
Rombongan yang mengikuti pengrebekan berkumpul dibawah pohon beringin ada sekitar dua puluh pengendara motor tidak ada yang membawa senjata tajam kecuali bambu untuk berjaga - jaga
setelah diberi pengarahan oleh pihak berwajib rombongan berpencar dibagi masing masing kelompok lima orang
mengepung gudang tersebut salah satu kelompok ditugasi untuk mengecek kedalam terlebih dahulu untuk memastikan apakah situasinya aman atau tidak
berusaha masuk kedalam gudang setelah pintu bisa terbuka mulai mengecek kedalam ruangan ditelusuri tiap ruangan ternyata didalam ruangan tersebut kosong tidak ada tanda - tanda ada orang didalam
orang yang diperintahkan mengecek kedalam segera keluar melaporkan kepada atasannya
" lapor setelah dicek kedalam ternyata gudang tersebut kosong tidak ada orang sama sekali tanda - tanda bekas penyekapan juga tidak ditemukan laporan selesai"
" laporan diterima kembali ketempat"
"pa Agil anak buah saya sudah menyelidiki kedalam ternyata di dalam tidak ada siapa - siapa gudang tersebut kosong tidak ditemukan jejak bekas penyekapan
bisa pa Agil jelaskan dari mana bapa dapat informasi kalau putri bapa diculik dan disekap di gudang ini"
" saya dapat informasi kalau putri saya disekap di gudang ini dari dukun yang ada dikampung kramat"ucap Agil
" pa Agil lain kali kalau bapa mau melakukan pengrebekan bapa selidiki dahulu kebenaran nya jangan gegabah seperti begini
apalagi ini dukun yang ngomong " jangan mudah percaya" ucap petugas marah pada Agil
Agil yang sebelumnya sudah diperingatkan oleh putranya hanya bisa tertunduk malu ketika petugas memarahinya
Rombongan pergi satu persatu meninggalkan lokasi yang diduga tempat disekap nya Linda
Linda yang tengah menjalani aktifitasnya mengamen di lampu merah sedang ngobrol dengan teman temanya bercanda sesekali ketika lampu merah menyala teman- temanya menyuruh Linda berlenggak lenggok di zebra cross ketika lampu hijau menyala Linda buru buru menghampiri teman -temanya yang duduk tak jauh dari lampu merah setengah berlari Linda menghampiri teman -temannya
"siap -siap pegangan ada gajah lewat buminya takut goyang" ucap Samsul
" ada gempa ada gempa" celetuk Alfan tak mau kalah dengan samsul
Dum,,,, Dum,,,Dum
" apa sih Samsul ,,Alfan emang sy gajah" sambil jongkok mengatur nafasnya
" hahaha lagian kamu lucu Linda kalau lagi lari begini ni" ucap Tiwi memperagakan Linda berlari
" Tiwi " menarik rambut Tiwi di apit kepala Tiwi di ketiak Linda
" aaaaaahk Linda aku nga bis nafas"
"makanya kamu jangan ngatai aku gajah"
"iya iya lepasin " teriak Tiwi
Linda mengendurkan tangannya melepas Tiwi
" buset beneran di gempit gajah uhuk ,,uhuk" sambil batuk - batuk Tiwi mengatur nafasnya
"Tiwi" Linda kembali hendak meraih badan Tiwi tapi Tiwi keburu kabur aksi kejar kejaran pun berlanjut
" wooi Lindaau ngamen lagi apa tidak ayo "Alfan meneriaki Linda yang tengah mengejar Tiwi
Linda menghentikan larinya berbalik menghampiri Alfan
" Tiwi tunggu aku belum selesai sama kamu"
" siapa takut week" ucap Tiwi menjulurkan lidah dan menggoyangkan badan
"ayo Al mana costum kamu sini" mengambil kepala boneka Pampam berjalan menuju lampu merah Alfan mengikuti dibelakang Linda
bergoyang dengan lincah mengikuti alunan musik Hinga larut malam Linda mengais rezeki dilampu merah melupakan beban dihari melupakan keluarganya dirumah yg masih memikirkan nasibnya tanpa kabar beritanya
tambah like,komen dan vote biar semangat