
Saat akan duduk di kursi paling depan.
Dug!!
Bada pun tidak sengaja bertubrukan dengan seseorang yang memakai pakaian serba hitam dengan masker hitam, topi hitam, pokoknya serba hitam dan mereka pun duduk di barisan yang sama, tapi bada tidak terlalu memperhatikan orang itu dan segera duduk di bangku dengan sieun.
Oh ya tempat duduk bada itu VIP sudah di sediakan oleh panitia atas usul hyunjin dan teman-teman sebelumnya.
Setelah lama menunggu akhirnya jam telah menunjukkan pukul 16 : 00 saatnya acara di mulai, lalu semua orang pun bersorak saat acara di mulai.
Acara di buka MC dengan pembukaan dari petinggi perusahaan yang menyelenggarakan acara tersebut.
Mereka semua pun bertepuk tangan setelah sambutan selesai, lalu kini saatnya ke acara inti yaitu hiburan.
Acara hiburan di buka dengan seorang penyanyi yang menyanyi dengan suara merdu, bada terhanyut seraya mengingat kenangan indahnya bersama hyunjin, pas sekali lagunya soal seseorang yang menyukai seseorang tapi perasaannya itu tak kunjung terbalas.
"Huhu sedih" batin bada.
Sieun sibuk banyak membuat story bahkan sebelum penampilan hyunjin and the gang di mulai.
"Ayo da liat kesini.." sieun pun mengarahkan ponselnya ke arah bada tapi bada menolak dengan menutupi wajahnya yang terekspos di kamera ponsel sieun seraya mendorong lengan sieun pelan agar menjauhkan kamera itu darinya.
"Ayolah da buat dokumentasi.. sayang tau moment kaya gini kalo gak di abadikan.." Bada masih menutupi wajahnya.
"Nanti memori hp kamu penuh lhoo.. mending nanti aja pas kak lee know tampil, kamu rekam sepuasnya tuh.." sieun terkekeh.
"Ayolah da kan jarang-jarang ada moment kaya gini.." Alhasil sieun pun hanya mengambil foto dan mengirimkannya di story.
Ada penampilan grup lain orang-orang pun bersorak karna merupakan fans dari grup tersebut.
"Gila ini udah kaya idol banget punya fans.. gimana yaa kalo kak lee know beneran jadi idol waaah garela.. garelaa pasti fans cewenya nambah banyak.. huhu" seru sieun seraya pura-pura menangis di pundak bada dan bada hanya me roll eyes matanya tapi setelah itu ia juga terfikir.
"Hyunjin juga dong! sekarang aja fansnya udah banyak banget.. apalagi jadi idol.. makin populer dong huaaa" bada ikut-ikutan pura-pura menangis, sieun bangun dan berhenti menangis.
"Kamu kenapa nangis da? Oh aku tau pasti kamu mikirin hyunjin kan??" Bada diam.
"E-engga kok aku cuma ikut sedih aja" Sieun terkekeh.
"Ah masa sih?" Bada mengangguk.
"Hmm iyaa" Sieun masih menggoda bada dan ia hanya diam lalu tersenyum padahal dalam hati.
"Makin banyak sainganku" batin bada.
...****************...
Setelah lama menunggu tapi hyunjin and the gang belum juga tampil sedangkan jam sudah menunjukkan pukul 8 malam.
"Da kok kak lee know belum tampil-tampil yaa??"
"Mana aku tau dong sieun, emang aku panitianya.."
Dan tak lama mereka pun muncul ternyata hyunjin and the gang membuat gebrakan muncul dengan sangat keren membuat semua orang berteriak histeris sudah seperti konser mereka, dan teriakannya lebih kencang dari teriakan grup-grup sebelumnya.
"Tuh kan fansnya banyak banget, lebih banyak dari grup-grup sebelumnya.." seru sieun merasa gutsar.
Ternyata panitia sengaja menempatkan grup mereka di akhir acara sebagai penutup untuk membuat fans mereka tetap di festival sampai akhir acara karna fans mereka yang lumayan banyak, jika tidak seperti itu mungkin mereka akan pergi setelah hyunjin and the gang tampil.
Mereka pun membuka penampilannya dengan sangat keren, dengan vokal juga yang cukup bagus apalagi ada suara felix yang deep melengkapinya. Ada part yang membuat semuanya terlihat sangat seksi.
"wah gila" seru seorang fans disana.
Apalagi dengan ekspresi hyunjin yang ekspresif, mengagumkan! lagunya juga di mix dan di buat medley dan diakhiri dengan dance break yang memukau dan sangat keren, membuat bada menganga tak percaya dan hanya mengatakan
"Wow!" ini kah hwang hyunjin yang ia kenal fikirnya.
Setelah penampilan selesai mereka pun membungkuk bersama dan mengatakan terima kasih yang di awali dan di akhiri dengan teriakan.
"Gila ini keren banget gak sih!!" seru fans lagi-lagi tak berhenti memuji penampilan mereka.
Tak lama akhirnya acara pun selesai, bada dan sieun pun memilih untuk pergi ke belakang panggung untuk menyelamati semua dengan penampilan tadi, diikuti oleh orang yang memakai pakaian serba hitam tadi di belakangnya, lalu orang itu pun berbicara dengan panitia.
Karna acara sudah selesai banyak yang ingin minta foto dengan grup-grup begitu pun dengan grup hyunjin.
Tapi grup hyunjin tidak ada disana membuat mata bada dan sieun sibuk mencari kesana kemari dimana keberadaan hyunjin, lee know dan teman-temannya tapi tetap tidak menemukannya dimana pun.
"Ada apa da? nyariin hyunjin yaaa... ciee"
"E-ngga kok aku ga nyariin hyunjin, kamu tuh yang nyariin kak lee know kali.. aku tuh lagi liatin grup itu ganteng-ganteng ya heee"
"Masih aja ngelak, yaudah sono foto aja sama mereka"
"Eh engga ah malu tau"
"Kira-kira mereka kemana ya? ayo da tanya panitia aja" sieun pun sedikit mendorong bada untuk bertanya pada panitia karna tidak ada cara lain akhirnya ia pun terpaksa menuruti keinginan sahabatnya itu seraya me roll eyes matanya.
"Hi kak.. maaf sebelumnya aku ganggu ga?"
"Oh hi.. iyaa engga kok acaranya juga udah selesai, ada apa yaa?"
"Oh grup hyunjin.. tadi itu ada yang nanyain mereka terus mereka dipanggil ke ruang tunggu untuk ketemu seseorang, kayanya sekarang mereka ada disana"
"Oh maaf kak nanya lagi kalo boleh tau orang itu siapa yaa?" seru sieun penasaran.
"Kalo soal itu aku kurang tau deh.. maaf yaa"
"Oh gitu iyaa gak apa-apa kok kak ini juga udah makasih banget heee"
"Oh yaa yang aku tau ciri-ciri orang itu dia pake baju serba hitam yang duduk di bangku depan sama kamu tadi.." Bada mulai berfikir keras dan kembali teringat pada saat ia menubruk seorang pria yang berpakaian senada dengan yang diceritakan kakak panitia tadi, lalu ia pun terhanyut dalam fikirannya. Kakak itu pun hanya diam memperhatikan bada.
"Oh iyaa kak makasih yaa atas informasinya" Seru sieun seraya mengoyang goyangkan tubuh bada. Kakak itu pun mengangguk dan kembali melanjutkan aktivitasnya.
"Da.. da bengong mulu kenapa sih?"
"Sieun kayanya tadi aku nubruk orang itu deh pas kita mau duduk, inget ga?"
"kapan? kok aku gak tau..?" Memang hanya bada yang melihatnya karna sieun pada saat itu sibuk melihat ke arah lain saat bada menubruk orang itu.
Sedangkan di sisi lain hyunjin dan teman-temannya sedang duduk di ruang tunggu dengan seorang pria asing berpakaian serba hitam dari atas hingga bawah, lalu pria itu pun membuka maskernya, lalu mereka hanya menganga mengatakan.
"Waaaaaaah" pria itu pun berdiri dengan sopan.
"Ok guys let me introduce my self first, My name is Christopher Bang Chan, you can call me christ or chan what ever you want, and i'm composer and producer" berbicara dengan logat aussie yang kental dan felix pun hanya tersenyum tau bahwa orang ini adalah saudaranya sesama dari aussie.
Mereka pun satu per satu bejabat tangan dengannya seraya tersenyum. Lee know dan IN yang tidak terlalu faham bahasa inggris meminta han dan felix untuk menerjemahkannya, lalu mereka pun menerjemahkannya.
"You can speak.." seru han menaikkan kedua alisnya ke atas.
"Oh yeah of course" Chan langsung mengerti apa maksud han seraya terkekeh.
"Ya jadi aku adalah seorang produser dan komposer.." mereka telah mendapatkan chemistry dengan sendirinya dalam hal melucu.
"Ya langsung saja ke intinya.." seru lee know bercanda menganggap sudah dekat dengan chan karna sepertinya ia berumur tidak jauh darinya, chan pun terkekeh lagi.
"Aku bercanda.." Seru lee know seraya menaik turunkan kedua alisnya. Chan menatapnya serius lalu setelahnya terkekeh.
"Yeah ok jadi setelah melihat penampilan kalian yang keren tadi aku jadi tertarik, ah tidak, i mean sangat tertarik! untuk membuat sebuah grup band boyband dengan kalian, jadi apa kalian tertarik untuk bergabung denganku?" semua sangat kaget dan hanya menganga tak percaya dengan tawaran yang baru saja chan ucapkan tadi, mereka pun langsung berbisik satu sama lain.
"Oh iyaa nama agensiku adalah JYP Entertainment"
"Waaah bukankah itu perusahaan agensi yang cukup besar dan terkenal?" seru IN antusias dan chan hanya mengangguk malu seraya tersenyum.
"Oh yeah jika kalian tertarik ini kartu namaku, kalian bisa menghubungiku disana" Mereka pun mengambil kartu nama chan dan melihatnya satu persatu dengan mengover-overnya ke setiap orang disana, hyunjin hanya mengangguk seraya meluruskan bibirnya.
"Baiklah jika kalian tertarik kalian bisa hubungi aku jika tidak.." Chan memotong perkataannya.
"Jika tidak?"
"Kalian harus setuju!" Seru chan dengan antusias.
"karna ini akan menjadi sebuah perjalanan yang menyenangkan untuk kalian dan aku khususnya sebagai produser dan komposer jadi kalian tidak ada alasan lagi untuk menolak" Seru chan dengan percaya diri, dan semua pun tersenyum ingin mengatakan setuju pada perkataan chan tapi tidak bisa jadi hanya diam dengan senyum yang mengembang saja sudah menjelaskan semuanya kalo mereka setuju dengan itu.
"Ok kalo begitu sekarang aku pamit dulu"
"Aaaah kenapa buru-buru?" seru changbin ngegas, chan terkekeh.
"Karna ada urusan mendadak" Seru chan seraya melihat ke arah jam tangan yang ia kenakan, lalu pergi seraya melambaikan tangannya pada hyunjin dan teman-teman dan di balas oleh mereka.
"Hati-hati di jalan..." beberapa detik setelah ditinggal mereka semua berteriak senang.
"YEAY WHOO HOO!!" mereka berjingkrak-jingkrak kegirangan.
"Wah hyung apa ini mimpi?" In menampar pipinya pelan. Lalu menampar pipi han pelan.
"Aw.."
"Wah ini bukan mimpi, jadi kita akan jadi artis?"
"Wooo hooo" seru han antusias. Lalu mereka saling mengobrol dan seketika jadi berisik.
"Kita jadi artis kita jadi artis.." seru mereka kompak.
"Ok ayo keluar" seru lee know.
"Ayooooo... HuHuuuu"
Bincang-bincang bersama produser selesai dan ini saatnya untuk foto bersama fans, Bada dan sieun menunggu di luar ruangan lalu mereka pun bangkit saat hyunjin dan teman-temannya ke luar dan ia melihat chan pria yang berpakaian serba hitam tadi sudah keluar lebih dulu.
Sebenarnya bada ingin bertanya ada apa? namun karna suasana yang riuh tidak mendukung akhirnya ia pun mengurungkan niatnya untuk bertanya.
"Ayo kita foto buat dokumentasi.." semua pun berfoto lalu felix mengajak bada dan sieun untuk bergabung dengan mereka dan akhirnya mereka berfoto bersama.
"Jin maaf kata bada dia pengen foto bareng kamu.. " seru sieun usil pada hyunjin lalu mata bada seketika membulat, sieun mengambil ponsel bada dan memberikannya pada hyunjin.
"E-eh" Sieun mendorong bada ke arah hyunjin dan
Cekrek!!
Akhirnya mereka pun berfoto bersama.