SHERE HUSBAND

SHERE HUSBAND
EPISODE 19-20


"maaf nyonya"


"apakah nyonya ingin memasak"


tanya art paruh baya itu


"iya"😊


"kalu begitu biar saya saja yg memasak"


kata art itu lagi


"tidak usah, biar saya saja"


jawabku


"tapi nyo.."


"tolong bantuin saya potong sayuran bi"


kataku lagi


TEMPAT LAIN


"kalau begitu ceraikan jasmine"


kata jovanak yg membuat keheningin seketika memudar.


semua org menatap kearah jovanka


"buakankah kalian menikah hanya karena ayah"


"dan sekarang ayah juga sudah tidak ada"


"untuk soal org yg menjagamu aku akan mencarikan org yg tepat untuk menjagamu"


kata jovanka


"mamah juga setuju"


"untuk apa juga diterus teruskan"


"jika pernikahan kalian saja tidak memiliki tujuan yg jelas"


kata mamamh javana


jonathan merenungkan perkataan kakak ipar dan mertuanya itu.


TEMPAT LAIN


kini jelita sedang menata maaknan diatas meja dan tak menyadari ada wanita yg menaiki tangga


tiba tiba


dirasakannya sebuah tangan yg melingkar di perutku


akupun yg kagrt langsung membalikkan badan dan menatap org yg memelukku



"hay sayang" kata jonathan yg mengeratkan pelukannya


sedangkan ada seorang wanita yg sedang menatap kemesraan mereka dari atas dengan tersenyum kecut


"v kau mengagetkanku"


kataku yg mengerucutkan bibir


cup


satu kecupan dibibirku yg membuatku menyentuh bibirku yg terasa terbakar


"kau kangan menggodaku syang"


kata jonathan


"Aku tidak menggodamu"


kataku yg langsung mengalihkan padanganku karena malu, pipiku memerah


"benarkah"


kata jonathan sambil tersenyum


"ah sudahlah"


"kita makn"


"keburu makanannya dingin"


"dan aku juga sudah memasakkan makanan kesukaanmu"


kataku yg mengalihkan pembicaraan


'aku akan memakan habis kau'


batin jonathan sambil senyum senyum sendiri.


SKIP


"v turunkan aku"


"aku bisa jalan sendiri"


kataku yg berusaha turun dari gendongan v


"sutt"


"diamlah"


"aku akan menggendongmu sampai kamar"


kata v atau jonathan yg menginjakkan kakinya naik ketangga


"Tapi aku bisa jalan"


"dan apa kau tidak amlu dengan mereka" (asisten rumah tangga)


"tidak"


jawab v singkat dan masih melangkahkan kakinya naik


"ish nyebelen"


kataku yg memukul pelan dada v + mengerucutkan bibir (artinya sedang kesal)


cup


melihat kelopak mawar itu, membuat jonathan tak kuasa menahan diri


tadinya aku ingin protes karena v terus menciumku ditempat yg terbuka seperti ini,


tapi niatan ku untuk protes ku urungkan saat melihat wanita yg memiliki rambut panjang dan tubuh yg terawat menyeret kopernya (posisinya berlawanan arah ya)



(abaikan latar dan anggap ngak bawa dompet dengan membawa koper disalah satu tangan)


jasmine memperhatikan pasangan mesra itu sejenak, dan langsung melanjutkan langkahnya + menuruni tangga


sedangkan v membuka pintu kamar mengginakan kakinya, karena tangannya memegang pantat ku agar tidak jatuh


setelah pintu terbuka, v pun menurunkan ku di ranjang dengan pelan, setelah itu menutup pintu kamar


"v"


panggilku


"siapa wanita tadi"


tanyaku, karena dari tadi pagi aku baru melihatnya


"itu jasmine"


"mantan istriku" jawab jonathan atau v yg kini naik ke ranjang.


"mantan istri"


"maksutnya"


tanyaku yg tidak mengerti denagn ucapan v


"yah aku sudah menceraikannya tadi"


kata v santai


"kenapa"


tanyaku lagi


sedangakn v tak menjawab perkataanku, malah membuka pakaian yg kupakai


"v ini masih siang"


kataku yg menahan tangan v untuk membuka bajuku


"memangnya kenapa kalau masih siang"


"toh kita juga suami istri"


"tidak ada org yg aakn melarang kita"


kata v yg kini telah selesai membuka seluruh pakaian yg kupakai


bersambung