SHERE HUSBAND

SHERE HUSBAND
EPISODE 02-03


dengan mengumpulkan keberanian, aku membuka selimut yg membungkus tubuhku.


tidak seluruhnya, hanya sebatas mataku saja.


kulihat seorang pria mengenakan mantel putih sedang menatapku.


"bisa saya periksa" ucap org itu.


aku hanya diam mematung melihat laku laki itu.


sedangkan jimy membuka selimut yg membungkus tubuh wanita dihadapannya.


saat hendak menempelkan stetoskop ke dada wanita didepannya, tiba tiba....


"pergi"


"pergi"


"jangan dekati aku"


"pergi"


aku terus memberontak dengan memukul mukulinya.


entah hanya halusi nasiku atau memang nyata,


aku melihat laki laki jahat yg mengejar ngejarku waktu itu, sedang berada didepanku.


dan tiba tiba semuanya menjadi buram dan aku pun tak sadarkan diri.


"dasar wanita gila" jonathan mengumpat gadis yg barusan mengamuk.



mencabut kembali jarum suntik, yg tadinya dia suntikkan ke dalam infus.


"kau apakan dia" tanya jasmine pada jesica sapa lagi, masa arwah.


"aku hanya menyuntikkan obat penenag"


"seperinya dia trauma pada suatu hal"


ucap jesica yg salh seorang dokter disini dan juga sahabat jasmine dan jonathan (kekasih jimy)


"trauma" ulang jasmine memastikan pendengarannya tak salah.


"aku tidak tau pasti"


"tapi perkiraan ku di trauma pada seorang pria, sehingga dia mengira ku org yg telah menyakitinya"


jelas jimy memberi penerangan.


"pria"


"siapa dia"


"apa.yg dilakukan pria itu"


"kenapa pria itu membuat dia menjadi trauma"


tanya jasmine entah pada siapa.


"kau tanya pada siapa"


tanya balik jesica.


"sapa aja yg penting jawab" (jasmine)


"mana gw tau, gw aja kagak kenal" (jimy)


seketika tatapan mereka bertiga tertuju pada jonathan yg dari tadi diam.


"bukankah kau tau sediri, aku juga baru melihat nya saat dia berlari persis didepan mobilku" jawab jonathan yg mengerti maksut tatapan semua org.


skip


hari sudah tengah, eh maksutnya sudah tengah hari.


semua org sedang melakukan aktivitasnya masing masing.


jimy dan jesica masih mengobati ribuan pasien yg sakit,( masa iya yg sembuh, kalo sembuh ngapain di obatin😑).


sedaangkan jasmine sedang dirumah karena katanya perutnya mules.


sedangkan jonathan


apa yg dilakukannya?


apa dia sedang berkerja dikantor?


(ya enggak lah, kan sekarang hari minggu masa kerja😑)


dibelakang rumah sakit



menunggu seseorang sambil mondar mandir kesana dan kemari.


"dimana dia, kenapa dia lama sekali" gerutunya sambil melihat jam tangannya yg sudah tertempel jam tangan mahalnya (maklumlah holkay)


tiba tiba...



"kau menugguku" tanyyanya begitu melihat batang hidung jonathan.


"kau dari mana saja lama sekali" gerutu jonathan pada Justin sapa lagi, cuma ada mereka berdua disitu.


"hehehe"


"aku baru kencan dengan Jovita"


jawab Justin org kepercayaan jonathan sekaligus sahabat dekaynya.


jonathan celingak celinguk untuk memastikan tak ada org selain mereka.


"mana hasil laporannya"


jonathan menyodorkan tangannya.


"sabar sabar"


justin mengambil lembaran soal yg di sembunyikannya di dalam kemejanya.


jonathan hendak mengambil lembaran kertas ditangan justin.


"eitssss tunggu dulu"


justin menjauhkan lembaran itu dari jonathan.


"aku tidak punya waktu banyak, katakan apa mau mu"


kini jonathan mulai kesal dengan sikap justin yg dari dulu tidak pernah berubah.


justin menggesek gesekkan jompol dengan telunjuknya.


"hahhhh"


jonathan menghembuskan nafas frustasi.


dari dulu sahabatnya tidak pernah berubah selalu mata duitan.


bersambung....