SHERE HUSBAND

SHERE HUSBAND
EPISODE 15-16


james, jordan dan jason lngsung diam


"kaliqn bisa gak sih, sehari aja kagak ribut"


tanya jonathan


"kagak"


ucap J3 kompak


"bodyguard"


"seret mereka"


ucap jonathan


"eitsss"


"org ganteng gini maen diseret aja"


"apa kata dunia"🎤


kata james


"kata dunia seorang james anderson memalukan"


ucap jason tanpa beban


"mau ditaroh mana muka gw kalau seluruh dunia tau"


kata james yg mulai kambuh lagi


"di closet"


jawab jordan tanpa beban


"ed dah"


"muka ganteng gini ditaroh dicloset"


kata james lagi


"kalian mau diem atau gw usir"


kata jonathan yg membuat j3 langsung diam


"bisa bisa darah tinggi gw kambuh lagi"


kata joathan yg memijit pelepisnya yg terasa berdenyut denyut.


DIMEJA YG JAUH DARI PANGGUNG


entah kenapa hati jasmine semakin tersayat sayat melihat canda tawa mereka


'aku istri pertama, rasa istri simpanan'


batin jasmine


FLAS BAK ON


terdengar ada suara telfon


"siapa yg nelpon"


tanya jonathan pada jasmine


"mamah"


jawab jasmine dan langsung menekan ikon hijau di layar hpnya


"halo mah ada apa"


sapa jasmine saat telpon tersanbung


"jasmine kamu keruamh sakit sekarang"


kata mamah dengan nada panik dan sedih menjadi satu dari seberang telfon


"emang papah kenapa"


tanyanya yg ikut panik


"udah ngak usah banyak tanya"


"cepetan kamu kesini sekarang"


kata mamah dan langsung memutus sambungan telpon


'tuttttt'


"tadi mamah kamu bilang apa"


tanya jonathan yg masih duduk dibangku cafe karena mereka berdua sedang menunggu klien untuk miting


jonathan ceo wiliam grup sedangkan jasmine sekertaris wiliam grup sekaligus sahabat jonathan


"mamah bilang kalau aku harus secepatnya kerumah sakit"


"aku temenin"


kata jonathan yg langsung berdiri


"terus gimana sama kliennya"


tanya jasmine


"aku batalin aja"


kata jonathan yg mambawa berkas berkas dan sibuk menelfon sambil berjalan menuju mobil bersama jasmine.


SKIP



"jasmin"


kata papa jasmine lirih


"ya pah jasmine disini"


kata jasmine yg kini menggenggam erat tangan ayahnya


"papah dah ngak kuat"


lirih nya lagi sambil menahan rasa sakit


"papah ngak boleh bilang gitu"


"papah pasti kuat"


"dan papah selalu bilang sama jasmine"


"kalau papah bakalan selalau jagain jasmine"


kata jasmine menyakinkan ayahnya dan air mata yg kini telah lolos dari pelupuk matanya.


"paph rasa papah udah ngak bisa lagi jaga kamu"


"dan papah mau" menahan sesak didadanya.


"sebelum papah pergi ada org yg menjaga kamu"


kata papah dengan suara lirih


"paph jangan bilang gitu"


"lagian juga ada kak jovanka yg jagain aku"


jawab jasmine


"papah mau kamu dijaga sama laki laki yg bertanggung jawab yaitu suami kamu"


kata papah dengan lirih


"tapi kan pah"


"aku belum punya calon suami"


jawab jasmine


"papah mohon"


"ini permintaan terakhir papah nak"


"sebelum papah pergi"


"papah mau menyaksikan kamu menikah"


kata papah lagi yg masih terbaring lemah dengan jarum infus yg menancap ditangannya dan alat pembantu bernafas dihidung.


kini aku makin bingung dengan permintaan papah, karena jangankan calon suami, pacar aja ngak punya.


sedangkan mamah javana menatap jonathan penuh harap.


mengerti akan tatapan mamah javana (mamah jasmine) kini jonathan mulai berfikir sejenak


"nak"


"ibu mohon tolong nikahi jasmine sekarang"


tanya nyonya javana.


"tapi bu dia..."


perkataan jasmin terpotong saat


"saya akan menikahi jasmine"


kata jonathan


bersambung