Trapped In Love With My Enemy

Trapped In Love With My Enemy
5. Bertemu Kembali Dengan Musuhku


Selesai ngantin gue dan sahabat gue ke kelas. Sampai dikelas gue dan sahabat gue duduk di kursi masing-masing dan ngobrol-ngobrol tapi musuh bebuyutan gue si buaya buntung itu dateng dan menghancurkan mood gue.


" Hy tub apa kabar lo" ucapnya sambil cengengesan


"Em gue baik, ngapain lo disini ganggu aja" ucapku nyolot


"Santai aja kali tub, ngegas aja lo sama gue" ucap dito


"Sukak-sukak gue, mulut-mulut gue kok, yauda sana lu ngerusak mood gue aja" ucapku ngegas


"Jutek amat sih lu, nanti gak laku loh" ucap dito mengejek


"Bodok amat " ucapku acuh tak acuh


"Uda-uda kalian kalau ketemu berantem terus, emang gak bosen dari kelas 1 sampai kelas 3 ribut aja, gue yang lihat aja capek" ucap sisil


"Dia tu sil bikin sebel" ucapku


"Emang gue salah apa sih" ucap dito


"Buanyak" ucapku dengan bola mata memutar males nengok mukanya yang nyebelin itu


"Emang lo gak kangen apa sama gue" ucap dito cengengesan


"Amit-amit kangen sama lo" ucapku


"Yakin amit-amit" ucap dito mengejek sambil mencoel daguku


"Ihh apaan sih lo, jangan sentuh-sentuh gue, pergi gak lo gue timpuk pakek sepatu baru tau rasa" ucapku mengancam


"Gak takut wekkk" ucapnya mengejek menjulurkan lidah


"Lo ya dasar buaya buntunggggggg" ucapku berteriak karena sangking geramnya


Oh ya guys gue manggil aldito buaya buntung karena dia itu mantan playboy dan dito manggil gue kutub utara karena gue jadi cewek jutek dan dingin.


"Uda-uda ly yang sabar" ucap sunia


"Awas ya lo buaya buntung" ucapku emosi


"Uda ly, btw lo kok benci banget sih sama dito sedangkan cewek-cewek lain pengen dapetin hati seorang aldito" ucap sisil


"Awas lo ly benci-benci nanti cinta" ucap marsya cengengesan


"Amit-amit gue cinta sama si buaya buntung kayak dia" ucapku nyolot


"Yauda-yauda sabar-sabar ya lo" ucap sisil dan mereka ikut tertawa


"Ihh kalian mah nyebelin gue malah di ketawain" ucapku ngambek


"Lagian lucu sih lihat kalian berantem, dari kelas 1 sampai kelas 3 berantem terus emang gak pernah damai apa kalian?" tanya sunia


"Damai! gue damai sama si buaya buntung itu mimpi kali sun hehe" ucapku nyengir


"Lah kenapa? damai kan lebih enak di lihat ly" ucap sunia


"Males gue damai sama buaya buntung, uda resek nyebelin pulak bikin gue emosi setiap lihat dia" ucapku cuek


"Yauda iya, awas jatuh cinta aja ya lo ly, soalnya dito uda punya cewek dan ceweknya temen sekelas kita sendiri dan cewek terhits" ucap sunia memperingati


"Ya kali gue jatuh cinta sama buaya, gak mungkin" ucapku


"Bagus deh kalau gitu" ucap mereka


"Btw memang sih gue akui aldito itu uda ganteng,manis,pinter anak orang kaya lagi beruntung bener veril dapetin aldito " ucap marsya


"Ya jelas kali sya, veril cantik, pinter, juga anak orang kaya, mereka uda cocok deh sama-sama cantik dan ganteng" ucap sisil


"Btw apa kabar hubungan lo sama cowok lo sil" tanya marsya


"Emm baik kok, rizki itu orangnya baik,ganteng keren lagi" ucap sisil senyum-senyum menceritakan kekasihnya itu


"Iyalah tu, uda berapa tahun lo sama dia?" tanya marsya


"Kira-kira setahun lah sya, kalau lo sendiri sama cowok lo kayak mana?" tanya sisil


"Gue baik-baik juga kok,baru semalem itu gue di ajak jalan sama devan, anaknya gak pelit,ortunya juga baik" ucap marsya tersenyum


"Hem...hemm inget woy masik ada yang jomblo nie" ucap sunia manyun