Your Charm Makes Me Fall In Love

Your Charm Makes Me Fall In Love
14


D waktu bersama Ferdinand pulang ke apartemen nya, hanya ada Mery sedangkan ainsley berdandan memakai gaun yg sederhana itu permintaan Ferdinand


" mer mna ainsley , apa dia sudah siap"?


" nona sedang ganti baju "


" kamu ke atas bilang aku sudah menunggu di bawa" ?


" baik , pak"


Mery pun ke atas memberi tau kan ainsley bahwa tuanya sedang menunggu


ainsley turun menemui Ferdinand


" apa aku keliatan jelek " ? tanya ainsley


" tidak, apa kau sudah siap"


" yah"


" ok , ayo" Ferdinand beranjak pergi


" kau mau membawa ku kemn?"


Ferdinand tak menjawab melihat ainsley dan menggandeng nya membawa pergih


di perjalanan hanya diam tak bicara sudah sampai tujuan ainsley melongo dengan rumah besar bak istana .


penjaga pintu rumah membukakan pintu mobil Ferdinand mereka pun masuk, ainsley di buat kagum dengan isi rumah waw rumah ini tanpak luar biasa desain nya begitu unik rumah siapa yah ... apa ini rumah keluarga nya eueeh oh my God dia kan mengenalkan ku pada keluarga nya?


ainsley diam terpaku sibuk dengan pikiran nya ,Ferdinand mendahului menemui, keluarga nya tak lama ainsley mengikuti Ferdinand, bunda Annis ka parrisa dan ayah nya menyambut kedatangan, bunda sangat senang karna sudah beberapa bulan tak bertemu karna kerjaan , seringkali bunda nya meminta tuk tinggal bareng keluarga namun Ferdinand tidak mau ia ingin tinggal sendiri dekat kantor rumah dan kantor nya lumayan jauh ia ga mau di gesa gesa karna perjalanan nya


perkiraan bunda dan Kaka nya salah mereka bengong melihat ainsley bukan karna cantik juga kan tetapi Ferdinand membawa cewek asing ( bule)


yah mereka kaget aja yg mereka tau Ferdinand punya hubungan sama anak teman bisnis nya kali ini Ferdinand membuat keluarga nya terkejut membawa wanita asing kerumah kalo dia sudah membawa nya ke hadapan keluarga nya hubungan ni anak pasti tahap serius


Ferdinand memeluk bunda ayah dan Kaka nya, trus menggandeng tangan ainsley memperkenalkan nya


" bunda kenalkan ini ainsley "


" ainsley ini keluarga ku"


ainsley tersenyum mereka juga tersenyum


" bunda apa makanan sudah siap , aku... sudah lapar"dengan mimik manja


" sudah sayang , ayo kita makan bareng"


mereka berbarengan ke meja makan


selagi mereka makan di barengi ngobrol


" dinad apa dia wanita spesial mu" tanya sang ayah dlm bahasa Inggris


" Iyah"


" sejak kapan kalian punya hubungan?"


tanya sang bunda


" baru sebulan," jawab Ferdinand ainsley hanya diam ,ia memilih tuk diam ia takut salah dalam bicara


" kalian baru hubungan?" tanya sang ayah lagi


" kalian ketemu di mana" Kaka nya ikut nimbrung tak menyangka adik punya kekasih bule cantik lagi


" aku menyukai nya sejak kita ketemu di Prancis , bunda ayah aku membawa dia kesini ada hal yg ingin aku bicarakan dengan kalian , bahwa aku kan menikahi nya"


sang bunda tersedak Kaka nya memberi kan minum dan saling pandang


" aku serius , Minggu depan aku kan menikah"


" apa , ke putusan mu itu tepat" tanya sang ayah


" iya ayah , dalam keputusan ku aku ga main main "


ayah Ferdinand hanya bisa manggut2


" ok itu keputusanmu, sebagai ayah hanya bisa mendoakan semoga kalian bahagia"


" makasih yah"


" kalo bunda itu terserah kamu , jika itu keputusan mu yg bisa membuat mu bahagia ibu juga hanya bisa mendoakan semoga kalian bahagia dan menjalani keluarga sampai tua"


" Kaka juga"


ainsley merasa lega ternyata kluarga nya, menerima ia tanpa protes seperti nya mereka kluarga yg baik


selesai menikmati makan malam bunda mulai menyapa ainsley dan mengajak nya ngobrol bareng di taman sedangkan Ferdinand biasa ngobrol dengan sang ayah


" ainsley bunda belum mengenalmu Ferdinand orang nya ga banyak cerita soal pribadi nya malahan kamu wanita yg pertama Ferdinand bawa ke rumah, "


" oh yah bunda, kalo gitu salam kenal" ainsley tersenyum lalu memeluk nya dan Ka parrisa


" apa kamu bekerja"


" Iyah"


" apa pekerjaan mu"


" aku... pekerjaan ku memperagakan busana busana yg di rangcang oleh desainer2 di Prancis"


" waw kau seorang model?"


timpal ka parissa "


" Iyah"


" oh my God, hebat banget adiku dapet seorang model internasional"


" apa setelah jadi istri dari anaku ,kamu kan jadi seorang model" ainsley bingung mau jawab apa krna posisi dia sedang hamil


" aku ga tau itu terserah Ferdinand"


hanya itu yg di jawab ainsley


malahan Jawabab itu membuat bunda Annis menyukai nya


" apa kamu punya keluarga"


ainsley diam menunduk


" kenapa" tanya bunda


" aku sudah ga punya siapa2?"


" apa itu bener, kenapa dengan keluarga mu " ?


" ibuku meninggal waktu ku lahir dan ayah meninggal sejak aku umur lima belas ke celakaan waktu kerja "


bunda Annis memeluk ainsley merasa kasian


" mungkin kau di jodohkan dengan anakku oleh tuhan agar kau punyak keluarga dan mulai sekarang anggap bunda sebagai bunda mu "


" semuanya nya Anggap saja sebagai keluarga mu " sela ka parrisa


ainsley menangis bahagia


" sudah jangan menangis " hibur bunda Annis