Pretty Boss

Pretty Boss
eps 8


sampai di meja makan azriel melihat roy dan reza duduk bersebrangan dan sedang ber basa basi.


Azriel mendaratkan bokongnya di kursi sebelah roy, roy tersenyum melihat sahabatnya duduk di sebelahnya


"hay riel, baru bangun? cakep bener siih" ucap roy sambil mengacak acak rambut azriel


"minggir woy, rambut udah rapi gini jadi berantakan huhh" jawab azriel sambil merapikan rambutnya


Reza yang di depan mereka terus melihat ke arah azriel dan roy yang sedang berinteraksi seperti sepasang kekasih.


"roy ngapain dia kesini" bisik azriel sambil melirik reza.


"dia perwakilan dari perusahaan pak Hermawan, karna pak Hermawan ngga bisa ikut jadi dia yang mewakili" jawab roy sambil berbisik ke telinga azriel


dan hanya di balas oh oleh azriel. mereka melanjutkan makan dengan diam hanya ada dentingan sendok dan garpu yang terdengar. Setelah selesai Azriel dan Roy duduk di balkon villa tersebut.


flasback Reza on


"Reza bisa kamu wakilin perusahaan papi buat membicarakan kerja sama dengan perusahaan di kota xx?" tanya papi hermawan yang sedang duduk di teras bersama reza


"ngga bisa pi, aku juga sibuk" tolak reza


"tolonglah zaa, cuma tiga hari karna papi nanti sore harus pergi ke luar negri" mohon pak hermawan.


"ini sangat penting buat perusahaan papi za, nanti kamu tidak sendiri kamu akan bekerja bersama perusahaan AZY jaya grup, jadi kamu tidak akan kesulitan"


"baiklah pi" jawab reza pasrah


"nanti kamu tinggal di villa kita yang ada di kota itu" ucap pak hermawan lagi


"papi atur lah, aku mau siap siap" jawab reza sambil berjalan ke kamarnya


setelah selesai bersiap reza pergi bersama asistent dan di antar oleh supir pribadinya.


selama di perjalanan reza hanya tidur. setelah sampai ternyata sudah petang, reza langsung memasuki kamarnya dan langsung mandi, setelah mandi reza hanya memakai handuk se pinggang dan bergegas mencari baju ganti yang masih di dalam koper ia menggunakan kaos hitam polos dan celana pendek.


Reza keluar kamar dan tidak sengaja menabrak seorang gadis


Reza hanya melihat gadis tersebut yang tidak sengaja tertabrak olehnya. Reza sempat terpesona oleh penampilan gadis tersebut dan mengingat jika gadis tersebut yang pernah menginap di apartemennya.


ternyata dia gadis yang pernah tidur di apartemenku"


gumam reza langsung melenggang ke arah ruang makan


Di ruang makan reza menyapa roy yang sudah di kenalnya karna benerapa kali bertemu, dan ketika melihat gadis tersebut sudah duduk di sebrang kursinya dan melihat intetaksi keduanya


"apakah mereka sepasang kekasih? dilihat dari interaksi keduanya ter lihat begitu intim dan sangat dekat"


selesai makan reza masuk ke kamar karna ingin mengambil ponsel nya, dan mengambil leptop untuk menyelesaikan pekerjaan nya dan berniat menuju ke balkon villa


flashback off


Roy yang melihat Reza datang ke arah mereka menyapa


"Hallo tuan Charlie" ucap roy tersenyum ramah


Reza hanya tersenyum ke arah roy tanpa menjawab. Azriel yang ada di dekat roy pun menoleh,


"Tuan perkenalkan ini Azriela pemilik serta CEO perusahaan AZY JAYA GRUP" roy berusaha mengenalkan azriel


"hay tuan charlie senang bertemu dengan anda" balas azriel ramah sambil mengulurkan tangannya


Reza hanya diam


"apa dia tidak mengingat kejadian malam itu"


batin reza dan membalas jabatan tangan


"charlie" jawaban reza singkat dan langsung melenggang duduk di salah satu kursi.


"huhh dasar laki laki kaku tidak ada senyum senyumnya, tadi sama roy mau sedangkan sama gue datar kaya triplek dasar kalo bukan anak dari pak hermawan udah gue unyel unyel tuh muka triplek"


maki azrela dalam hati.