat mereka sedari awal hanya menonton mereka saja tidak berniat untuk bergabung, jadi makanan itu bukan hak mereka fikirnya.


"Sebentar lagi aku lulus hyung, jadi kemungkinan akan meninggalkan eskul ini, hyung gak apa-apa kan kalo aku ga ada?"


"Haha dasar gapapa lah itu kan roda kehidupan pasti semua akan lulus masih ada in tenang saja akan ku latih dia dengan sungguh-sungguh"


"Tapi kita masih bertemu diluar kan hyung"


"Oh jadi tidak usah mencemaskan aku!" seru lee know seraya tersenyum. hyunjin juga tersenyum seraya meminum airnya lagi.


"Gadis itu kau kenal?"


"Siapa?" hyunjin berfikir sejenak lalu..


"Ah hanya teman sekelas" lee know tersenyum menyunggingkan bibirnya ke kiri.


"Kau bodoh apa bagaimana.."


"Huh? maksudnya hyung?"


"Tidak aku tidak mood bicara soal itu ayo masuk" Hyunjin mengangguk seraya mengiyakan ajakan lee know. ia pun masuk dengan hyunjin.


"Hey kemari.." saat sampai di dalam lee know menunjuk bada untuk menghampirinya, lalu hyunjin yang mengikuti lee know pun muncul. Bada kaget menunjuk dirinya sendiri.


"Aku?" Lee know mengangguk seraya menautkan sebelah alisnya ke atas.


"Duh ada apa yaa.." batin bada seketika gugup.


"Kenapa da? kok kamu di panggil kakak itu" bada menggeleng tidak mengerti dengan segera menghampiri lee know dan hyunjin, sieun pun di tinggal sendiri.


"Ah kenapa sih harus bada..? kenapa bukan aku sih" batin sieun sedikit kesal.


"Kamu mau belajar dance kan?" bada ingin menggeleng namun melihat ke arah hyunjin yang melihatnya dengan tatapan tajam ia pun mengangguk.


"Eh eh bada kenapa ngangguk sih!" bada diam dengan banyak umpatan di hatinya mengapa ia mengangguk fikirnya.


"kalo gitu ayo jin ajarin!" Hyunjin seketika melirik lee know tajam dan ia hanya tersenyum usil, sedangkan bada hanya diam dengan rasa malu yang berlebih seketika pipinya berubah menjadi merah tomat.


"Udaah ayo.. " Hyunjin di dorong untuk mendekat ke arah bada seketika menubruk badan mungil bada membuatnya terjatuh tapi sebelum itu terjadi punggung rampingnya ditangkap oleh tangan besar hyunjin, membuat mata mereka bertemu seketika, saling memandang satu sama lain. Sementara yang lain masih fokus untuk makan


"Ekhem.." Felix berdehem lalu hyunjin menjatuhkan tubuh ramping bada begitu saja membuat bada melengguh kesakitan.


"Aw.."


"Ah hyung..! are you ok?" seru felix khawatir ingin membantu namun sieun menghampirinya lebih dulu.


"Eh da kamu gak apa-apa kan?" Seru sieun membantu bada untuk bangun. Bada hanya menggeleng pelan seraya memegang tangannya yang sedikit sakit.


"Gini aja gimana kalo hyunjin yang ngajarin kamu dance, kalo kamu udah mahir baru boleh masuk eskul dance kita gimana?"


"Hyung.." bisik hyunjin pelan.


"Tapi ta-pi aku ga" sieun segera menutup mulut bada dengan tangannya. Felix pergi ke arah han dan yang lain.


"Iyaa boleh kak nanti kita latihan, kalo aku di ajarin sama siapa?"


"kamu sama felix aja"


"Felix?"


"Iyaa.. Felix..!" Felix segera menghampiri mereka lagi.


"Oh ada apa?"


"kamu ajari dia dance.. biar aku bisa menilai dia layak atau gak masuk klub kita ok"


"Ah ok.." felix mengiyakan seruan lee know dia sangat baik dan penurut.


"Eh tapi sieun aku kan ga-" ucap bada gelagapan karna ia belum pernah mencoba dance sebelumnya.


"Sssst udah biarin yang penting kita di ajarin sama anak-anak dance yang ganteng ganteng" ucap sieun pelan.


"Ta-tapi sieun aku ga bisa dance" bisik bada pelan.


"udah percaya aja sama aku ok"


"Ayo.."


"Oh iyaa.."


"Siapa namanya?"


"Aku sieun.."


"Ok" sieun pun berlatih dengan felix sedangkan bada...