Pretty Boss

Pretty Boss
eps 1


praaangg... suara vas bunga yang hancur akibat di banting ke lantai,


"apa maksud dari ini semua hahh?, kau gagal dalam tender?" kata kata yang keluar dari mulut manis bos cantik itu sangat menakutkan, dia adalah boss dari AZY JAYA GRUP Si cantik yang bermulut pedas dan sangat arogant Azriela zian yhizhinta


"lawan kali ini adalah CEO baru dari CRH company dia sangat bagus, maafkan kami boss" jawaban asisten roy sambil menunduk


"cihhh..."


"baru kali ini aku tidak ikut tender dan aku serahkan tugas ini padamu aku sudah percaya padamu tapi kau sungguh mengecewakan roy" masih dengan tatapan tajam


"maafkan kami boss, ini tidak akan terulangi lagi" jawabannya sambil memohon lewat mata yang mengiba


"huhh... " menghela nafas sambil memejamkan mata.


"keluar kau dari ruanganku"


"baik bu boss" lari secepat kilat karna takut bossnya berubah pikiran


sepertinya aku harus pulang, aku sudah tidak bisa konsentrasi gara gara masalah ini


"roooy" teriakannya lantang, memang ruangannya dengan roy hanya dibatasi dinding kaca untuk memudahkannya memamggil sang asistent.


"iya bu boss"


"aku mau pulang!! " masih dengan nada ketusnya


"baik bu boss mari"


setelah sampai di mobil suasana hati Azriel masih sama, sepanjang perjalanan dia hanya memandang jalanan lewat kaca, karna masih jam dua siang belum jam kantor untuk pulang perjalanan lancar tanpa macet.


"roy"


"iya ada apa bu boss?"


"aiissh, ini sudah di luar kantor jangan panggil gue boss!!"


"iya iya maaf, ada apa riel?"


"apa daddy ada kasih kabar ke elo?" tanyanya masih setia melihat luar


"engga riel, gue rasa dia sangat sibuk diluar, loe ngga usah khawatir masih ada gue yang jagain loe"


terdengar helaan nafas yang panjang


"ahh sial, ya sudahlah jangan bahas lagi"


mobil terhenti karna lampu merah, tiba tiba


"shiit.. suasana hati gue lagi ngga baik di tambah lagi apaa iniii" azriel marah marah karna mobil kesayangannya di tubruk dari belakang


"biar gue aja yang li-, ehh bocah malah udah nyelonong keluar aja" roy segera menyusul


Azriel melihat mobilnya bagian belakang penyok "ohh shiit"


"wooy keluar lo" dengan mata melotot,


keluarlah pemilik mobil yang menabrak seorang pria gagah nan tampan memiliki rahang tegas dan sorot mata tajam kulit putih tinggi badan sekitar 185 huhh perfect, berjalan santai sambil memasukan tangannya di saku celana


"lo ngga bisa naik mobil hah, liat itu penyok gara gara lo, ini itu mobil kesayangan gue biaya perawatannya mahal, lo harus tanggung jawab!"


"lo cewe cerewet banget si, gue bakal tanggung jawab! nih kartu nama gue kalo lo udah perbaiki mobil lo itu tinggal hubungi gue, gue bakal ganti" dengan gaya santainya dia mengatakan itu,


Azriel hanya diam masih memperhatikan kartu nama itu,


"riel itu CEO yang menang tender tadi" ucap rio berbisik,


"ooh jadi dia ceo yang udah kalahin perusahaan gue, huhh lumayan juga, eh tunggu kenapa gue malah muji dia sih"


"gue pergi, dan gue juga akan tanggung jawab, jadi lo ngga usah khawatir"


pergi begitu saja dari hadapan azriel yang sedang mematung dengan pikirannya


"riel lo kenapa?" tanya roy


"gue ngga papa, ayo kita pergi"


Setelah melanjutkan perjalanan pulang azriel melihat kartu nama yang masih digenggam oleh tangannya


"Charlie Reza Hermawan ternyata dia ceo yang telah mememangkan tender tadi , padahal dia ceo baru"


huuufff terdengar helaan nafas


"lo kenapa riel? kita sudah sampai" tanya roy karna sahabat serta boss nya itu masih bengong di kursi sambil melihat kartu nama tadi


"ehh sudah sampai ya, ya sudah gue masuk dulu ya jangan lupa benerin tuh mobil, dan ini kartu nama pria tadi kalo udah beres lo hubungin dia aja, daah" gadis itu langsung keluar dari mobilnya


"baiik buu boss"


hanya senyum tipis reaksi gadis itu, mobil sudah keluar dari pekarangan rumahnya,


dia masuk rumah dengan gaya santai tapi begitu elegat, begitu masuk sudah di sambut oleh para art


"selamat siang nona" ucap salah satu dari mereka tapi dia langsung masuk ke kamarnya tanpa menyapa balik para asisten rumah tangganya.