Pleas, Love Me

Pleas, Love Me
episode 3


Di New York


disebuah gedung yang sangat menjulang dilantai 37 duduklah seorang pria yang sangat maskulin bagai mana tidak rambut coklat rahang yang keras tatapan mata yang tajam serta bibir yang seksi. dimana semua wanita pasti sangat tergoda..


tapi tidak dengan kenyataan bagai mana dia telah dikhianati oleh mantan istri yang telah meninggal dan mempunyai anak dari lelaki selingkuhan nya . lelaki yang duduk tersebut adalah Kalvin Ardian Fernando ayah dari Gio Alexsander fernando.


"antonn" teriak kalvin yang memanggil anton


"ya tuan ada yang bisa saya bantu".


"tolong siapkan penerbangku ke Indonesia


Dia tinggal di Amerika sudah 3 bulan semenjak anaknya lahir dan istrinya meninggal . hari ini ia memustukan untuk kembali ke rumahnya bagaimana pun dia merindukan kedua orang tuanya.


perjalanan yang memakan waktu terlalu lama membuatnya tidur di pesawat. setibanya di indonesia dia langsung menyuruh supir untuk menuju rumahnya.


sepanjang perjalanan dia terus mengingat kenangan bersama mendiang istrinya. bagaimanapun dia belum bisa melupakan sakit hatinya atas penghianatan istrinya yang meninggalkan anak dari laki laki lain.


tidak terasa tiba lah dia didepan rumah yang sangat megah.


dia memasuki rumah tersebut dalam keadaan sunyi. dia tahu jam jam segini mamahnya lagi ada janji bersama teman teman arisannya..


selamat pagi denn.? tanya bu ijah seorang pelayan yang sudah lama bekerja disana.


didalam kamar yang sangat luas dengan interior kamar yang sangat elegan dan maskulin dengan di warna dinding coklat dan warna hitam..


dia langsung mandi dikarenakan badan yang lengket karena menempuh perjalanan dari new York ke indonesia memakan waktu yang sangat lama...


saat menjelang malam kalvin masih didalam kamar karena dia masih males untuk keluar kamar apalgi kedua orang tuany belum datang juga. tiba tiba suara pintu kamar pun ada yang mengetok.


tok tok tok


kalvinpun langsung berjalan untuk membuka pintu kamar nya.


"iya bi ada apa?


" tuan muda ditunggu di meja makan sama nyonya dan tuan " jabwa bu ijah yang memberitahukan bahwa kedua orang tua kalvin sudah ada di rumah dan menunggu untuk makan malam bersama.


* di tempat lain disebuah apartemen yang mewah ada seorang perempuan yang sedang menimang bayi yang sangat lucu dengan pipi cabinyaa. dia adalah nara yang sedang menidurkan bayi yang di asuhnya beberapa hari yang lalu. awalnya nara bingung dia harus mengurus anak yang masih bayi karena dia sama sekali belum punya pengalaman apupun. jangan kan untuk memiliki anak pacar pun dia pernah sekli.


"kasian sekali kamu nak masih kecil udah ditinggal ibumu" ucap nara sambil mengelus pipi cabi bayinya.


terkadang nara suka merasa aneh kenapa bayi yang sangat lucu ini ditempatkan sendirian diaperteman yang luas ini hanya ditemani pengasuh nya saja. apakah ayah dari bayi tersebut tidak merindukan nya. karena semenjak nara tinggal diapertemen ini untuk mengurus bayi lucu ini tidak ada seorang pun yang mengunjunginya . bahkan waktu pertama kali nara kesini pun dianter kan nya sama ibu ijah dan supir dari rumah utama. .


"gio sayang mulai sekrang mbak nara akan menganggap kamu sebagai anak mbak sendiri. mbak enggak mau kamu merasa sendirian seperti yang mbak rasakan" sambil menciumi pipi bayi gio.