MY UGLY WIFE

MY UGLY WIFE
RASA DI DADA


***


sinar matahari pagi membangunkan denny ia menatap aneh kenapa tiba2 dia ada dikamar aca ia menatap sekelilingnya namun pandangannya terhenti di sofa gadis itu tengah tidur meringkuk,, ia tampak kedinginan..


Denny menatap aca dengan kasian apakah selama ini ia keterlaluan kepada gadis itu, tidak tidak ia pantas menerima nya toh dia juga terpaksa menikahi ku,, Batin denny berkata..


Ia bangkit dari duduknya dan aaahhh kepalanya pusing sepertinya tadi malam ia terlalu banyak minum,, ia mendekati aca dan membawa selimut ,,


Diselimutinya tubuh semok aca ia menatap wajah itu,, cantik sih bibirnya sensual menggoda ucap denny dalam hatinya tapi keegoisannya memberontak,,,


Ia meninggalkan aca di kamar dan membersihkan diri di kamar tamu,, aca menyadari hal itu ia menutup wajahnya yang memerah dengan selimut .. sebenarnya aca terlebih dahulu bangun dari denny namun ia tidak berani beranjak dari sofa tempatnya tidur..


***


Denny sudah berangkat ke kantor sedangkan aca sudah berangkat ke kampus mereka menghabiskan hari-hari seperti layaknya orang lain yang tinggal serumah...


Begitu juga jika sudah sore aca pulang kerumah mandi, memasak untuk denny lalu mengurung diri di kamar..


Sedangkan denny pulang malam, mandi, makan makanan yang dimasak aca lalu tidur seperti itu saja setiap hari..


Sampai suatu ketika semuanya berubah saat sahabat-sahabat aca mengetahui bahwa ia sudah menikah dan itu benar-benar merubah hidupnya...


****


5 bulan sudah aca dan denny menikah mereka tidak memeliki kemajuan dalam berumah tangga bahkan semakin dingin,, aca jarang berbicara kepada denny, begitu pula denny kerjaanya cuma marah-marah kepada aca, kadang juga ia memaki aca namun satu beruntungnya aca denny tidak pernah main tangan saat marah...


***


Tiba di kampus aca ditarik paksa oleh 2 sahabatnya dela dan ana mereka membawa aca ke kantin merasa di tarik-tarik oleh kedua sahabatnya aca marah dan memonyongkan bibir nya kedepan ...


"Apaan sih lo berdua gak akhlak nya yaa orang baru datang udah di tarik-tarik kaya layangan aja" Aca mendumel kepada dua sahabatnya ia merasa di perlakukan layaknya anak kecil..


"Lo gak ngerasa aneh atau lo gak ngerasa ngebohongin kita " kini dela yang mengeluarkan suara sedangkan ana hanya menatap aca dengan tatapan mengintimidasi..


"Niii apa??? sekarang juga gue mau lo jelasin ini !!! Ana mengeluarkan handphone nya dan menunjukan foto pernikahan aca dan denny sat itu juga tubuhnya bergetar dan keringat dingin mengucur di wajahnya..


"Ini... emmm in...i " aca tidak mampu menjelaskan semua kepada dua sahabatnya itu.. sedang kan ana sudah menodongnya dengan pertanyaan aneh..


"Jangan jangan lo... lo ham..... ajsjxhducjjsjsks" belum habis ia berbicara dela sudah menutup mulut ana dan membawa mereka pergi dari kantin dan mereka pulang ke rumah dela.. sedangkan dela dan ana tetap menodong aca dengan seribu pertanyaan..


"Ca gue gak nyangka ternyata lo diam2 berisi yaa" tanya ana dengan polosnya..


"ck.." dela mengetuk kepala ana dengan keras karena sahabatnya satu ini benar2 aneh perpaduan antara bodoh dan polos...


Sedangkan aca hanya diam tak bergeming hingga akhirnya dela membuyarkan lamunannya..


"Oke ca kalo lo emang gak mau cerita kita gak maksa tapi gue harap lo gak usah temenan lagi sama kita berdua,, gue kecewa sama lo ca sahabat macam apa nikah diam2, gak ngundang dan sekarang lo masih gak mau buka suara" raut wajah dela menunjukan kekecewaannya kepada aca..


"Iyaa orang kita kan mau juga ke kondongan lo kok mau ngerasain makanan orang kaya gimana" ucap ana menimpali perkataan dela


"Nana gue mau lo keluar sekarang dan tungguin kita diluar, lama-lama gue kesel ya sama lo di diemin malah ngelunjak,, sana keluar" Dela mengusir ana namun ana menolak ia berjanji akan diam dan tidak berbicara lagi dengan gerakan mengunci mulutnya..


"De gue minta maaf gue bukannya gak pengen kasih tau lo cuma gue gak siap de, lo gak tau kan gue nikah di paksa ayah.. lo taukan umur gue masih muda banget dan gue gak mau habisin masa muda gue dengan nikah muda gue mau bahagia dulu de sama kalian, sama ayah tapi nyatanya takdir gue kek gini,, hikksss hikss" aca mulai terisak menceritakan semua yang terjadi kepadanya dan sifat denny yang melukainya semua nya ia ceritakan kepada dua sahabatnya itu sedangkan ana ia terlihat ikut menangis mendengarkan cerita hidup aca yang menyedihkan... Dela merangkul tubuh gempal aca dan menenangkan nya ia tau sahabatnya ini rapuh dan ia ingin membantu sahabatnya itu...


"Dah udahh jangan nangis lagi gue tau lo sakit karena semua ini, tapi lo gak bisa diam aja lo harus bangkit dan lo harus kuat , tunjukin sifat dewasa lo buat denny jangan tunjukin kelemahan lo ca sekarang lonharus ikut gue " Dela menarik lengan aca dan ana mengikuti mereka sedikit berlari...


"Kemana gue mau pulang dulu de " tanya aca sedangkan dela hanya menyuruhnya diam..


******


Terima kasih sudah mampir ke novel ku..


Terima kasih sudah sudi meninggalkan jejak di sini..


Kehadiran readers semuanya menyemangati ku๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š