
" kapan mau main"
"kapan yah " ucap Adit balik bertanya
Linda langsung menyebikan bibirnya
"aku jalan dulu yah kalau mau main kabari aja "menyalakan sepada motornya
" Linda buru - buru banget kita belum sempat ngobrol"
" ke rumahku aja kalau mau ngobrol aku tunggu " Linda menjalankan sepeda motornya meninggalkan parkiran rumah sakit
Adit cuma bisa melihat kepergian Linda sampai menghilang
satu Minggu setelah pertemuan ya dengan Linda dirumah sakit
Adit memberanikan diri menyambangi rumah Linda
kehadiran Adit disambut hangat oleh keluarga Linda bahkan hampir setiap hari setelah pulang kerja Adit selalu datang menemui Linda
kedekatannya dengan Linda lambat laun berjalan lancar walau mungkin belum tumbuh cinta diantara keduanya Adit sadar betul hubungannya dengan Linda masih di bilang tahap pendekatan belajar mengenal karakter satu sama lain kalau dibilang berpacaran pada kenyataanya Adit belum menyatakan rasa cintanya terhadap Linda perasaan nya terhadap Linda hanya rasa kagum pada Linda
wajah dan fisiknya walau Linda terlihat gemuk tapi bagi Adit Linda sangat manis dan mengemaskan
Adit sadar betul diantara mereka mungkin belum tumbuh benih -benih cinta mungkin seiring berjalanya waktu Cinta akan tumbuh diantara mereka karena sudah terbiasa bertemu dan saling mengenal satu sama lain seperti pepatah Jawa yang mengatakan witing tresno jalaran Soko kulino yang artinya cinta datang karena terbiasa
" mau jalan-jalan apa nongkrong di cafe tempat biasa"
" eemp ... enaknya sih nongkrong di cafe tapi aku pengen jalan-jalan lihat keramaian di kota"
" kita nongkrong di bunderan bagaimana di sana juga banyak pedagang kaki lima makanannya nga kalah enak dari di cafe yang biasa kita nongkrong "
Adit mengandeng tangan Linda menuju sepeda motornya memakaikan helm di kepala Linda
setelah siap keduanya melesat menuju pusat kota
Adit menarik tangan Linda agar tangan nya melingkarkan tangannya di pinggang
terasa berat ketika Linda menyandarkan kepalanya dipunggung nya senang karena orang yang dekat dengannya kini sudah mulai mencuri hatinya
menyunggingkan senyum di balik helm yang dikenakannya
sampai lah mereka di bundaran banyak pasangan muda mudi yang duduk di bundaran Adit memarkirkan motornya ditempat parkiran setelah terparkir adit mengandeng tangan Linda menuju gerai yang berjualan ketan susu
" ko kita kesini"
" kenapa kamu nga suka kalau nga suka kita bisa pindah cari tempat lain " ucap adit
"nga papa saya bukan tipe pemilih makanan apa aja saya suka"
"kita duduk di sini dulu menikmati bir pletok dan susu ketan kamu mau pesen apa disini banyak varian ada ketan selai durian, ada kue lopis .wedang ronde juga ada" ucap Adit menawarkan makana
" aku mau ketan susu saja kalau pakai selai durian aku tidak suka dengan bau durian kalau wedang ronde itu apa" ucap Linda penasaran
" wedang ronde itu minuman khas Jogjakarta enak untuk badan hangat -hangat karena terbuat dari rempah rempah pilihan kamu mau coba biar aku pesankan "
" iya boleh aku pengin coba bagaimana rasanya"
" enak kamu pasti ketagihan aku tinggal sebentar kamu duduk saja disini" ucap Adit meninggalkan Linda sendirian
Adit menghampiri penjual ketan susu setelah memesan Adit kembali menghampiri Linda yang tengah duduk sendiri bermain ponsel tak berapa lama pesanan mereka pun tiba