Fat Girls

Fat Girls
Episode 07


Sementara Linda yang sengaja meninggalkan rumah tengah berada dijalan gabung bareng anak anak putus sekolah mengamen di lampu merah mengunakan botol bekas diisi pasir


" Cek,,,kecek,,,,kecek " suara botol bekas yang di isi pasir digoyang kekiri kekanan ditepuk di tangan kiri Linda


mengiringi Linda menyanyi ketika lampu merah menyala


Linda bernyanyi sambil menghampiri setiap pengendara yang berhenti ada yang sukarela memberi uang receh ada yang enggan merogoh kantong atau tas sekedar memberi sedikit buat makan


Berburu dengan waktu ketika lampu beralih ke hijau buru buru Linda menuju trotoar gabung kembali dengan teman - teman barunya


Teman yang baru Linda didapat ketika Linda tengah duduk di pinggir jalan sambil menangis


"Dapat berapa tadi" ucap Tiwi


"empat ribu " Linda menunjukan uang receh lima ratusan empat dan uang dua ribuan selembar


"lumayan saya cuma dapat seribu itu juga yang ngasih pas lampu hijau hampir nyala "menunjukan uang logam seribu rupiah pada linda


"kalau dapatnya seperti begini terus gimana saya bisa beli baju Tiwi udah hampir dua Minggu saya tidak ganti baju "


" kamu sih badannya kegedean coba badan kamu kecil kamu bisa pakai bajuku "


"mau gimana lagi wi sudah cetakannya kaya begini nga bisa nolak"


" apa cetakan "


"memang kamu tahu kalau kamu dibikinnya pake cetakan "


" Tauu" jawab Linda singkat


" kamu ada - ada saja Linda. ngamen lagi yuk tuh lampu merah hampir nyala" ajak Tiwi berjalan mendekati jalan raya


" tiwi kita ngamen di bis saja yu kali saja kalau ngamen di bis dapat uang nya banyakan," ucap linda menghampiri Tiwi yang sedan siapa siap mengamen lagi


" tapi kalau kita mau ngamen di bis harus pindah tempat nga bisa disini tuh kamu lihat ada bisa yang lewat nga rata rata disini mobil pribadi ,angkutan umum dan pengendara motor"


" kita coba wi "


melihat Tiwi yang mulai mengamen Linda mau tidak mau mengikuti Tiwi kembali mengamen


kembali Linda turun kejalan mendekati setiap pengendara menghampiri setiap pengendara


saat lampu hijau menyala Linda kembali meninggalkan jalan raya menuju trotoar


" gimana wi mau tidak"


" kalau saya mau saja yang jadi masalah kl mau ngamen di bis lumayan jaraknya "


" kita coba saja besok gimana "


"tapi kan alat buat mengamen kita begini apa ada yg mau ngasih "


" coba dulu Tiwi kita bahkan belum coba kamu sudah putus asa gitu"


" sudah besok kita coba "


" nah gitu dong,,,,,makan yu lapar " ajak Linda


" hari ini dapat berapa lin "


" lumayan lah ada buat makan"


" kalau alat musik yang kita pakai kaya orang - orang mungkin dapat uangnya lumayan kali Tiwi "


" aku punya dulu tape yang buat ngamen tapi dirumah kakakku"


" ambil saja wi kita coba buat ngamen di bis besok "


" nanti kl sudah pulang aku tanyain "


selesai mengisi perut Linda dan Tiwi kembali mengamen di lampu merah sesekali keduanya ketikan moodnya malas mengamen nongkrong bareng anak punk berjoged di pinggiran jalan bermain skateboard Linda yang terbilang masih pendatang baru tapi sudah mulai akrab dengan mereka bahkan tak malu ketika di suruh berjoged tawa renyah keluar dari teman - temanya ketika melihat Linda berjoged