
Hai gue Queenesa Bella Bachria,biasa dipanggil Bella.Kemarin gue pindah ke Bandung,karena Bokap ada urusan pekerjaan yang mengharuskannya tinggal di Bandung.
Kalo kalian bertanya gue seneng nggak?.Gue jawab NGGAK,karena gue gasuka dikelilingi sama orang-orang baru,dan di Jakarta tempat gue tinggal dulu itu menyimpan banyak kenangan bersama Ibu.
****
Hari ini Bella berangkat kesekolah barunya yaitu SMA Nusa Bangsa.
Saat memasuki kawasan sekolah,Bella menjadi pusat perhatian banyak siswa, ya wajar saja karena Bella memiliki postur tubuh yang lumayan tinggi,kulit putih bersih,mata agak sipit,hidung lancip,dan bibir mungil.
"Wihh ada bidadari nyasar kesekolahan"
"Cantikk banget"
"Cantikan juga gue"
"Anak baru ya?"
Seperti itulah beberapa bisikan para murid yang dapat didengar Bella.
Bella tak memperdulikannya dan terus berjalan menunu ruang Kepsek.
Tok tok tok
Bella mengetuk pintu ruang Kepsek
"Masuk" terdengar sahutan dari dalam ruangan
Bella membuka pintu lalu masuk ke ruang Kepsek
"Kamu Anaknya Pak Alam Bachria ya" tanya seorang pria tua bekacamata yang diyakini Bella pasti Kepala sekolah
"Iya"
"Oke.Kamu akan menempati kelas XI ipa A ya"
"Ya"
Kepala sekolah itu memanggil seseorang.Guru dengan postur tubuh agak pendek dan memiliki wajah kalem menghampiri Pak Kepsek
"Bu Najwa nanti sekalian antar Bella ke kelasnya ya"
"Iya Pak"
Bella diajak menuju kelas oleh Bu Najwa
"Ayo nak kita kekelas"
Bella hanya berjalan mengikuti Bu Najwa
"Nama kamu Bella kan?"
"Iya"
"Semoga betah ya sekolah disini.Ibu nantinya akan menjadi wali kelas kamu"
"Iya"
Sesampainya di kelas Bu Najwa masuk terlebih dahulu untuk mengumumkan bahwa akan ads murid baru.
Bu Najwa memanggil Bella.
Bella masuk dengan tampang datarnya.Banyak tatapan kagum dari para siswa dan banyak tatapan iri dari para siswi.
Bu Najwa tersenyum
"Ayo nak perkenalkan diri kamu didepan kelas"
Bella maju kedepan"Gue Bella dari Jakarta"ucap Bella datar
"Sudah?" tanya Bu Najwa.Bella hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
"Oke anak-anak ada pertanyaan buat Bella?"
Seorang cowok beralis tebal dan berkulit sawo matang mengangkat tangannya
"Iya Fazril silakan bertanya"
Fazril tersenyum"Nomer wa lo berapa Bell?"
Pertanyaan Fazril mengundang banyak sorakan dari para murid lainnya.
"Huuhh"
"Modus lo"
"Buaya beraksi"
"Sudah-sudah kalo tidak ada pertanyaan lagi..." belum sempat Bu Najwa menyelesaikan ucapannya,tiba-tiba ada seorang siswa berwajah tampan memiliki kulit putih,lesung pipi,alis tebal dan tubuh tinggi yang proposional mengangkat tangannya sambil berkata
"Saya mau nanya bu"
"Ya silakan Ares"
Cowok yang diketahui bernama Ares itu menatap Bella dengan intens,Bella yang merasa risih ditatap seintens itu memalingkan wajah ke arah lain
"Cepetan Ares mau nanya apa" tanya Bu Najwa
Ares nyengir"Hehe gatau Bu lupa mau nanya apa"
Bella memutar bola matanya malas mendengar ucapan Ares
"Cihh kampret lu" ucap seorang siswa yang duduk didepan Ares
Bu Najwa melihat Bella sekilas
"Oke Bella silakan duduk di bangku yang kosong"
Bella mengedarkan pandangannya mencari bangku kosong.Bella menemukan bangku kosong,namun sialnya kursi itu tepat di samping Ares.
Bella hanya bisa pasrah lalu berjalan menuju kursi itu lalu duduk tanpa berucap sedikitpun
Ares tersenyum lalu mengulurkan tangannya"Hai boleh kenalan ga?gue Areska Adhitama lo?"
Bela hanya melirik sekilas uluran tangan Ares tanpa berniat membalasnya.
Ares menghembuskan nafasnya lalu menarik kembali uluran tangannya.
"Anak-anak sekarang diadakan ulangan matematika dadakan ya" ucap Bu Najwa
Para murid mengeluh
"Kok dadakan si bu?" tanya seorang siswa yang duduk didepan Ares
"Eky namanya juga ulangan dadakan"
"Hehe ohiya ya bu"
Ares melirik Bella
"Bell lo kan anak baru dan belom tau materi belajar disini,lo bisa ngerjainnya ga?" tanya Ares
Bella hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
Ares tersenyum karena ucapannya di respon oleh Bella,ya walaupun cuma anggukan doang.
Bu Najwa membagikan kertas ulangan
"Kerjakan sampai 30 menit jangan berisik dan jangan ada yang menyontek,kalo ketauan ada anak yang menyontek kertas ulangannya langsung ibu robek" peringat Bu Najwa
Para murid mulai mengerjakan ulangannya
"Pstt no 2 apa?" tanya Eky kepada siswi berkacamata
"Eky jangan menyontek" ucap Bu Najwa
"Hehe iya bu"
10 menit berlalu.Bella berdiri lalu memberikan kertas ulangannya kepada Bu Najwa.Ares yang melihat itu melotot kaget dan merasakan bahwa kekagumannya kepada seorang Bella semakin bertambah
Bu Najwa kaget
"Kamu sudah selesai Bell?ini soal ada 30 loh kamu mengerjakannya cuma 10menit"
"Sudah"
"Oke silakan duduk,sekarang ibu mau koreksi jawaban kamu dulu"
Bella duduk kembali ke bangkunya.
"Wih hebat banget lo bell" ucap Ares
Bella tidak memperdulikan ucapan Ares,dia menunggu hasil ulangannya.
Bu Najwa tiba-tiba bertepuk tangan,membuat semua murid keheranan
"Bella kamu hebat sekali dalam waktu 10menit kamu bisa menyelesaikan 30soal ,dan jawabannya benar semua"
Semua murid bertepuk tangan
"Anak-anak sekarang sudah 30menit ayo kumpulkan"
Semua murid mengumpulkan kertas ulangannya.
Bel istirahat berbunyi
Eky menolehkan kepalanya ke arah Ares
"Res kantin kuy"
Ares melirik kearah Bella
"Bell lo ga kekantin"
Bella menoleh lalu menggelengkan kepalanya
"Kenapa?" tanya Ares
"Bawa bekel" ucap Bella datar
Ares berdiri"Gue tinggal ya"
Bella menghiraukan ucapan Ares lalu mengambil bekal didalam tasnya
"Ayok Ky,Lang"
Bella memakan bekalnya.
"Hai gue Intan.Ke kantin bareng yuk" ajak cewek berbando pink bernama Intan
"Ga"
"Oh oke" Intan berjalan keluar kelas
"Gue gabakal biarin lo deket-deket sama Ares"batin Intan
Setelah memakan bekalnya Bella menuju toilet.
Bella tidak tau dimana letak toilet,mau nanya gengsi.
Bella berjalan di koridor kelas sambil celingukan kanan kiri.Tiba-tiba seorang cowok yang lumayan tampan dan manis menghadang jalannya.
"Nyari apa" tanya cowok itu
Tak ada balasan
"Gue Gilang temennya Ares"
"Oh"
"Sekali lagi gue tanya nyari apa?"
"Toilet"
"Yuk"
Bella menyeringatkan alisnya
"Gue anter ke toilet"
Bella mengangguk.Mereka berjalan beriringan sampai toilet tanpa ucapan sepatah katapun.
"Thanks" ucap Bella
"Ya sama-sama" Gilang berlalu meninggalkankan Bella ditoilet
****
Pulang sekolah Bella dijemput oleh supirnya.
Bella langsung merebahkan diri dikasur empuknya setelah melewti hari yang menurutnya melelahkan.
Bella mengambil Hp lalu membuka akun instagramnya.Ada notifikasi
arentamaa11_ follow you
drtt drtt
Aren mengirim pesan kepada Bella di ig
Bella membuka pesannya
arentamaa11_
Bell follback gue ya😊
*qu**eenesabell*
ya
arentamaa11_
Oke thanks cantikk😊
queenesabell
ya
*are**ntamaa11*_
Bella?
queenesabell
apa
arentamaa11_
mau nanya?
queenesabell
apa
arentamaa11_
Kok lo bisa cantik bangetsi bikin gue dag dig dug tau ga?❤😁
queenesabell
gjls
arentamaa11_
jelas kok,jelas-jelas aku menyukaimu.hehe❤
Bella hanya melihat pesan tak bermutu dari Aren tanpa berniat membalasnya.
Bella membersihkan badannya yang terasa lengket,mengganti seragamnya dengan kaos putih polos dan celana training.Bella berjalan menuju meja belajarnya lalu mulai belajar agar selalu mendapatkan nilai yang memuaskan,karena jika nilainya turun satu angka saja pasti Papahnya akan marah besar,mengurung Bella dikamar agar terus belajar dan memperbaiki nilainya.
Setelah belajar Bella pergi ke minimarket untuk membeli cemilan.
Bella melihat-lihat berbagai macam cemilan lalu mengambil cemilan yang ingin dibelinya.Bella menuju kasir untuk membayar,saat sedang mengantri tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya,Bella menengok.Ternyata seseorang yang menepuk pundaknya itu adalah Ares
Ares nyengir saat Bella menoleh kearahnya"Hai Bella abis belanja apa?"
"Cemilan"
"Ohh lo suka nyemil sama dong kaya gue,jangan jangan kita jodoh"
Bella memutar bola matanya malas mendengar ucapan Ares.
Bella keluar dari minimarket,mengambil hpnya berniat memesan ojol,namun sedari tadi terus di cancel.
"Bell nunggu sapa?nungguin gue ya" tanya Ares sambil cengengesan
"Ojol"
"Ohh kirain.Bareng gue aja yu gratis ni khusus buat tuan puteri Bella yang cantik"
"Gausah"
"Huh,emang udah dapet belom ojolnya"
"Belom"
"Nah yuk sama gue aja,daripada disini sendirian cewek pula,nanti ada orang jahat gimana"
"Iya juga ya disini juga sepi" batin Bella
"Yaudah"
"Yaudah apa kalo ngomong yang jelas"
"Anterin gue"
Ares besorak girang dalam hati
"Yaudah yuk"
Didalam mobil Ares hanya ada keheningan yang menyelimuti.Ares memecahkan keheningan
"Alamatnya diamana?" tanya Ares
Bella menyebutkan alamatnya.
Mereka sampai dirumah Bella,Bella membuka pintu mobil Ares namun tidak bisa dibuka"buka"
"Apanya?"
"Pintu"
"Gamau.Lo harus bilang makasih dulu sama gue"
"Thanks"
"Jangan kaya gitu yang ikhlas dong ngucapinnya"
"Ck ribet"
"Yaudah kalo lo gamau,gue tinggal jalanin ni mobil terus bawa lo kerumah gue,teruss...."
Bella gelagapan namun wajahnya masih setia datar
"Ck iya iya"
"Yaudah cepet ngomong"
Bella berdehem menghilangkan rasa gugupnya"Aress makasih ya kamu udah nganterin aku"Bella tersenyum,namun terlihat seperti orang yang sedang meringis
Ares tergelak karena melihat ekspresi lucu Bella. Bella berdecak"Cepet bukain"
"Hahaha oke oke"
Bella membuka pintu mobil Ares lalu menutupnya dengan keras
Ares menggelengkan kepalanya melihat tingkah Bella,lalu membuka kaca mobilnya
"Dah Bella gue balik dulu jangan rindu oke.Kata Delan rindu itu berat makannya gotongan aja" teriak Ares dari dalam mobil
Bella tak memperdulikan ucapan Ares dan terus berjalan kedalam rumahnya.
Setelah pagar rumah Bella ditutup,Ares baru menjalankan mesin mobilnya dan pergi.
****
Don't forget vote,like,and comen oke:)