
Linda yang tengah terbuai merasakan ciuman yang di berikan fattan merasa ketagihan pengen lagi - lagi dan lagi tak pernah merasa puas ciuman Fattan begitu memabukkan dan candu buat linda
fattan yang sudah bergairah semakin melancarkan aksinya tangan kirinya mulai menjalar ke tubuh linda keduanya setengah berbaring di atas tanah tanpa alas sandal yang tadinya mereka pakai buat alas duduk sudah berpindah tempat dari posisinya berada
tangan fattan mulai bergerilya menjamah tubuh linda fattan yang menjamah tubuh Linda begitu empuk dan padat semakin menikmati bahkan yang paling sensitive pun sudah terjamah
Hinga Linda mengerang merasakan kenikmatan yang tiada Tara Linda terus mendesah kadang mendesis tidak bisa menahan gejolak dihatinya tubuhnya menginginkan lebih dari sekedar sentuhan sentuhan yang fattan berikan keduanya kini sudah berbaring di atas tanah dengan posisi Linda berada dibawah tubuh fattan
fattan yang berada di atas tubuh Linda merasa kan bak tidur di kasur yang sangat empuk sementara Linda yang berada dibawah merasakan sedikit sakit dengan batu kecil dan tanah tapi itu semua diabaikan olehnya bahkan tak membuat Linda sakit puncak kenikmatan yang diberikan fattan membuat kesakitan ya tidur diatas tanah tanpa alas hilang begitu saja
fattan terus melakukan aksinya mencium dan meraba badan sensitive Linda erangan dan ******* terus keluar dari mulut linda
" fattan aku sudah nga kuat "
Linda terus mendesah dan mendesis kenikmatan
dengan rakus fattan menciumi bibir Linda mengangkat keatas baju Linda diremasnya dua gundukan kenyal Linda yang ukuranya lebih besar dari telapak tangan nya semakin bergairah Linda ketika tangan fattan meremas dua bukit kembarnya
kedua insan yang sedang dimabuk cinta terus bercumbu dan bercinta tanpa mereka sadari ada yang ketiga menyelinap masuk diantara kedua insan tersebut yaitu setan
" boleh aku masukin"ucap fattan sambil terus menciumi Linda
ucap Linda sambil mencengkram rambut belakang fattan
" mungkin akan terasa sakit tapi cuma sebentar sesudahnya kamu akan merasa nikmat"
Linda mengangguk mengerti ucapan fattan tanpa disuruh Linda langsung membuka celana dan dalamnya fattan pun tidak mau ketinggalan mengikuti Linda membuka celananya kini keduanya setengah telanjang berada di bawah pohon besar
fattan kembali menciumi Linda dan meremas bagian sensitive linda Linda yang dari tadi sudah bergairah merasakan puncak kenikmatan fattan langsung melakukan aksinya
" aku masukin yah " bisik Fattan
fattan mulai memasukan senjatanya yang sudah mengeras mencari lubang suasana yang gelap membuat fattan kesusahan ketika senjatanya hendak menembus lubang dengan susah paya fattan berusaha tetap saja selalu meleset
Linda yang menyadari dengan cekatan memegang senjata fattan membatu mengarahkan ke lubang yang hendak dimasuki keduanya saling kerja sama membatu menembus agar lubang yang tertutup rapat bisa dimasuki senjata milik fattan dengan susah payah akhirnya senjata fattan berada tepat di lubang yang benar
" sudah lanjutkan aku pegangin biar tidak terlepas " ucap Linda sambil tangan kirinya memegangi senjata fattan untuk masuk
perlahan - lahan fattan menggoyangkan pinggulnya mendorong sedikit demi sedikit agar bisa masuk setengah kela sudah menjebol gawang Linda meringis menahan rasa sakit ketika fattan dengan keras menghentakkan tubuhnya sampai pada akhirnya usahanya berhasil menembus lubang menahan rasa sakit yang luar biasa Linda cuma bisa memejamkan mata