Pleas, Love Me

Pleas, Love Me
episode 14


**


Sudah 2 minggu kalvin berada di jakarta semenjak dia memutuskan untuk kembali kenegara asalnya. Selama 2 minggu juga kalvin mencari keberadaan Nara dan Gio. Klavin telah meutuskan dia akan meungurus Gio kembali mengingat dirinya tidak akan pernah bisa memberikan cucu ke pada kedua orang tuanya. Dia kan memaafkan almarhun istrinya dan kalvin janji akan menggap gio sebagai anak kandungnya sendiri. Mungkin Tuhan telah menghukumnya atas perbuatan kepada Gio yang tidak bersalah kalvin menumpahkan semua amarahnya kepada bayi yang tidak bersalah.


disebuah retaurant kalvin sedang duduk menanti suruhnha untuk mencari informasi mengenai Nara dan Gio


" permisi tuan kalvin saya agak sedikit telat" ucap suruhan kalvin


" tidak masalah, silahkan duduk dulu, baru jelaskan semuanya kepadaku" jawab kalvin yang sedari tadi duduk dan di temanini oleh tito sekertaris keprcayaannya.


" jadi begini tuan, menurut informasi yang saya kumpulkan Nona Nara meninggalkan kota ini sudah 5 tahun yang lalu, tapi Nona Nara pergi dari sini tidak berdua sama anak bapak tapi ada seseorang yang menaninya" tutur sang detektif.


" maksud anda nara bersama kekasihnya begitu" timpal kalvin yang sedikit keras


" bukan tuan bukan bersama seorang kekasih, menurut data yang saya cari dipenerbangan sesorang yang ikut bersama nona Nara seorang perembuan yang bernama Eti Lestari"


sejenak kalvin memikir apakah nara pergi bersama bi eti. bibi yang sudah sekian lama bekerja di rumahnya.


" ehh... baik kalau begitu kamu cari keberadaan nya secepatnya setelah infomrasi itu lengkap kamu segera kasih tahu saya" perintah kalvin sambil memberikan amplop coklat yang didalamnya berisi uang.


setelah pertemuannya selasi kalvin memerintahkan tito untuk menuju kediamannya. karena semenjak kalvin kembali ke negaranya dia tinggal di apartement miliknya karena kalvin menyukai susana yang tidak ramai.


**


"mama... " teriak seoarang anak perempuan yang sangat cantik. siapa lagi kalau bukan Jasmine.


" iyaa sayang kenapaa" ucap nara sambil mengelus rambutnya


" kaka gio nakal enggak mau ngasih mainannya sama adek " adu jasmine kepada nara.


" tuh kan ma kaka gio enggak mau ngasih maninannya ke ade " rengek jasmine yang tidak mau kalah,.


Nara hanya bisa menenangkan anak perempuanya.


"Andai kalvin ada disini bersama mereka apakah laki laki itu akan seneng melihat anak laki lakinya dan anak perempuannya yang sangat menggemaskan. batin nara


Nara POV


Ya ampun nara mana bisa kalvin hadir disni di tengah tengah keluarga kecilnya. mungkin tuannya sudah melupakan gio dan dirinya. karena tuannha pasti sudah mempunyai menikah dan mempunyai anak merka mungkin menjadi keluarga kecil yang sangat bahagia.


jika mengingat semua itu hati nara bagai di tertusuk duri. entah kapan nara bisa melupakan pria tersebut padahal ini udah 5 tahun berlalu.


**


susana ruang keluarga yang sangat mewah. kalvin berserta mamih lidiya dan papih Baskoro sedang duduk dan bercengrama. meraka sudah lama tidak duduk berbarengan mengingat kalvin yang tidak pernah pulang semenjak meutuskan tinggal dinegra orang


."mih kalvin mau nanya, apa bi eti masih kerja disini " tanya kalvin yang serius sambil memndang nyonya lidiya.


" maksud kamu apa kalvin? tanya nonya lidiya sambil mengerutkan dahinya


itu loh mih pengasuh gio waktu gio bayi, bi eti kan yang ngurus gio di apartement sebelum ada baby sister yang bernama nara" jelas kalvin


entah kenapa ketika kalvin menyebutkan nama nara wanita yang pernah ia hancurkan tiba tiba merasa ada sedikit sakit dihatinya. kalvin langsung menggelengkan kepala menepis semua yang ada dipikirannya. mungkin itu rasa kasian kalvin kepada nara.


" oh bi eti, dia sudah berhenti bekerja disini menenjak 5 tahun yang lalu, mamih juga bingung kenapa bi eti mau berhenti padahal mamih menyanyangkan semua itu, ada atau enggak gio sebenarnya mamih tetap mau memperkerjakannya. " ucap nona lidiya sambil mengingat kembali bi eti.


dia juga heran sama keputusan yang diambil bi eti