
Matahari pagi mulai masuk lewat celah celah jendela kamar azriela. Terdengar lenguhan dari dalam selimut
"hhhhhh.." azriela mulai duduk dan melihat jam di ponselnya..
"hmm udah jam 7, gue harus cepat cepat bersiap buat pergi keluar kota" gumaman azriel masih menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang.
toktoktok suara pintu diketuk
"non ini bi inem"
"masuk bi"
"selamat pagi non" sapa bi inem ramah
"pagi bi, bi sumi kemana bi?"
"tadi jam 6 bi sumi ke pasar non, dan saya di suruh buat bantuin non siap siap, dan baju baju non udah bibi siapkan di dalam koper itu" tunjuk bi inem ke koper yang berada di samping meja rias.
"den roy juga sudah sampai non ada di bawah, tadi sepertinya sedang mengerjakan sesuatu karna tadi langsung sibuk dengan leptop nya" tambah bi sumi..
"baik bi, aku mau mandi dulu" ucap azriela langsung masuk ke kamar mandi dan setelah mandi bi sumi membantu mentiapkan keperluan nonanya.
setelah selesai azriel langsung turun ke bawah menemui roy
"woy roy" teriak azriel
"kaya di hutan tau nggak teriak teriak gitu" kesal roy
"sarapan yuk roy" ajak azriel
"ayok , gue juga laper belum sarapan tadi gue buru buru kesini taunya elo masih molor"
"lagian lo kesini kepagian"
"yakali kepagian, ini udah molor loh dari jadwal keberangkatan kita, untung kita naik mobil kalo naik pesawat udah di tinggal kita" cerocos roy
"iya iya sorry"
setelah sarapan sekira jam 10 mereka langsung pergi ke luar kota menggunakan mobil azriel, dan di ikuti oleh para bodyguard azriel.
Setelah perjalanan hampir 3 jam akhirnya sampai di villa angrek, villa milik client yang memang di sediakan untuk azriel.
capee juga 3 jam duduk di dalam mobil
gumaman azriel dan tidak membutuhkan waktu yang lama azriel suadah terlelap.
Azriel tidur sampai malam dan di bangunkan oleh roy untuk makan malam
"bangun zriel udah malam ayuk makan malam,
ucap roy sambil menggoyang goyangkan lengan azriel.
Azriel mulai mengerjap erjapkan matanya
"iyaa, gue mandi dulu ya bentar"
"oke gue tunggu di depan" ucap roy sambil pergi meninggalkan kamar
setelah selesai mandi azriel keluar kamar mandi menggunakan jubah mandi dan langsung mencari bajunya yang masih di dalam koper, lalu dia mengambil celana hot pants dam kaos over sizenya dan langsung memakainya.
setelah selesai ganti baju dan memoles sedikit mukanya hanya menggunakan bedak tipis dan liptint biar lebih terlihat fress dan mengikat rambut bun. terlihat sangat manis.
Azriel keluar kamar berjalan menunduk dan sambil memainkan ponselnya, dan
bruuk
azriel menabrak seseorang yang baru saja keluar dari dalam kamar, karna hampir terjatuh dengan sigap seseorang yang tadi bertabrakan dengannya menangkap pinggang azriel.
Azriel langsung melihat siapa seseorang yang sedang memeluk pinggangnya, mata mereka bersitatap dalam beberapa detik.
"eh kok elo sih" teriak azriel sambil melepas pelukan orang tersebut, yang tak lain adalah Reza.
Reza masih melihat ke arah azriela dilihatnya dari atas sampai bawah
"manisnya.. kok ini cewe ada di sini ya?" batin reza
"kak kak" ucap azriel sambil melambai lambaikan tangannya membuyarkan lamunan reza, tapi reza langsung pergi ke ruang makan tanpa menjawab.
"huhh dasar pria aneh" gumam azriel lalu pergi mengikuti Reza.