
Aca merasa kepalanya sangat pusing namun ia harus tetap menemui dokter aca meminta sang ibu untuk menunggu di luar biar bagaimana pun ini permasalahan keluarga kecilnya,,
"Permisi dokter" aca mengetuk pintu dan masuk
"Ohh silahkan bu, silahkan duduk.. jawab dokter Daniel dengan ramah..
"Maaf dok apa yang terjadi dengan suami saya" aca merasa penasaran dan dokter mulai membuka suara setelah 30 menit mereka berbincang-bincang dan mendengar pernyataan dokter membuat aca semakin terluka dan merasa bersalah..
"Apa dok kecelakaan itu telah membuat suami saya mandul" aca bertanya dengan nada yang bergetar dan mata yang sudah basah
"Bukan hanya mandul bu suami anda juga mengalami kelumpuhan saya harap ibu bisa tegar menerima semua ini" dokter daniel mengatakan hal yang sangat buruk hinhga menyebabkan aca shock dan kembali di bawa ke ruang IGD untuk mendapatkan perawatan.
****
Setelah seminggu akhirnya denny di sudah membaik setelah mengetahui bahwa ia tidak bisa berjalan denny sempat shock dan marah bahkan membanting apa saja yang bisa ia sentuh namun setelah aca menghampiri nya ia mulai bisa tenang apalagi setelah aca memeluk dan mencium ke dua pipinya..
Pagi ini mereka mulai bercakap cakap dan sembari aca membereskan semua barang-barang mereka bersiap untuk pulang karena hasil dari lab mengatakan bahwa ia sudah membaik dan boleh pulang..
"Ka aku... emmm" aca mulai membuka suara dan denny menatapnya dengan sendu..
"Ada apa syg, ? denny meraih tangan dan mencium punggung tangan aca..
"Emm anu kaaa, aku ha... uuueeekkkk uekkkk" belum selesai aca menuntaskan bicaranya kini rasa mual menghampirinya ia memuntah kan semuanya padahal dari denny masuk RS aca tidak ada makan nasi ia hanya mengusumsi vitamin ibu hamil dan roti tawar ia tidak bisa menelan sesuap nasi pun karena tengah mengalami morning sickness, aca mebasuh wajahnya dan duduk di toilet ia mengelus perut nya yang masih rata ia merasa beruntung meskipun ia dan denny hanya akan memiliki satu anak namun ia merasa sangat bahagia setidaknya ia memiliki penerus dalam keluarga kecilnya..
"Syg kamu kenapa, denny mencoba duduk dengan susah payah ia merasa menjadi lelaki yang tidak berguna karena tidak bisa membantu istrinya..
"Ahh gpp ka cuma mual dikit bawaan baby,, jawab aca mendekati denny, wajah denny berubah saat mendengar aca menyebutkan bawaan baby..
"syg apa maksud mu bawaan baby, apa aa..ppaa kamu,? wajah denny tidak bisa di tebak matanya menatap lekat wajah aca..
"Iya kak, aku hamil.. aca menuntun tangan denny menuju perutnya, sedangkan denny ia menatap aca tak percaya dan saat itu juga air matanya menetes ia merasa bahagia karena sebentar lagi akan menjadi seorang ayah namun ia juga terluka karena bagaimana caranya ia membiayai aca dan calon anaknya sedangkan ia sekarang menjadi lelaki cacat ia memeluk tubuh aca dengan tangis terisak..
••••
Seminggu sudah denny sudah di perbolehkan pulang kerumah dan aca memulai aktivitasnya di restoran dan cafe miliknya bagaimana pun juga ia harus berkerja meskipun ayahnya orang kaya dan pasti tidak akan membiarkan mereka kekurangan namun ia tidak ingin menjadi anak yang hanya bisa membebankan orang tuanya meski mual dan muntah ia alami setiap pagi dan malam hari namun aca tetap semangat..
Denny hanya diam di rumah ia membantu aca mengerjakan semuanya meskipun hanya memutar pakaian dengan mesin cuci dan mengeringkan nya setidaknya ia bisa membantu sang istri dengan perkerjaan yang ringan dan bisa ia kerjakan di atas kursi roda nya denny pun masih berkerja meskipun dari rumah semua bisa di lakukan karena teknologi sudah maju jadi ia pun bisa melakulan perkerjaan bisnis meskipun dari rumah saja, sejujurnya denny merasa sangat kasihan dengan aca meskipun hamil istrinya tetap berkerja demi rumah tangga mereka dan calon anak nya tak terasa hari mulai petang dan aca belum pulang denny merasa khawatir apalagi kondisi sang istri yang sangat lemah akhirnya ia menelpon rina..
"Halo rina, apa aca belum pulang.. denny bertanya
"Ohh bapak, ibu sudah pulang 15 menit yang lalu pak ada apa? jawab rina dari sebrang
"Ohh tidak apa-apa rina kalau begitu terima kasih, denny memutuskan sambungan telpon dan tidak lama suara mobil aca tiba di bagasi rumah denny menggerakan kursi rodanya menuju pintu..
"Ka, aca menghampiri suaminya yang sudah menunggunya di pintu ia menghampiri dan mencium pipi sang suami denny hanya bisa tersenyum ia begitu beruntung beristrikan seorang aca yang ramah dan penyayang..
"Syg kamu sudah makan akhir-akhir ini kamu jarang sekali makan bahkan tubuh mu kini sangat kurus, dimana tong minyak yang aku kenal" denny melemparkan canda demi mengurangi beban lelah sang istri..
"Isshhh apa sih ka sama istri kok dikatain tong minyak, aca memajukan bibirkan sedikit kemudian tertawa belum juga melepaskan mandi dan mengganti baju aca sudah menuju dapur ia tau suaminya pasti lapar ia mulai memasak dan mengerjakan semuanya denny hanya bisa menunduk ia mengusap air matanya ia merasa iba melihat aca ia tau sang istri kelelahan namun ketika pulang kerumah ia masih mengerjakan semua perkerjaan ia hanya menjadi beban aca..
"kak kok bengong di panggil dari tadi, aca membubarkan lamunan sang suami denny menatap aca yang sudah cemberut menandakan bahwa ia sudah dari tadi berbicara namun tak denny respon
"Ayo makan, aku udah masakin udang asam manis kesukaan kaka" aca menghampiri sang suami dan membantunya menuju meja makan, aca melayani suaminya dengan baik dan dengan telaten bahkan sekalipun aca tidak pernah menunjukan bahwa ia bosan dengan keadaan rumah tangganya bahkan aca sekarang terlihat lebib bahagia mungkin itu bawaan baby nya yang di perut..
Setelah makan malam selesai kini aca membantu suaminya mandi ia bahkan tidak segan membersihkan badan sang suami sampai memasangkan semua pakaiannya aca merasa bersyukur meskipun dalam keadaan berbadan dua ia masih bisa melayani suaminya dengan layak dan baik ia bersyukur sang baby tidak rewel dalam perut ia merasa beruntung dalam rumah tangganya meskipun orang lain memandang berbeda namun apalah arti pandangan orang lain aca hanya memikirkan kehidupan rumah tangganya ia tidak perduli dengan orang-orang yang suka julid kepadanya..
Setelah semuanya selesai dan sang suami sudah rebah di kasur, kini ia yang mandi dan membersihkan diri setelah lelah melakukan semua aktivitasnya seharian penuh dan tadi setelah membersihkan sang suami ia juga melakukan kewajiban sebagai seorang istri kepada suami aca melakukan dengan wajah malu karena ia yang memandu permainan namun ia senang melakukannya karena ia tidak ingin membuat kesalahpahaman dengan sang suami
dan membuat ia terluka dan berpikir bahwa ia benar-benar tidak sempurna sebagai suami ..