
Malam kian larut pengunjung bertambah banyak terutama kawula muda dijadikan ajang nongkrong bareng teman temannya panggung hiburan sudah dimulai didendangkan
Linda yang dari tadi sudah gatel pengen naik ke panggung dengan pede mendatangi mc memberitahu kalau dia ingin menyumbangkan sebuah lagu mc pun memberikan kesempatan Linda bernyanyi para penonton mulai heboh melihat Linda di atas panggung
mengingat badan Linda yang gemuk berdiri di atas panggung kasak kusuk penonton mencibir Herlinda
Tiba saatnya musik bergema sorak Sorai penonton terperangah melihat Linda goyang menyanyikan lagu goyang dumang milik cita
musik mulai bergema syair demi syair didendangkan Linda menyanyi kan lagu goyang dumang begitu riang dan enerjik tak memperdulikan keadaan tubuhnya yang lumayan berat bergoyang ke kiri dan kemanan menggoyangkan badan tangannya setengah diangkat direntagkan pundaknya bergoyang mengikuti alunan musik bak cita citata berjoget penonton yang berada dibawah panggung terhibur melihat aksi kocak linda berjoged bak boneka Pampam Tampa rasa malu berjoged menghibur pengunjung pasar malam
sementara Astri yang berada tak jauh dari panggung menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan tertawa kecil menyaksikan temanya bergoyang lagu goyang dumang bak cita citata sesaat terkesima melihat temanya merasa terhibur dengan suara Linda yang lumayan merdu
Tepuk tangan penonton riuh
suuuuuuit suuuuuuit
Herlinda menuruni panggung berjalan menghampiri Astri
"Duh yang jadi artis panggung pasar malam" ledek Astri
prok prok
" apa sih Astri biasa aja" cibir Linda sambil mencubit pinggang Astri
" Aauw sakit " ucap Astri sambil memegang lengannya yang sebenarnya tidak sakit
" dapet saweran banyak kayanya" goda Astri
z
" saweran apaan nga ada"
" tadi bukanya ada yang nyawer"
" iih nga ada bener serius "ucap Linda sambil mengangkat tangannya
"tapi tadi kulihat cowok yang pakai baju kotak-kotak bukanya dia lambai lambaikan uang sambil joged ama kamu tadi"
"bukan uang itu mah kertas nih dia ngasih nomor hape" Linda menunjukkan kertas yang bertuliskan nomor hape
"ciie artis pasar malam baru manggung sekali sudah ada yang ngajak kenalan" lagi lagi Astri
"biarin artis pasar malam yang penting hobiku tersalurkan wek" Linda menjulurkan lidah
" Astri aku haus beliin aku es dong kata kamu mau traktir aku haus nih pengen disegerin nih tengorokan" ucap Linda sambil tangannya mengelus leher
" ya udah ayok kita cari tempat sekalian buat kita nongkrong " ajak Astri
" ya udah ayo segerakan" ajak Linda
keduanya pergi meninggalkan pangung hiburan menuju kedai minum yang lumayan tak jau dari tempatnya berdiri
" bang es teller dua yah satu pake alpukat satu jangan yang nga pake alpukat gulanya sedikit aja jangan terlalu manis bang sebab saya sudah manis kalau kemanisan ntar bisa diabetes bang" cibir Astri
" uweek" ucap Linda
"bang jatah alpukatnya Astri masukin kegelas saya aja bang" cicit Linda berbicara tanpa malu
"iiih apaan malu maluin aja kamu" ujar Astri
"biarin aja sih orang abangnya aja nga marah ko nga papa kan yah bang " ucap Linda panda penjual es teller
Sinabang penjual es cuma bisa senyum senyum doang liat kelauan angka sepuluh sambil tangannya sibuk membuat Es teller
" Asti kata kamu mau traktir aku makan masa es doang" ucap Linda
" iya nanti aku traktir makan , makan dirumahku " ucap astri
*
**
Bersambung