
ada sedikit penyesalan dihati Linda bil mengingat kejadian yang menyebabkan bekal nasi untuk ayahku sampai tertumpah aku yang ceroboh selalu meremehkan pekerjaan
ibuku memang tidak memarahi ku tetapi aku merasa bersalah dan tidak enak hati juga merasa kasihan kasihan ibuku sudah capek capek masak sia sia terbuang begitu saja kasiahan ayahku jadi tidak bisa memakan masakan ibuku
Aku berjalan melewati pintu belakang menuju lapangan yang ada dibelakang rumah,ku kulangkahkan kakiku menuju balai dibawah pohon kersen aku duduk di ayunan ku ayun tubuhku ke depan kebelakang tak perduli dahan pohon kersen yang hampir patah karena tak kuat menahan berat badan ku
Astri menghampiri Linda yang tengah duduk di ayunan
Astri iseng mendorong badan Herlinda yang berada di ayunan
"Astri,,,,,,Aakhh"teriak Linda
" nanti dahanya patah jangan kencang kencang" ucap Linda
"lagian nga nyadar sama badan kamu emang , ayunan buat anak kecil dinaikin gajah"ucap Astri
"sialan ,,,, kamu Astri ngapain kamu kesini"
" aku tadi kerumah kamu nga ada orang"
" kan ada ibu ku didalam "
" nga ada aepi"
" ko kamu tahu aku ada disini "
" tau lah astr gitu "
" sombong"
"ntar malam jalan yuk ada pasar malam dekat SMP tiga "
" males nga punya duit saya"
" sudah si jalan aja nanti aku traktir aku punya duit nih abang ku sudah gajian"ucap Lastri sambil menunjukan dua lembar uang seratus ribuan
"enak banget jadi kamu astri coba Abang ku kaya Abang kamu enak banget"
" ayo aku juga lagi bt dirumah dari tadi pengen main bingung main kemana ya sudah duduk aja disini di ayunan"
" itu ayunan bukan buat kamu "
aku pun pergi kerumah astri
aku dan Astri sama sama anak bungsu tapi bedanya Astri anak perempuan satu satu nya sedangkan aku ,aku punya Kaka perempuan ayahku lebih cenderung sayang pada kakak perempuanku sedang aku biar pun aku anak bungsu rasanya sama saja nga ada yang istimewa
" kita ngobrol dikamar aja lin" Astri mengajak Herlinda masuk ke kamar
" kamar kamu jadu enak banget Tri jadu bagus pengen punya kamar kaya gini kemarenkm kan kamar kamu belum kaya gini"ucap Linda sambil matanya melihat sekeliling kamar Astri
" abangku yang merubah semua hadiah ulang tahun kata abangku bagus kan Lin kamarku direnovasi begini kamu bisa nginep di sini"
" coba abangku kaya abng kamu enak banget Astri ". sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur milik Astri
" kamu nga usah pulang kerumah disini saja sampai. malam kan kita mau ke pasar malam nanti"
" pulang dulu lah masa aku ngga ganti baju bau lah Astri"sambil mencium bajunya
" kalau saja badan kamu seperti badanku aku pinjamin baju ku kamu nga usah repot-repot pulang"
" aku pulang saja sebentar kamu temenin aku yah kerumah"
" iya Ndut"
" Astri kamu jangan ganti ganti nama aku gitu aku ada namanya bukan ndut"
" iya Herlinda" ucap Astri
"Astri ada maknn nga dikamar kamu perutku tiba tiba lapar "
" aku nga pernah naruh makanannya dikamar diomelin sama Mama ku katanya jadi banyak semut emang kamu belum makan "
" belum tadi siang aku disuruh ibu ngaterin nasi ketempat ayahku nasinya tumpah"