Cold Girl

Cold Girl
episode 2


Bella duduk di sofa sambil menonton Tv ditemani oleh cemilan yang tadi dibelinya di supermarket.


Bella terlihat sangat fokus sehingga tak menyadari bahwa ada orang yang masuk ke rumahnya


"Bella!" ucap seorang pria berwibawa dan masih terlihat tampan walau umurnya tidak muda lagi.


Bella mengalihkan pandangannya dari layar tv lalu menatap pria tersebut dengan mata berbinar senang dan langsung berlari menghampirinya.


"Papah Bella kangen sama Papah,kok Papah baru pulang" ucap Bella


"Bella kamu harusnya belajar,bukan nonton tv!" sentak Pak Herman


Bella tersentak kaget mendengar bentakan Pak Herman,matanya berkaca-kaca.


"Bella tadi udah belajar sekarang Bella lagi istirahat dulu Pah"


"Sekarang kamu masuk kamar!terus belajar!"


Bella menunduk menyembunyikan tangisannya


"Iyaa" Bella berjalan menuju kamarnya.


Sesampainya dikamar,Bella mulai belajar lagi.Bella melipat kedua tangannya diatas meja meletakkan kepala diatasnya,lalu tertidur.


****


Tok tok tok"Non bangun non udah siang, non ngga sekolah?"


Bella menggeliat,melihat kearah jam lalu melotot kaget"Hah jam 7!"


Bella langsung lari terbirit menuju kamar mandi,menggosok giginya,mencuci muka,memakai seragam,mengikat mencepol rambutnya asal,menyemprotkan minyak wangi,lalu memasukkan buku kedalam tasnya asal"Ah bodoamatlah".Bella terlihat cantik walaupun tidak mandi dan tidak memakai make up.


Bella berlari menuju mobil,merampas kunci dari sopirnya"Eh non sini bapak anterin"


"Gausah udah telat"


Bella melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata berharap pintu gerbang belum di tutup.


Bella memukul setir mobilnya"Sial udah ditutup"


Bella keluar dari mobil,berjalan menuju penjaga sekolahan "Buka"


"Kamu udah telat seenaknya aja ngatur"


Bella mengambil dompetnya lalu mengeluarkan uang 100ribuan.


"Nih cepet buka"


Penjaga sekolahan itu berbinar senang kemudian langsung mengambil uang itu


"Nah kalo ada ininya kan enak"


Bella berdecak sebal"Mata duitan"batinnya


Penjaga sekolah itu langsung membuka gerbang dan mempersilahkan Bella masuk.


Bella berjalan santai di koridor menuju kelasnya,namun tiba-tiba


"Hey kamu"panggil seorang guru bertampang garang dan memiliki kumis tebal.


Bella menunjuk dirinya sendiri sebagai isyarat bertanya.


Guru itu mengangguk"Iya kamu sini"


Bella menghampiri.


"Kamu tau ini udah jam berapa?" tanya guru itu.


Bella melirik jam tangannya lalu menjawab"Setengah 8"


"Kenapa kamu telat?!"


"Kesiangan"


"Yaudah sana kamu hormat ditengah lapangan sampai jam istirahat"


Bella berjalan menuju lapangan lalu melaksanakan hukumannya.


****


Saat pelajaran berlangsung Ares terus melirik bangku Bella dan ke arah pintu kelas


"Bella kemana ya?" batinnya


"Apa dia sakit jadi ga masuk sekolah"


"Tapi sakit apa kemarin keliatannya baik-baik aja"


"Apa Bella telat terus dia dihukum"


Ares ijin ke toilet kepada guru yang saat ini sedang mengajar


Ares berjalan dikoridor,matanya menyipit kala melihat Bella yang sedang hormat di tengah lapangan.


Bella mengusap keringat dipelipisnya,lalu memegangi kepalanya.


Ares terkejut dan langsung berlari menghampiri Bella,saat tubuh Bella oleng.


Hap


Bella jatuh dipelukan Ares.Wajah Bella terlihat sangat pucat,Ares tak ingin membuang waktu terlalu lama dan langsung membopong Bella ala bridal style menuju Uks.


Sesampainya di Uks Ares menidurkan Bella di kasur Uks,lalu datanglah seorang Dokter yang khusus bertugas di SMA Nusa Bangsa.


"Ini kenapa?" tanya Dokter itu


"Pingsan dilapangan"


"Oh yasudah kamu balik aja ke kelas nanti dia Bu Dokter yang urusin"


"Gamau saya mau jagain Bella aja"


"Yasudah terserah kamu"


Dokter mengambil stetoskopnya lalu memeriksa Bella.Setelah dokter selesai memeriksa Bella,Ares langsung bertanya"Bella sakit apa dok?"


"Dia hanya kelelahan dan sepertinya dia belum sarapan"


Mendengar ucapan dokter Ares bernapas lega dan pergi dari Uks menuju kantin untuk membeli makanan.


Ares membawa sepiring nasi goreng dan air putih lalu meletakkannya di meja Uks.Sepuluh menit Ares menunggu Bella sadar.


Bella mengerjapkan matanya dan melihat kesekelilingnya,terasa sangat asing bagi Bella "Dimana ini?" Batinnya.


"Akhirnya lo sadar juga Bell" ucap Ares


Bella melihat kearah Ares lalu bertanya


"Dimana?"


"Di Uks tadi lo pingsan di lapangan"


"Oh"


Ares mengambil makanan diatas meja lalu menghampiri Bella


"Gue tau lo belum sarapan" ucap Ares


"Terus"


"Sini gue suapin lo masih lemeskan"


"Gamau"


Bella mencengkram kepalanya yang terasa sangat pusing.


"Udah sini buka mulut lo terus abis makan lo minum obat supaya pusingnya ilang"


Bella berpikir sejenak lalu menganggukan kepalanya,Bella terpaksa menerima suapan dari Ares karena kepalanya sangat pusing.


Ares menyuapi Bella dengan sangat hati-hati dan penuh kasih sayang.


Setelah makanan habis,Ares memberikan obat kepada Bella.


Bella memakan obatnya.


Bella turun dari kasur Uks


"Mau ngapain?" tanya Are


"Ke kelas"


"Lo istirahat aja gausah kekelas"


"Gue mau belajar"


"Lo tetep disisni" ucap Ares tegas


"Ga"


"Yaudah kalo lo gamau disini kita pulang aja!"


"Yaudah" Bella pasrah karena tak ingin berdebat panjang dengan Ares


Ares tersenyum lalu mengacak rambut Bella gemas "Nah gitu dong nurut jadinya kan gue nambah cinta"


Bella memutar bola matanya malas lalu berbaring lagi di kasur


"Gausah lo kekelas aja"


"Gamau gue mau nungguin pujaan hati gue aja"


"Terserah"


Ares duduk di bangku yang tersedia di Uks,mengeluarkan hp dari sakunya lalu bermain game.


Bella memandangi Ares"Dilihat-lihat Ares ganteng jugaya"batinnya


Ares yang sedang bermain game melirik Bella yang sedang memandanginya lalu tersenyum penuh arti."Udah puas belom liatin muka ganteng guenya?"tanya Ares sambil terkikik geli.


Bella tersadar lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain untuk menutupi kegugupannya"A a-pa an si"ucapnya terbata-bata


"Ck ni mulut kok bisa-bisanya gugup gitu,bikin malu aja" batinnya


Ares tersenyum lebar"Ciee salting"


Ares mendekati Bella,mencoba melihat wajah Bella,namun Bella terus membuang mukanya.Ares menoel dagu Bella "Cieee Bella blushing ni ye"


Bella menepis tangan Ares"Apaansi ngga ko"


"Itu merah-merah dipipi apa kalo bukan blushing,digigit nyamuk?" Ares terkekeh


Bella menggigit bibirnya agar tidak tersenyum.


"Kalo mau senyum,senyum aja kali Bell supaya nambah cantik" ucap Ares menggoda Bella


"Apaansi ga,sapa juga yang mau senyum"


"Hahaha masa sii"


Bella sudah tidak tahan lagi berada didekat Ares"Udah ah gue mau kekelas"


Bella berdiri.


"Yaudah deh ayo"


Ares menggandeng tangan Bella.Bella mencoba melepaskan namun tenaganya tidak kuat"Lepasin!"


"Ga.Gue gamau lo jatuh"


Bella hanya bisa pasrah dan terus berjalan.Tiba-tiba Ares menarik tangan Bella untuk berhenti berjalan,Bella menyeringatkan alisnya heran.Ares mengangkat tangannya lalu melepas ikat rambut Bella dan mengikatnya kembali agar terlihat rapi.Bella yang diperlakukan seperti itu hanya terdiam dan merasakan detak jantungnya berdetak dua kali lebih cepat.


"Nah kan rapi dan cantik,jangan dilepas ya ini hasil karya gue" ucap Ares membanggakan diri.


Ares kembali menyatukan tanganyya dengan tangan Bella.Disitulah Bella baru tersadar dari lamunanya lalu tersenyum tipis,sangat tipis sekali hingga tak disadari orang lain.


Sesampainya di kelas


"Dari mana kalian?" tanya Pak Taufik saat melihat Ares dan Bella baru memasuki kelas


"Dari Uks Pak tadi Bella pingsan" jawab Ares


"Oh yasudah silakan duduk"


Intan yang melihat Ares bersama Bella merasa panas"Berani-beraninya lo deketin Ares,awas aja lo Bella"batinnya


Ares dan Bella berjalan menuju bangkunya lalu dudul.


Eky menolehkan kepalanya ke arah Ares dan Bella


"Kalian pacaran?"tanyanya


"Calon" ucap Ares


Bella mendelik sebal kearah Ares karena mendengar ucapan Ares.


Ares hanya terkekeh.


"Haha ditunggu PJ nya ya"


"Sip" Ares mengangkat satu jempolnya.


Eky menoleh ke arah Gilang


"Lang lo kenapa diem mulu?"


"Ga"


Ares menyahut"Emang diamah diem mulu Ky kek batu"


Eky terkekeh"Oh iyaya gue lupa"


Gilang memutar bola matanya malas."Kok gue ngerasa hati gue sakit ya waktu ngeliat Bella sama Ares"batin Gilang.


****


Jam istirahat,seperti biasanya Bella hanya berdiam dikelas sambil membaca buku.


_di kantin


"Res lo suka sama Bella?" tanya Eky


"Iya"


"Dari kapan?"


"Waktu gue pertama kali liat Bella,gue itu ngerasa dag dig dug gimana gitu"


"Ohh bagus deh gue kira lo gabisa suka ama cewek"


"Lo kira gue apaan"


"Bencong terminal" Eky tertawa


Ares berdecak kesal "Itumah elo"


"Eh gimana ya caranya gue bisa dapetin hatinya Bella?" tanya Ares


"Ya lo pepet teruslah" ucap Eky


Gilang yang sedari tadi hanya diam dan menyimak,akhirnya buka suara


"Lo gabakalan bisa" ucapnya


"Emangnya kenapa?" tanya Ares


"Ga"


Eky memperhatikan raut wajah Gilang lalu berkata"Lang lo juga suka sama Bella?"


"Ga"


"Masa kok gue gapercaya ya"


Gilang berdiri lalu pergi menuju kelas


"Eh Lang mau kemana lo?" teriak Eky


"Dah biarin aja,diamah udah biasa kaya gitu" ucap Ares


Gilang sampai dikelas,dia melihat Bella seorang diri yang tengah membaca buku.


"Baca mulu ga takut tu mata rusak?" tanya Gilang


Bella mendongakan kepalanya lalu fokus kembali ke bukunya.


Gilang berdecak kesal karena ucapannya tak ditanggapi,lalu berjalan keluar kelas.


****


Pulang sekolah Bella berjalan menuju parkiran,namun tiba-tiba Ares menghampirinya


"Bell pulang bareng yu" ucap Ares


"Gue bawa mobil"


"Oh yaudah hati-hati ya Bella cantik,bawa mobilnya jangan ngebut-ngebut oke"


"Ya"


"Nanti gue chat ya"


"terserah"


Ares tersenyum dan terus memandangi Bella yang sedang berjalan menuju mobilnya,setelah Bella memasuki mobilnya barulah Ares memutuskan pandangannya.


"Bella gue pasti dapetin lo" batinnya


****


Bella memasuki rumahnya yang megah namun terlihat seperti tak berpenghuni.


"Bi Papah belom pulang?" tanyanya pada Bi Ijah


"Belom non paling nanti malem,bisa jadi juga ga pulang non"


"Oh yaudah bi"


Bella masuk ke kamarnya,mengambil gitar,lalu berjalan kearah balkon kamar.


Bella memetik senar gitarnya dengan sangat lihai diiringi dengan suaranya yang mengalun merdu,semua orang yang mendengar suara Bella pasti akan langsung terpikat.