SHERE HUSBAND

SHERE HUSBAND
EPISODE 03-04


jonathan langsung mengambil buku chek yg ada di ****** ********.


"gila lo masukin ke situ"


'glek'


begitulah bunyi saat justin neneguk liurnya.


jonathan menuliskan hitam di atas putih.


"nih"


(jonathan menyodorkan sebuah cek)


justin menerima cek itu dengan ujun jempol dan telunjuknya.


"iyuh"


"wlekk"


"gila baunya"


justin menjauhkan jempol dan telunjuknya yg masih menggenggam cek dan satu tangan lagi menutupi hidungnya.


"baunya wangikan"


ledek jonathan + senyum semirik


"wangi apanya"


"yg ada gw mau muntah"


gerutu justin.


"itu urusan lo"


"yg gw mau mana laporan informasi yg gw mau"


justin memasukkan cek itu kedalam sakunya, dan mengambilkan beberapa kertas yg disatukan menjadi satu yg disembunyikannya di dalam bajunya.


"nih" justin menyerahkan lembaran kertas itu kepada jonathan.


"idih lo masukin kedalam baju lo"


"bau kringet anying"


gerutu jonathan


"tenang, keringet gw wangi kok"


ucap justin tersenyum penuh kemenangan.


"wangi pala lo lo peyang"


umpat jonathan.


"halah, lo juga gitu"


jawab justin.


"siapa bos nya"


😑


"e lo"


"hormat bos"


😒


jawab justin sambil hormat dngn terpaksa.


"ya udah sono pergi" mengibaskan lembaran soal ujian, eh maksutnya lembaran kertas itu kedepan justin, dengan maksut mengusir justin. (paham ngak? masa gitu aja ngak paham)


"idih"


"lo ngusir gw"


😑


"oh tentu"


"ini rumah sakit milik gw"


"jadi twrserah gw lah mau ngusir apa ngundang lo"


😒


"gw juga mau jalan jalan sama jovita"


"pasti dia seneng banget gw kasih makanan banyak ke dia" 😍 ucap justin


"bini lo terbuat dari apa sih"


"kerjaannya makan mulu"


"bini gw tuh penampungan air"


jawab justin 😒


"puas lo" 😒


"ekhmm"


jonathan langsung berdiri tegak dan berwibawa.


"ya udah sono pergi" 😐


"tanpa lo suruh pun gw bakalan pergi"


"jovita darling"🎶


"i lov you"🎶


"you you you"🎶


justin pergi sambil bernyanyi.


"nyanyiannya jelek"


"dah tuh fales lagi suaranya"


"bikin telinga gw sakit aja"


jonathan mengorek telinganya.


"ngak usah ngumpat gw" teriak justin yg sudah tak terlihat lagi batang tengkoraknya.


jonathan tak mengindahkan teriakan justin barusan, dan dibuka lembaran pertama.


terlihat foto gadis yg tadi mengamuk itu.


isi laporan


teks 1



JELITA IFANCA


UMUR 22 TAHUN


LAHIR DI BANDUNG, 13 FEBUARI 2005


NAMA IBU JOANA INDRI


NAMA AYAH JAMES APRILO


DARI KELUARGA KURANG MAMPU


DAN KEFUA ORANG TUANYA SUDAH MENINGGAL BEBERAPA TAHUN YG LALU*


Dibukanya lembaran selanjutnya


teks 2


BEKERJA SEBAGAI TUKANG SAPU JALAN


DAN TERUS DITEROR SEORANG BRONDONG TUA HIDUNG BELANG.


dibawah yeks itu ada dua anak yg satu perempuan yg satu laki laki.


jika dilihat dengan baik, sepertinya umur bocah kecil itu sekitar tujuh tahunan sedangkan anak laki laki seperti umur empat belas tahunan.


"bukankah...


bukankah ini foto..."


jonathan tak bisa melanjutkan kata katanya dan...


'brukkkk'


kini tubuh jonathan jatuh terduduk sedangkan punggung dan kepalanya bersandar di tembok.


"jelita"


ucapnya lirih


FLAS BAK ON


15 TAHUN YG LALU


"aaaa tolong" teriak bocah perempuan itu sambil beralari.


"berhenti kau" teriak seseorang yg mengejar bocah perempuan itu.


"kalau aku berhenti nanti aku dipukuli kalian" teriak bocak perempan itu ddngan terus berlari dan...


'brakkkk'


"duh sepertinya aku nabrak pohon"


ucap bocah perempan itu sambil mengelus dahinya.


BERSAMBUNG....


HAPPY RADING EVERYBODY