
DI TEMPAT LAIN
"mamah" teriak seseorang yg masuk kerumah mewah.
"siapa sih yg terieak tereak, nganggu aja"
ucap sosok wanita yg berjalan menuruni tangga.
"jasmine"
ucap wanita paruh baya itu saat melihat keberadaan putri tercintanya di ruang tamu.
sekarang mereka bertiga (ny javana, jasmine dan bang jovanka) duduk di sofa panjang yg terletak di ruang tamu.
"oh ya"
"katanya bang jovan, mamah lagi sakit"
ucap jesmine memandang mamahnya
"iya sih"
"tapi sekarang udah sembuh"
ucap nyonya javana sambil tersenyum simpul di wajah keriputnya.
"iya"
"kalo dah liat, putri kesayangannya, beh langsung sembuh semua penyakit"
ucap jovanka.
"iri bilang bos" ucap jasmine ngeledek abangnya.
"idih"
"sapa juga yg iri"
"kurang kerjaan banget"
ucap jovanka lagi sambil mengambil cemilan di toples.
"lo kan kerja'annya iri sama gw"๐
jawab jasmine.
"idih"
"pede banget lo"๐
jawab jovanka.
"oh tentu"
"aku kan syantik, baik"
"gimana ceritanya ngak pede coba"๐
ujab jasmine dengan menyibakkan rambutnya.
"kak jenifer mana mah" tanya jasmie dengan menatap mamhnya.
"jenifer di kamar" jawab jovanka.
"gw nanya sama mamah dodol" ๐ ucap jesmine menatap abanya.
"lah tau lo, gw suka sama dodol"๐ค
jawab jovanka.
skip
'tok tok tok'
"masuk" teriak seseorang dari dalam kamar
'ceklek'
pintupun terbuka, dan terlihat sesorang wanita yg sedang duduk di atas ranjang.
"jasmine, kamu kapan datang"
tanya jenifer saat jasmine telah duduk di sebelahnya.
"baru aja"
"kak jenifer tumben di kamar tetus, biasanya jam segini dah jalan jalan ke mall"
ucap jasmine lagi.
"ah ya"
"ini semua gara gara abang kau"
jawab jenifer dengan cemberut.
"bang jovanka" tanya jasmine
"ya iyalah"
"emang bang jovanka ngapain kak jeni"
"biar aku yg beri dia peritungan"
ucap jasmine sambil mengepalkan tangan.
"ya, dia yg udah bikin perut aku bengkak"
jawab jenifer
"hahh"
"maksutnya"
ucap jasmine yg kini mulai keheranan.
" yak, masa kamu ngak tau sih"
"seakarang perut aku dah ada penghuni nya"
jawab jenifer yg membuat jasmine semakin berfikir keras.
"jin"
tebak jasmine.
"kok jin sih"๐
"udah lah"
"bilang aja ngapa si"๐
ucap jasmine yg otaknya tak sanggup untuk menebak lagi.
"yak"
"jadi gw hamil"
jawab jenifer singkat.
"hamil"
"berarti aku bakalan jadi tante dong"โบ
"ya"
"tapi kapan kamu nyudul"
"biar ada temennya"
ucap jenifer yg langsung membuat jasmine menunduk untuk menyembunyikan kesedihannya.
melihat jadmine yg seperti itu membuat jenifer merasa bersalah.
"oh ya"
"kamu dateng sama siapa"
tanya jenifer mengalihkan topik pembicaraan agar jasmine tidak sedih lagi.
"aku dateng sama bang jovan" ucap jasmine yg kini lupa akan sedihnya.
"suami kamu ngak ikut" tanya jenifer lagi.
"ngak"
"dia lagi di rumah sakit" jawab jasmine
"di rumah sakit"
"emang siapa yg sakit"
"perasaan orang tuanya di luar negeri"
tanya jenifer lagi yg kini mengkerutkan dahinya.
akhirnya jasmine menceritakan semuanya.
"jadi suami kamu nemenin tuh cewek"
tanya jenifer tak percaya yg di jawab dengan anggukan kepala dari jasmine.
"ya ampun jasmine"
"napa lo biarin"
ucap jenifer merutuki kebodohan jasmine.
"emang kenapa"
"rumah tangga kalian tuh masih dalam masalah"
"dan รจ lo malah masukin ular ke rumah tangga lo"
ucap jenifer sambil memegang pelepisnya yg terasa berdenyut denyut.
bersambung