
Setelah sampai di club sekitar jam 10 malam Azriel dan Roy berjalan bersama masuk ke dalam.
Azriel juga selalu di kawal oleh bodyguard yang tangguh berjumlah 4 orang dan dua di antaranya selalu berjalan mengikuti azriel , tapi ketika bodiguard tersebut akan ikut masuk
"kalian tunggu di luar saja!" dengan suara tegas dan dingin
"baik boss" menunduk dan langsung keluar
Azriela dan roy masuk dan duduk di depan bartender
"baaang radiiit" seru azriela dengan suara cemprengnya
"ehh kamu azriel sayang" jawab radit dengan suara manjanya
"apaan si bang sayang sayang, bang buatin kita minuman dong"
"oke tunggu bentar ya cantik" dengan mengerlingkan sebelah matanya
"idiih najiiss" jawaban azriel sambil memutar bola matanya malas
"roy gimana persiapan buat hari senin? udah beres semua kan?"
roy yang sedang sibuk memperhatikan dj yang sedang main pun tak mendengar.
"woooy rooy lo budeg yaa" sambil memukul kepala roy
"apaan si lo riel, pala gue lo geplak mulu, entar gue ****** gimana"
"lagian gue tanya lo diem aja malah liatin si dj cantik itu, lo suka yaa" goda azriel
"eng engga kok," wajah roy berubah merah
"kok muka lo merah gitu, gue punya looh nomor tuh cewek yang lo pelototin itu" masih kekeh menggoda sahabatnya
"beneran?" tanya roy antusias
"sialan lo , gue kesana dulu ya " roy beranjak pergi mendekati dj cantik tersebut
Azriel hanya mengamati sahabatnya dari jauh dan radit sudah memberinya wine 3 botol di hadapannya dan mulai meminumnya. dan dari jauh ada seorang pemuda yang memperhatikan azriel dari jauh.
Dan tanpa sadar azriel sudah menghabiskan 3 botol minumannya dan dia sudah sangat mabok.
Selang beberapa lama ada dua orang laki laki tua yang mendekati azriel dengan tatapan penuh minat dan ingin melahapnya.
"hay cewe ikut kita bentar yuk" ucap salah satu pria yang sudah berada di depan azriel dan secara tiba tiba menarik tangan azriel , karna azriel sudah sangat mabok dia hanya menurutinya
tiba tiba pria tersebut tersungkur ke lantai karna ada seseorang yang menendangnya dari arah belakang.
"brengsek sialan lo , kenapa gue lo hajar hah!"
"itu memang pantas buat lo karna sudah membawa wanitaku"
jawab pemuda itu yang tak lain adalan Reza
dan terjadilah adu jotos dan seketika club itu ricuh, karna saling senggol membuat beberapa orang yang memang sedang mabok marah dan emosi.
Karna situasinya semakin tidak bisa di kondisikan Reza menyeret azriel keluar dan karna azriela yang sangat mabok sehingga jalan pun sempoyongan sehingga mau tak mau Reza menggendongnya dan memasukan ke dalam mobilnya langsung membawanya pulang ke apartemrnnya.
Roy yang tadinya sedang mendekati wanita pemain dj tersebut langsung lari mendekati kerumunan yang sudah sangat ricuh tersebut untuk mencari sahabatnya tapi tidak ketemu
"arrggh sial" roy langsung lari menanyakan ke bang radit tapi bang radit pun tidak lihat, sehingga mereka berdua mencari azriela. ketika keluar dan menanyakan ke para bodyguard azriel pun mereka tidak melihat.
"dasar bodoh kenapa kalian bisa kehilangan jejek nona kalian"
"maaf tuan karna tadi nona yang menyuruh kami menunggu di luar jadi kami menunggu di warung kopi sebrang jalan" jawab salah satu bodyguard sambil menunduk
dan akhirnya mereka mencari azriel sepanjang malam.