Pretty Boss

Pretty Boss
eps 4 di apartemen


Reza masuk ke dalam mobilnya dan melihat kearah samping gadis yang tadi ia tolong sudah terlelap,


"kenapa gue bawa ini gadis, gue kan ngga tau rumahnya, lebih baik gue bawa ke apartemen saja. kalo di bawa rumah gawat nanti gue di marahin mami habis habisan" suara reza lirih


"hmmmm dia kan cewe yang tadi siang gue tabrak dari penampilannya sungguh berbeda, tadi siang dia sangat dewasa, lah sekarang dengan dandanan seperti dengan make up yang tipis dia sangat cantik, cantik natural.


hilang aura dewasanya walaupun penampilannya sungguh sexi malam ini." Reza terus terusan bergumam sambil memperhatikan wajah cantik azriela secara dekat


tiba tiba azriela membuka mata dan mata mereka bersitatap sellama beberapa detik membuat reza salah tingkah


"eh lo bang-" belum selesai bicara secara tiba tiba azriela mencium bibir reza dan sedikit ********** , seketika reza membulatkan matanya dia masih kaget dengan kejadian yang sedang dia alami. ketika keterkejutannya hilang reza mendorong tubuh azriela, tapi malah azriel memegang tengkuk leher reza


"gue ngga salah nona lo sendiri yang mau" gumaman reza dalam hati dan dia mulai membalas ciuman azriel, cukup lama cukup dalam dan karna keduanya hampir kehabisan nafas akhirnya ciuman itu terlepas. Nafas reza sudah memburu tapi si pelaku malah kembali terlelap.


ohh shiit!! adik gue bangun


Reza mulai menjalankan mobilnya dengan hawa panas di dalam tubuhnya , nafasnya yang tadi memburu perlahan berjalan normal.


maaf nona gue bukan cowo brengsek yang suka memanfaatkan keadaan , tapi lo yang mancing gue tadi


Setelah sampai besment apartemen Reza langsung menggendong azriel sampai ke kamar . dia langsung membaringkan tubuh azriela di kasur king sizenya dan menyelimuti nya, setelahnya Reza masuk ke kamar mandi dia berniat berendam di air dingin untuk menghilangkan hawa panas pada tubuhnya


oh sungguh gila tadi gue ciuman sama gadis yang tidak gue kenal, bahkan kita baru pertama ketemu tadi siang pun karna tidak sengaja menabrak mobilnya, tapi kenapa aneh si kenapa gue malah membalas ciumannya


"arrrgg" reza frustasi dan mengacak acak rambutnya sendiri


setelah selesai mandi dan ganti pakaian reza tidur di sofa ruang tv nya karna apartemen tersebut cuma ada satu kamar, karna dia takut terjadi yang tidak tidak jika dia satu ruangan dengan seorang gadis yang sangat cantik yang seperti sudah menggoyangkan hatinya.


"cantik" gumaman reza


Reza membelai pipi azriel dan menyingkirkan anak rambut yang menutupi sebelah wajahnya. reza beranjak dan masuk ke dalam kamar mandi, setelah selesai mandi bel apartemennya bunyi dan ternyata pesanannya sudah sampai.


Reza memindahkan ke piring dan menaruhnya di meja nakas yang dekat kasur azriela, lalu meletakan secarik kertas dibawah gelas teh yang tadi dia buat.


gue harus pergi ke kantor karna barak terus terusan nelfon gue, padahal hari ini hari minggu huffftt


reza melirik azriel dan mengecup dahinya sekilas..


ehh kenapa gue cium dia" merasa aneh pada dirinya sendiri


Reza keluar dan selang 30 menit azriela bangun, gadis itu mengerjap erjapkan matanya dan merasa pusing kepalanya dan melihat sekeliling nya melihat kamar yang ber cat abu abu dan hitam. kamarnya sangat rapi tapi bau kamar laki laki karna dia mencium parfum sisa reza memakainya tadi


"aduuh kepala gue sakit, gue dimana ini? ko gue biasa ada di sini, ini


kaya kamar seorang laki laki"


bingung dia ada dimana dan melihat kearah kamar mandi dan langsung masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka


setelah merasa segar azriel menuju kasur tadi dan di liriknya makanan di samping nakas dan dia melihat secarik kertas


"makanlah sarapannya, lalu minum obat yang sebelah gelas itu bisa mengurangi pusing karna mabuk, dan kalo mau keluar ini nomor pasword apartement ini *******"


Azriela menyunggingkan senyumnya yang manis setelah membaca surat tersebut, dia langsung memakan bubur ayam yang di siapkan untuknya dan meminum obat tersebut, setelah selesai azriela membereskan kasur yang tadi malam dia tempati dan membereskan bekas makannya. setelah selesai azrieka langsung pulang kerumahnya.