MY UGLY WIFE

MY UGLY WIFE
SAKIT


***


Aca kembali kerumah dengan keadaaan tak baik ia menangis dan terisak rasanya ia tak percaya setelah semua pengorbanannya, kesetiaannya, kasih nya, rasa tulus mencintai denny namun laki-laki itu ternyata mengkhianatinya ternyata denny hanya bersandiwara, begitu batin aca ia tidak percaya bahwa den benar-benar jahat ia berlari masuk ke dalam rumah dan membereskan semua baju dan barang-barangnya ia tak bisa hidup dalam pengkhianatan yang begitu besar..


“Jadi selama ini kamu khianatin aku ka, ternyata kamu berbohong atas semua ucapan mu aku benci kamu kak aku benci” teriak aca membanti sebuah bingkai foto pernikahan mereka dan membuat kaca nya hancur berkeping-keping seperti hatinya yang kini hancur berkeping-keping juga.


Ting, hp aca berbunyi menandakan bahwa ada pesan masuk ..


Suamiku : Sayang apa kamu sudah berangkat ???


Begitu isi pesan denny aca membacanya dengan jijik ia tidak bisa mengerti bagaimana bisa lelaki pandai sekali bersandiwara disini sayang disana cinta ia menggemgam kuat telponnya dan membantinya sehingga hancur berantakan sudah membereskan semuanya aca membawa turun kopernya dan memasukan ke bagasi mobil ia menjalankan mobilnya menuju rumah sang ayah ia tidak memiliki pilihan lain selain pergi ke rumah ayahnya ia menghapus air matanya ia tidak ingin membuat ayah khawatir ia tidak ingin sang ayah jatuh sakit karena memikirkan nasibnya 30 menit ia tiba di rumah sang ayah di kawasan elite itu aca memarkirkan mobilnya dan meminta bantuan mang dadang untuk membawa koper nya masuk ..


“Yahhhh ayah, panggil aca menyusuri rumah megah itu ia mencari-cari sang ayah, mata aca tertuju di taman disitu ia melihat sang ayah sedang duduk menghadap makam sang ibu di taman itu aca menghampiri dan memeluk sang ayah, ayahnya terkejut melihat kedatangan sang putri ia pun membalas pelukan anaknya dengan sayang, lagi-lagi aca menangis ia tak sanggup menahan sakit hatinya sang ayah tidak perlu bertanya lagi mungkin putrinya merindukannya begitu batin ayahnya ..


“Ayah aca sementara tinggal sama ayah dulu boleh ya yah” tanya aca dengan mata sedikit berbinar


“Kenapa, mana suami mu” jawab ayah penasaran


“Emmm ka denny lagi sibuk di kantor yahh aca takut dirumah sendiri terus bahkan kadang ka denny jarang pulang dia sibuk berbisnis jawab aca sedikit bergetar


“Aca ayah harap kamu jujur nak jangan berbohong, jika ada masalah setidaknya selesaikan dahulu” jawab sang ayah dengan tenang sambil terus mengelus kepala sang putri


Akhirnya sang ayah menganggukan kepala aca tidak perlu meminta ijin untuk tinggal sama ayah tapi aca perlu minta ijin sama suami mu nak” ucap sang ayah membawa acak masuk ke rumah..


Aca memasuki kamarnya ia menatap kamar yang masih rapi dan bersih ia mengeluarkan semua barang dan pakaiannya menatanya kembali di lemari nya ia merebahkan diri di Kasur, kepalanya terasa pusing mungkin efek ia kebanyakan menangis aca mangelus dadanya yang masih terasa sakit hingga ia tertidur lelap ..


^^^^^


Denny merasa bingung kenapa hp aca tidak bisa di hubungi ia merasa apakah aca marah tapi ia merasa tak berbuat apa-apa akhirnya ia memilih melanjutkan perkerjaannya ..


Saat pulang kerumah denny melihat rumah gelap lampu-lampu tak di hidupkan kemana aca pikir denny jam begini belum pulang ucapnya karena mobil sang istri tak ada di halam rumah, saat memasuki rumah benar-benar sepi tak ada siapapun di rumah ini denny menghidupkan semua lampu dan pergi ke dapur dan mengambil minum ia duduk di sofa sembari menunggu aca pulang ia menlpon nomor istrinya namun tak kunjung terhubung selalu di luar jangkauan ia merebahkan diri di sofa sembari memainkan ponselnya denny menatap jam sudah pukul 9 malam ia bangkit dari duduknya dan melangkah ke kamar mungkin aca di kamar batinya namun saat membuka pintu kamar ia membuka matanya lebar kaca foto bertabur di mana-mana bahkan Ia melihat ponsel aca sudah dalam kondisi hancur ia panic ia berlari kesana kemari di rumah itu sembari meneriakan nama sang istri lalu ia kembali ke kamar dan membuka lemari pakaian dan darrrr bagai di tabrak sebuah truk denny terdiam kaku ia menatap lemari pakaian itu sudah kosong di mana aca kemana aca apa wanita itu kabur tapi kenapa apa salahnya bahkan ia sudah memberikan kasih sayang dan cinta nya kepada wanita nya tapi kenapa aca meninggalkannya sendiri air matanya kini jatuh ini pertama kalinya denny menangis karena wanita biasanya ia yang membuat banyak wanita menangis ia mengambil ponselnya dan menelpon ayahnya menanyakan apakah ada tadi ada berkunjung ke rumah mereka namun sang ayah mengatakan bahwa sudah seminggu aca tidak berkunjung ayahnya bertanya penasaran apa yang terjadi namun denny hanya diam lalu mematikan sambungan telpon akhirnya ia tak punya pilihan lain selain menelpon rumah mertuanya ..


“halo ‘ suara serak seorang yang dengan jelas denny kenal itu suara aca.


“Halo sayang kamu dimana” tanya denny khawatir namun setelah aca mendengar suaranya aca mematikan telpon itu denny menyerngitkan dahinya apa yang terjadi kenapa aca begitu biasanya wanita itu lembut kepadanya bahkan aca dengan sabar mendengar semua celotehannya namun hari ini wanita itu benar-benar aneh , perasaan tadi pagi dia baik-baik saja ucap denny sendiri akhirnya denny meraih kunci mobilnya ia melaju menuju kea rah perumahan rumah mertuanya saat tiba di halaman rumah itu ia melihat mobil istrinya terparkir di rumah itu jadi benar aca ada dirumah ayah tapi kenapa ia pergi tanpa pamit kepadaku batin denny karena tak ingin menggangu malam sang ayah mertua akhirnya ia kembali ke rumahnya semalaman suntuk denny tak bisa tidur ia memikirkan apa yang terjadi hingga sang istri tega meninggalkannya sedangkan ia merasa tidak melakukan apa-apa yang membuat istrinya itu terluka…


**


Aca merebahkan diri di Kasur kepalanya sangat pusing tubuhnya sakit semua lidahnya terasa pahit akhirnya ia memutuskan untuk duduk di sofa sembari menatap luar namun ia melihat mobil suaminya sedang terparkir di luar ,, apa lagi maunya ucap aca namun belum lama mobil denny kembali melaju meninggalkan rumahnya aca mendengus kesal karena suaminya masih saja menjalankan sandiwaranya..