I'm Not an Angel

I'm Not an Angel
Prolog


"Kamu pikir aku bodoh? Mungkin besok aku akan buat kamu lebih tersiksa lagi." Ujar Angel mengerikan sambil menarik rambutnya hingga tertarik sampai kebelakang.


"Ahhhh. Sakit, njel. Dulu kamu baik kenapa kamu jadi gini sih? Lepasin sakittttt." Jawab Tiffany merintih kesakitan.


"Bukannya kamu yang pengen aku jadi gini ya? Ketika aku terpuruk di mana saja kamu? Dimana kata sahabat yang dulu kamu bilang?" Bisik Angel lalu melepaskan jambakannya dengan kasar dan berlalu pergi.


Tak sangka Angel yang kemarin punya hati malaikat menjadi seseorang setengah iblis. Sebenarnya ia masih ingin merangkul malaikatnya, tetapi keadaanlah yang memaksanya untuk melepaskan dan mengusir malaikatnya sendiri.


"Jangan pernah sekali-kali kalian mengusik apalagi sampe menyakiti aku lagi. Karena aku gak segan-segan menyakiti kalian berkali-kali lipat." Kata Angel memperingatkan.


Angel membanting pintu. Ia bersandar di pintu lemas. Ia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. Ia merasa sakit ketika harus melakukan kekerasan yang sama sekali tidak ia inginkan.


Ia menguatkan diri untuk kesekian kalinya, agar ia menjadi orang yang lebih kuat tanpa harus mengandalkan orang lain.


Angel harus menahan rasa depresi dan frustasi ketika ia bukan menjadi dirinya sendiri.


Ia merasa sakit sekaligus sesak di dadanya. Kalau bukan kejadian itu mungkin ia gak bakalan pernah menjadi orang yang bisa didefinisikan jahat.


"Semua ini aku lakukan, biar kalian tau perasaanku saat kejadian itu terjadi. Dan kalian melakukan itu dengan semau kalian."