Pleas, Love Me

Pleas, Love Me
episode 6


suara musik yang sangat keras dan banyaknya wanita berpakain seksi. kini kalvin duduk di salah satu bar club ternama di negeranya. untuk menghilangkan sakit hatinya biasanya kalvin pergi ke tempat tempat seperti ini. dengan begitu rasa sakit yang dirasakannya sesat menghilang dengan digantikan dengan mimpi mimpi indah.


" hai kamu kalvin kan " tanya seorang wanita seksi sambil memegang bahunya.


" yes i am" jawab kelavin dengan acuh


seketika itu wanita yang tadi duduk di belah kalvin sambil mengodanya. kalvin yang merasa terganggu akhirnya mendorong wanita tersebut dengan kasarnya.


kalvin tipikal orang yang sangat susah untuk menerima wanita dikehidupannya. Hanya ada satu wanita di hati kalvin yaitu Laura almarhum istrinya yang telah meninggal dan meninggalkan seorang anak dari hasil selingkuhannya dengan laki laki lain.


flasback


disebuah rumah sakit terlihat seorang pria yang meluapkan kemarahnya kepada istrinya.


bagaimna bisa kamu menghianatiku laura " tanya kalvin dengan mata yang mentap dengan tajam dan sangat mematikan.


" maafkan aku kalvin aku telah menghiantimu aku mohon kalvin maaflan aku" ucap laura dengan isakan tangis yang sangat memilukan.


laura tahu dia sangat bersalah telah menghianti kalvin sebagai suaminya hanya karena kalvin kurang memberinya perhatian karena kesibukan dalam bekerja dan seringnya kalvin bolak balik luar negeri untuk mengurus pekerjannya. yang mana membuat istrinya malah menghianatinya dengan berselingkuh dan hamil dengan selingkuhannya. karena selama 3 bln kalvin ada proyek di luar negeri bagaimana istrinya hamil sudah 2 bln. Dan orang yg telah menghamilinya 1 bln yg lalu meninggal karena kecelakan. pria itu bernama andre teman kecil istrinya. mau tidak mau kalvin tetap mempertahankan rumah tangganya. mengingat laura sedang hamil. Orang lain akan salah paham jika kalvin menceraikan laura disaat kondisi laura sedang hamil.


" aku tidak bisa memaafkan mu laura karena penghianatan yang kamu berikan sangatlah menyakitkan. " ucap kalvin dengan meneteskan air mata yang selama tadi ia tahan. tapi aku juga tidak akan menceraikan kamu sampai anak itu lahir. aku tidak mau orang lain mengira aku menelantrkan kamu dan anakmu. " tutur kalvin dengan menginggalkan laura yang sedang menangis di lolorong rumah sakit.


tak terasa kandungan laura menginjak bulan ke 9. dan sekrang laura lagi menunggu kelahiran anak pertamanya. meskipun selama kehamilan tidak ada keluarga yang memperhatikannya laura tetap bertahan karena dia tahu dia telah melakukan kesalhan yang sangat fatal. laura bersyukur kalvin sudah memberikan untuk dia tinggal selama dia hamil. meskipun kamar yang ditempatinya berbeda dengan kalvin. semenjak kalvin mengetahui dia hamil dengan lelaki lain.


" aduhh sakit sekali pinganggu" rintih laura dengan kesakitan.


"tolong.... tolonggg tolonggg" teriak laura yang minta tolong.


" bi sepertinya aku mau melahirkan" jawab laura dengan menahan sakit yang sangat luar biasa.


akhirnya laurapun di bawa kerumah sakit oleh keluarga baskoro. sebagai mertua laura tak lupa kalvin juga ikut bagaimana pun kalvin masih mencintai laura meskipun dia telah menghiantinya rasa cinta itu masih tetap ada. meskipun tidak sebesar dulu.


akhirnya dokter keluar. dari ruang pemeriksaan dengan mendatangi keluarga pasien.


maaf apakah kalian kelaurga pasien" tanya dokter dengan menghampiri keluarga baskoro.


" iya dok saya keluarganya" jawab tuan baskoro.


" begini pak pasien didalam mengalami pendarahan yang sangat hebat. kami menyarankan untuk dilakukan tindakan operasi cesar kepada pasien. mengingat kondisi pasien yang kurang stabil jika melakukan persalinan normal" penjelasan dokter mengenai kondisi laura saat ini.


lakukan apa yang menurut dokter itu yang terbaik" jawab pak baskoro. karena kalvin sadari tadi hanya diam dan duduk di kursi tunggu pasien tanpa bicara sedikitpun. tuan baskoro paham betul kondisi anaknya sekarang bagaimanpun laura sekarang masih menantunya. kalvin akan menceraikan laura setalah laura melahirkan. keputusan kalvin tersebut sangat dihargai oleh tuan baskoro.


dokter boleh tidak aku ketemu sama suamiku kalvin" permohonan laura kepada dokter yang akan mengoperasinya.


"boleh, baik kalau gtu saya panggilkan ke mari " jawab dokter sambil keluar dari ruangan tersebut.


setalah dokter memnaggil suami pasien akhirnya kalvin pun masuk menemui laura meskipun ia enggak untuk menemuainya.


"kalvin aku mohon sama kamu maafkan aku. jika aku tidak ada aku mohon sama kamu tolong jaga anak ku sampai dia remaja sampai dia tahu mana yang baik dan tidak. aku tidak memksa mu buat menyayangi aku. mengingat dosa yang pernah aku lakuakan. kamu tahukan aku didunia ini tidak punya siapa siapa dan ayah dari anakku pun sudah tiada, aku tidak mau anakku merasa kesepian seperti aku" ucap naura dengan mata yang muali menangis.


kalvin berpikir sejanak bagaimana laura menitipkan anak hasil selingkuhannya kepada dirinya. mengingat positif kalvin yang tinggi dia yakin naura bisa melewati operasi dengan lancar diapun menanggupi keinginan laura. tapi semua itu tidak sesuai harapannya laura meninggal pada saat melakukan operasi persalinan anaknya. dan mau tidak mau kalvin membawa bayi tersebut ke rumahnya dan bayi tersebut di namai Gio atas permintaan laura sendiri.