
Bella besok gue kerumah lo
Bella tersenyum setelah membaca pesan tersebut. Lalu mengetikan balasan
Oke ditunggu:)
Setelah mengirimkan balasan Bella merebahkan diri di kasurnya dan tertidur.
****
Ares sedari tadi mondar-mandir dikamarnya kebingunan mencari cara agar Bella memaafkannya.
"Bella kan cewek yang berbeda dan spesial gamungkin gue kasih cokelat atau bunga,ck basi banget"
Ares berulang kali mondar-mandir sambil berfikir.
"Apa gue ajak dia jalan ke tempat yang indah aja terus gue minta maaf disana"
"Nah oke gue bakal ngajak Bella jalan besok".
Ares merebahkan diri dikasur,memandangi langit-langit kamarnya.
"Bella lo pelet gue pake apaansi,sampe gue jatuh cinta banget sama lo" batinnya.
Setelah lelah memikirkan Bella,akhirnya Ares tertidur.
Ares bangun pukul 08.00. Bersiap-siap untuk mengajak Bella jalan. Memakai kemeja kotak-kotak hitam yang tidak dikancingi sebagai dalaman Ares memakai kaos putih polos,dipadukan dengan levis hitam sobek dilutut,sepatu berwarna hitam,dan topi berwarna putih menambah kesan ketampanan dan kekerenannya.
Ares berjalan keluar rumah dengan ters tersenyum.
"Bella gue gasabar pengen liat wajah cantik lo" batinnya.
Ares melajukan mobilnya menuju rumah Bella dengan terus tersenyum dan bersiul.
Sesampainya dirumah Bella, Ares keluar dari mobilnya lalu berjalan menunju gerbang berniat ingin memencet bel.
Ares menurunkan kembali tangannya yang ingin memencet bel,menatap dengan tatapan sendu dua orang berlawan jenis yang tengah berpelukan mesra seperti sedang menyalurkan rindu di depan pintu rumah Bella,ya dia Bella ntah dengan siapa dia berpelukan. Ares mengepalkan tangannya lalu berbalik menuju mobilnya,membanting pintu dengan keras lalu memukul stir mobilnya berulang kali untuk melampiaskan emosinya.
"Bella lo kenapa ga bilang kalo lo udah punya pacar"
"Seharusnya lo bilang dari awal supaya gue ga berharap lebih dari lo"
"Arghhh sialan!"
Ares melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh. Berkali-kali dia hampir menabrak,ntah itu tiang listrik,pohon,orang dan lainnya.
Ares terus melajukan mobilnya tidak tentu arah,yang terpenting dia bisa meluapkan emosinya.
****
Pukul 20.30. Bella duduk dikasurnya sambil mengotak-atik hpnya tidak jelas.
"Ares kok ga ngechat gue ya,biasanya kan dia terus-terusan ngechat gue" batinnya
"Ih ko gue jadi mikirin dia,najong banget" gerutunya.
Bella berjalan menuju meja belajarnya,kemudian mulai belajar.
Selepas belajar Bella kembali mengambil hpnya,namun tak ada juga pesan dari Ares.
"Kok gue kepikiran Ares terus ya" "Kenapasi gue"
"Apa gue jatuh cinta"
"Ih najong amit-amit masa gue suka ama si Ares.Gamungkin" batinnya.
"Udah ah gue tidur aja" ucapnya lalu mulai tertidur.
****
Sesampainya disekolah Bella menjadi pusat perhatian,karena dia diantar oleh seorang cowok tampan.
"Cih najong bangetsi kemarin dianterin sama Ares sekarang sama cowok lain"
"Ish dasar cabe"
"Aaa Bella lucky bangettsi dikelilingi ama cogan"
Cowok disamping Bella terkekeh sambil geleng-geleng kepala mendengar cibiran dari murid-murid SMA NusaBangsa itu.
"Bell gue anterin sampe ke kelas ya"
"Terserah lo aja"
"Ayokk"
Cowok itu menggandeng tangan Bella.
"Raka lepasin ih malu tau"
Cowok yang diketahui bernama Raka itu mengacak gemas rambut Bella.
"Haha udah si gapapa"
Bella mengerucutkan bibirnya dan hanya bisa pasrah.
Sampai dikelas.
"Belajar yang bener ya Bella" ucap Raka sambil mengacak rambut Bella
"Ck lo tuh hobi banget ngacak rambut gue,jadi rusak kan" gerutu Bella sambil memebenarkan tatanan rambutnya.
Raka terkekeh "Yaudah gue pulang dulu,ntar pulang sekolah gue jemput"
"Iya"
Raka melambaikan tangannya,lalu berjalan meninggalkan Bella.
Bella memasuki kelasnya dan mendapat tatapan sinis dari beberapa murid."Bodoamat"batinnya
Ares yang melihat interaksi Bella dan cowok yang kemarin dia lihat, menggertakan giginya dan mengepalkan tangannya.
Setelah Bella duduk dikursinya,Ares langsung berdiri dan berjalan keluar kelas tanpa melirik Bella sekalipun.
"Aneh" batin Bella.
Gilang juga melihat interaksi Bella dan Raka,namun Gilang menanggapinya dengan santai dan berpikir positif mungkin kakaknya,sepupunya atau sahabatnya.
Saat pelajaran dimulai Bella terus melirik kearah bangku Ares.
"Ares kemana ya?" batinnya.
"Mungkin bolos"
Sampai jam istirahatpun Ares sama kali tak terlihat batang hidungnya.
Bella mengambil bekal didalam tasnya lalu memakannya.
Setelah makan Bella berniat untuk mengunjungi roftop,karena dia belum pernah kesana.
Sampai di roftop Bella terkejut melihat Ares juga ada disana,namun dia langsung mengubah raut wajahnya seperti biasa.
Di sofa roftop Ares telah menghabiskan lima batang rokok sebagai pelampiasan emosinya.Tiba-tiba terdengar langkah kaki seseorang,Ares menengok membulatkan matanya melihat seseorang yang datang,namun Ares langsung mengubah tatapannya menjadi datar.
"Ngapain lo kesini?" tanyanya datar
"Pengen aja"
Ares menatap datar Bella yang sedang merentangkan tangannya sambil menutup matanya dipinggir pembatas roftop. "Lompat aja"
Bella menengok "Gue gamau mati muda"
"Oh"
Bella melotot terkejut melihat lima batang rokok tergeletak di dekat Ares.
"Lo ngerokok?" tanyanya
Tak ada sahutan
"Lo ngerokok banyak banget,lo ga sayang sama organ tubuh lo,ntar lo cepet mati"
Ares melirik sekilas kearah Bella "Peduli amat lo"
"Kitakan sesama manusia ya harus peduli"
Ares mengambil rokok lagi di sakunya,menyelipkannya di bibir,dan mulai menyalakan korek.
Tiba-tiba Bella mengambil rokok yang terselip di bibir Ares lalu menginjaknya.
Ares melotot "Apaansi lo!"
"Lo yang apaan kalo punya masalah tu diselesain baik-baik bukan malah melampiaskannya dengan merokok!"
"Siapa lo berani ngatur gue?!"bentak Ares.
Mendengar kalimat itu Bella merasakan dadanya sesak dengan mata yang berkaca-kaca. "Terserahlah"ucap Bella lalu berjalan keluar roftop."Res lo kenapa si berubah gini"batinnya.
Setelah Bella keluar, Ares berteriak kencang "Arghhh Bella lo kenapasi jadi peduli gini,kan gue jadi makin cinta"
"Bella maapin gue udah cuekin lo,tapi ini adalah cara satu-satunya agar lo jauh dari gue dan perasaan gue ke lo bisa berkurang walaupun sedikit"
Ares mengacak-acak rambutnya frustasi.
Ares berjalan menuju kelas.Sesampainya dikelas dia melihat Bella yang sedang mengobrol dengan Gilang."Bella lo kenapa si hobi banget bikin gue sakit hati"batinnya
Ares duduk dikursinya tanpa sepatah katapun.
"Lo bolos?"tanya Gilang
"Bukan urusan lo" ucap Ares datar
"Cih"
"Res lo kenapa ada masalah?" tanya Eky
"Ga"
Ares tersenyum menanggapi ucapan Eky,menurutnya walaupun Eky agak sedeng tapi Ekylah yang paling peduli terhadapnya.
Bella tak mempedulikan mereka dan terus membaca.
****
Raka
Bell sorry gue gabisa jemput lo, gue masih ada jam kuliah
Bella
Yaudah gapapa
Raka
Sorry banget ya,jangan marah tar gue beliin es cream
Bella
Iya
Bella berjalan menunju halte bis untuk menunggu taksi lewat.
Samapi pukul 05.15 taksi belum juga ada yang lewat,Bella berniat menelpon supirnya namun tiba-tiba hpnya mati karena batreinya low.
"Ck sialan" gerutunya.
Bella celingukan mencari kendaraan umum.
Di balik pohon ada seseorang yang sedari tadi memperhatikan Bella.
Dia mulai merasa tak tega melihat Bella yang kebingungan. Dia menaiki motornya,lalu mengendarai motornya ke arah Bella.
Bella mengerutkan dahinya melihat seseorang menggunakan motor berhenti didepannya.
"Naik" ucapnya datar
Tak ada sahutan
"Ck" Dia membuka helmnya.Membuat Bella terkejut"Ngapain lo?"tanya Bella
"Gue anter"
Bella langsung menaiki motor Ares karena sudah capek dan kesal menunggu angkutan sedari tadi.
Ares menjalankan motornya.
Diperjalan Ares bertanya dengan volume suara yang kencang"Mana cowok lo,ko ga nganter?"
Bella mengerutkan dahinya"Gue ga punya cowok"
Ucapan Bella membuat Ares tiba-tiba mengerem motornya mendadak.Bella memukul pundak Ares karena terkejut.
"Lo mau ngajak gue mati?!" ucap Bella
"Hehe ya nggalah. Eh btw beneran lo gapunya cowok?"
"Iya"
"Terus cowok yang tadi pagi siapa?"
"Sepupu gue"
Ares tiba-tiba tersenyum lalu bersorak kegirangan."Yee Bella gapunya cowok"
"Yuhuu Bella gapunya cowok"
Bella mengangkat satu sudut bibir atasnya"Sarap lo"
"Gue seneng banget ternyata lo gapunya cowok.Yuhuu akhirnya"
Bella memukul lengan Ares "Cepet gue mau balik"
"Oke oke tuan puteri"
Ares melajukan motornya sampai rumah Bella tanpa ada perbincangan.
Bella turun dari motor Ares.
"By Bella gue balik dulu jangan rindu ya" ucap Ares sambil tersenyum lebar.
Bella tersenyum tipis "Kepedean lo" ucapnya lalu masuk kedalam rumah.
"Pulang bareng siapa?" tanya Raka
"Temen"
"Cowok apa cewek?"
"Cowok"
"Namanya siapa?pacar lo ya hayo ngaku"
"Ares.Dih bukan ya"
"Yaudah sana mandi terus kita makan,gue udah taro es cream dikulkas"
"Okey"
Setelah membersihkan diri dan makan, Bella merebahkan diri dikasur "Apa Ares cemburu liat gue sama Raka" pikirnya.
Bella mengambil hpnya lalu tersenyum tipis melihat ada notifikasi pesan dari Ares.
Ares
Bella cantikk❤
Bella
ap?
Ares
Jangan cuek gitudong nanti gue nambah cinta gimana😁
Bella
Paansi gaje
Ares
Hehe. Bell sabtu jalan kuy
Gada penolakan gue tetep bakal nyamperin lo!😁
Bella terkekeh "Dasar tukang paksa" gerutunya
Bella
Ck ya
Ares
Okey,babay Bella sampai ketemu muach😘
"Najong" gerutu Bella saat melihat balasan dari Ares.
_dilain tempat
Ares bersorak girang karena Bella bersedia diajak jalan olehnya walaupun dengan paksaan hehe.
Ares berlompat-lompat dikasurnya sambil berteriak."Bella i love you"
"Jalan ama Bella ye ye ye"
"Yuhuuu"
Bu Vida,Mamahnya Ares yang kebetulan melewati kamar Ares terkekeh sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah putra tunggalnya itu. Bu Vida masuk kekamar Ares tanpa mengetuk pintu.
Lalu berdehem keras.
Ares menyengir melihat Bu Vida yang berkecak pinggang.
"Kenapa kamu lompat-lompat sambil teriak kaya orang ga waras?" tanya Bu Vida
Ares menggaruk kepalanya yang tidak gatal "Hehe gapapa kok Mah"
Bu Vida tersenyum jahil lalu menoel pundak Ares "Hayo anak mamah lagi jatuh cinta ya" Bu Vida menaik turunkan alisnya
Ares kelabakan "Kok mamah tausih"
"Ya tau dong sebagai seorang Ibu,Mamah pasti tau apa yang dirasakan oleh anaknya eaaa"
"Hehe Mamah bisa aja"
"Hayo siapa si cewek yang udah bikin Anak mamah ini jatuh cinta sampe kaya orang ga waras? kenalin ke mamah dong" ucap Bu Vida sambik menaik turunkan alisnya
"Itu anak baru dikelas Ares namanya Bella. Okesiap nanti Ares bakal kenalin"
"Oke mamah tunggu. Yaudah mamah kekamar dulu, jangan lompat-lompat lagi nanti kasurnya jeblos kamu beli sendiri"
"Hehe siap86 mah" ucap Ares sambil bergaya hormat
Bu Vida keluar dari kamar Ares.
Ares terlentang diatas kasur sambil melakukan rutinitas barunya,yaitu mikirin Bella sebelum tidur haha.
****
Like and comen.
Jangan jadi SILENT READERS oke :)