
Sampailah aku di meja makan, aku duduk dan di sana sudah ada ayah dan ibu.
" Pagi yah, pagi bu" ucapku tersenyum dan duduk
" Pagi dek" ucap kedua orang tuaku
" Yauda ayok kita sarapan " ucap ibu. Aku dan ayah pun mengangguk
" Ayah gimana kerjanya yah,lancar?" tanyaku masih memakan makananku
" Alhamdulillah dek lancar, adek sendiri sekolahnya lancar?" tanya ayah balik
" Alhamdulillah yah lancar kok" ucapku tersenyum
" Oh iya dek, adek kapan ujian nasional nya?" tanya ibu
" Belum tau bu, ini kan masih bulan september tapi berly denger-denger bulan desember berly UAS bu" ucapku
" Oh yauda adek harus lebih rajin lagi belajarnya " ucap ibu tersenyum
" siap bu" ucapku nyengir
" Yauda bu,yah,berly uda selesai makan nih berly mau langsung berangkat " ucapku bangkit dari tempat duduk
" Kok cepet banget dek,masih jam setengah tujuh" ucap ayah
" Iya yah soalnya ini hari senin jadi berly harus pergi cepet" ucapku
" Oh yauda adek hati-hati naik motor nya jangan ngebut-ngebut" ucap ayah memperingati ku dan mengusap kepalaku
" Hehe iya yah gak ngebut-ngebut kok" ucapku nyengir
" Yauda berly pamit yah bu, assalamualaikum" ucapku mencium kedua tangan orang tua ku
" Iya wa'alaikumussalam dek" ucap ayah dan ibu.
Aku pun keluar rumah dan menyalakan sepeda motor dan menjalankan nya. Karena masih pagi juga aku mengendarai sepeda motor ku dengan santai, di tengah perjalanan aku melihat ada siswi satu sekolah dengan ku tapi tidak sekelas dengan ku iya sedang menunggu angkutan umum tapi aku lihat saat itu tidak ada angkutan yang lewat, aku pun menghentikan sepeda motor ku dan menawarkan tumpangan.
" Permisi, kamu sekolah di SMA.xxx ya?" tanyaku
" Iya" ucapnya
" Kamu lagi nunggu angkutan umum?" tanyaku lagi
" Iya aku lagi nunggu angkutan umum tapi dari tadi gak ada angkutan yang lewat" ucapnya
" Oh yauda mau gak bareng sama aku" ucapku tersenyum
" Eh seriusan " ucapnya masih gak percaya
" Iya, oh iya btw nama aku cimberly" ucapku mengulurkan tangan
" Eh iya nama aku azizah" ucapnya menyambut uluran tanganku
" Btw kamu ngambil jurusan al-qismul Ali ya?" tanyaku, oh iya guys al-qismul ali itu jurusan yang membahas soal agama islam semua, pelajaran umumnya hanya sedikit.
" Iya kamu kok tau?" tanya azizah
" Hehe iya, soalnya kalau anak jurusan al-qismul ali hijabnya panjang-panjang" ucapku nyengir
" Heheh iya, btw kamu jurusan apa?" tanya azizah
" Aku anak ipa" ucapku tersenyum
" Oh kamu anak ipa, btw anak ipa terkenal pinter-pinter loh" ucap azizah tersenyum
" Haha gak ah, kamu bisa aja" ucapku tertawa
" Yauda ayok nanti kita telat, soalnya mau upacara juga" ucapku
" Eh iya sampek lupa" ucap zizah nyengir
" Iya" ucap azizah, azizah pun naik ke atas motor ku
" Sudah zah?" tanyaku
" Uda cim" jawab azizah
" Ok, berangkat" ucapku bersuara agak keras
" hahah" ucap azizah tertawa
Sampai lah kami di sekolah, aku pun memarkirkan sepeda motor ku.
" Makasih ya cimberly, kamu baik banget padahal kan kita gak kenal" ucap azizah
" Hehe sama-sama, tapi kan sekarang kita temen" ucapku tertawa
" Heheh iya, makasih ya cimberly sekali lagi" ucap azizah berterima kasih
" Uda ah makasih terus" ucapku tersenyum
" Yauda ayok kita masuk" ajakku
" Iya cim" ucap azizah
" Yah kita beda jalan" ucapku
" Hehe iya, yauda sampai ketemu lagi cim" ucap azizah tertawa
" Iya zah, da" ucapku melambaikan tangan
Aku pun berjalan di koridor tapi tiba-tiba sisil dateng menghampiri ku, ternyata sisil dari tadi ada di belakang ku
" Ly" panggil sisil
" Eh lo sil" ucapku menoleh dan masih berjalan, sisil pun mensejajarkan langkah kakinya
" Eh ly itu tadi siapa yang sama lo?" tanya sisil
" Siapa?azizah maksud lo" ucapku
" Iya, siapa ly azizah?" ucap sisil lagi
" Iya azizah anak jurusan al-qismul ali" ucapku. Kami pun sudah berada di dalam kelas
" Anak jurusan al-qismul ali? lo kok bisa kenal ly?" tanya sisil lagi
" Oh itu tadi pas di jalan aku tawarin azizah tumpangan, soalnya aku lihat dia lagi nunggu angkutan umum tapi gak ada angkutan yang lewat yauda deh gue ajak bareng dan kami kenalan" ucapku
" Wihh baik banget sih sahabat gue" ucap sisil
" Ahh lo bisa aja" ucapku menjitak kepala sisil
" Ihh kurang asem lo gue di jitak-jitak" ucap sisil manyun
" Hehe sorry-sorry sil" ucapku tertawa
" Btw weekend semalem lo kemana ly?" tanya sisil
" Hah? wee....kend? gue gak kemana-mana kok" ucapku gugup
" Lo kok aneh sih ly,lo ada nyembunyiin sesuatu?" tanya sisil curiga
" Se...suatu apa sih sil, lo aja yang berpikiran macem-macem hehe" ucapku cengengesan
" Uda lo jujur aja sama gue" ucap sisil
Aku pun berpikir apakah aku harus cerita ke sisil kalau gue kemarin jalan bareng aldito.