
Kini aku sedang duduk di sebuah ruang tamu keluarga yang sangat mewah. bagaimana tidak ini salah satu rumah milik konglomerat Baskoro Aditama pengusaha kayak ke 3 di Asia. .
Ternyata ibu Ida menawarkan aku pekerjaan sebagai baby sister dikeluarga ini.
#flasback
setelah memikirkan semalaman akhirnya pagi pagi sekali aku langsung menghubungi ibu ida.
" hallo bu ini nara"
"iya nak nara ada apa ?
bu nara mau menerima tawaran pekerjaan yang semalam ibu omongin."
aku percaya sekali bahwa ibu ida tidak akan memberikan pekerjaan yang tidak baik buat aku. karena semenjak kedua orang tua meninggal dan aku menjadi yatim piatu bu ida lah yang aku anggap sebagi orang tua ku.
"oh baik nak nara besok kamu siap siap nanti ibu anterin".
... siapa namamu?
tanya seorang wanita yang sudah berumur tapi masih kelihatan cantik yang aku yakini pasti karena perawatan yang di lakukan nya .
saya nara bu. jawab aku.
baik nara kamu sudah tahu kan pekerjaan kamu seperti apa ?. kamu akan menjadi baby sister seorang bayi yang berumur 3 bulan..
"iyaa bu sudah" ucapku.
karena bu idah udah menjelaskan sebelumnya pekerjaan aku apa.
kamu akan bekerja mulai hari ini tapi bukan dirumah ini.
maksudny apa ibu ini ngomong seperti itu. apa aku akan bekerja di panti asuhan yang ibu ini miliki apa gimana aku benar benar enggak paham maksdnya. aku bengong tanpa aku sadari.
"nara ... naraaa. naraaa?
"iyaa bu saya denger ko.
" baik kamu sekarang siap siap kita berangkat"
aku pun pergi meninggalkan rumah besar tersebut dengan dianterin oleh pak supir dan bu Inah sebagai kepala pelayan dirumah itu.
. ternyata aku dianterin ke sebuah apartemen yang sangat mewah dimana hanya orang orang dari kalangan atas lah yang dapat menghuni apartemen tersebut . aku naik ke lantai 32 lantai yang ter atas.
"silahkan masuk nara"
oh iya bu.
pada saat aku memasuki ruangannya kesan yang pertama yang aku lihat yaitu bangunan yang indah dengan nuansa putih dan coklat yang terlihat sangat elegan.
pada saat itu aku teralihkan oleh sesosok bayi laki laki yang sangat lucu dan menggemaskan. aku pun menghampiri dan menggendok bayi tersebut entah kenapa saat aku melihat bayi itu untuk pertama kalinya aku udah jatuh hati.
"nara kenalin ini namanya ibu Eti dia disini akan membantu kamu cuma memasak dan beres beres rumah saja . untuk mengurusi bayi kamu sendiri yang bertanggung jawab.
setelah itu pak supir dan bu Inah pergi dari apartemen tersebut. tinggal aku dan bu Eti dan si bayi lucu tentunya..
"maaf bu sebelumnya nara mau tanya emang orang tua bayi ini kemana? ko bayi ini ditinggal sendirian tdi sini?.
" ibu bayi ini meninggal pada saat melahirkan den Gio (nama bayi itu) dan ayahnya sibuk kerja. dan nyonya juga sibuk mangkanya bayi ini kita yang urusin .
aku merasa kasian sama bayi itu bayi yang sangat lucu dan menggemaskan itu namanya Gio alexsander Fernando.
aku akan merawat bayi itu dengan sungguh sungguh bagaimana pun aku juga bisa merasakan hidup tanpa kehadiran kedua orang tua sangat lah menyedihkan .
"hallo bayi gio memulai sekarang mbak akan mengurus kamu dengan baik dan menyayangi kamu sebagai mana mbak menyanyi anak mbak kamu tumbuh lah menjadi anak yang pinter dan baik" ucapku.
sambil melihat bayi gio yang sedang tidur dengan tenangnya.