
"kau sudah bangun" tanya jonathan
"ayo makan"
kata nathan yg menghenfongku dan mendudukkanku dikursi
jonayhan membuka penutup saji, dan terlihatlah berbagai makanan lezat yg terhidang di meja
SKIP
sekarang jelita dan jonathan sudah ada di dalam mobil, dan seperti permintaan lita jonathan mengemudikan mobilnya ke rumah tempat tinggalnya dan jasmine.
entah kenpa jantungku berdetak begitu kencang, seakan akan sedang lari maraton,
rasa gugup dan was was melanda diriku dan entah kenapa keringat dingin mulai mengalir dari kepalaku.
apakah begini rasanya ingin bertemu dengan sesama istri?
sebenarnya aku tak ingin berbagi seperti ini, tapiapalah dayaku, mugkin inilah takdirku harus menjadi istri kedua.
entah kenapa perjalan dari hotel xxx ke mansion terasa begitu lama.
entah benar benar lama atau hanya perasaanku saja?
bagai mana jika aku bertemu dengannya?
pasti aku akan dituduh merebut v!
apakah dia akan memarahi dan memakiku?
apakah dia akan mengataiku pelakor?
perusak rumah tangga orang?
duri didalam daging? benalu? jal*ng? atau pelacur?
entahlah aku sendiri tidak tau jawabannya!
tapi memikirkan itu membuatku menjadi sangat gelisah
kutatap jonathqn yg masih fokus mengemudi tanpa menoleh kearahku
entah kenapa diraut wajahnya tak ada rasa gelisah, cemas dan merasa bersalah seperti yg ku alami saat ini.
mobil mewah yg ditumpangi v dan pelita (panggilan sayang dari jonathan) mulai memasuki komplek elit.
aku yg melihat betapa megahnya rumah rumah disini hanya bisa membelalakkan mataku.
dulu aku hanya bisa melihat rumah besar dan mewah seperti ini dari tivi, dan sekarang aku bisa melihatnya melalui kedua bola mataku.
'citttttt'
mobil yg kutumpangi berhenti, aku menoleh kesamping tempat duduk yg ada di mobil ini
tapi entah kemana org yg tadi menduduki kursi ini.
'ceklekk'
pintu mobil sebelahku terbuka, dan terlihatlah sosok yg kucari cari.
kutatap adanya rumah yg sanagt besar dan indah dan sepertinya rumah ini adalah rumah yg paling indah dikomlek ini.
tangan v menarik tanganku dan otonatis akupun ketarik dan
'ting tong'
begitulah bunyi bell karena barusan v memencet bell yg terpasang di tembok.
dan tak lama setelah itu pintupun dibuka
terliahat wanita paruh baya membungkuk dan menyapa
"selamat datang tuan muda dan"
"dia nyonya baru kalian"
kata jonathan datar
"selamat datang nyonya"
sapa wanita paruh baya itu yg tak lain dan tak bukan adalah salah satu asisten rumah tangga disini.
akupun membalas sapaan asisten rumah tangga itu dengan senyuman, berbeda dengan v yg tak perduli dengan sapaan mereka.
v menarik tanganku ke ruangan lain
"dimana dia" tanya v datar pada salah satu asisten rumah tangga yg masih muda.
"apa tuan mencari nyonya jasmine"
tanya adisten itu denagn sopan
"ya" jawab v singkat
"maaf tuan, nyonya jasmine sedang berada dirumah org tuanya"
"nyonya bilang nyonya akan menginap disana"
kata asisten rumah tangga itu dengan menundukkan kepala.
SKIP
"kau istirahatlah disini" kata v pada jelita yg duduk di tepi ranjang
"memangnya kau mau kemana"
"lagi pula aku juga belum bertemu dengannya"
kataku menatap v
"dia sedang di ruamh org tuanya"
"dan aku akan menjemputnya sekarang"
kata v sambil mengelus kepalaku
BERSAMBUNG