
" kau mau minum"? tanya Ferdinand,
ainsley menggeleng ia masih meneliti ruangan apartemen.
Ferdinand melepaskan jas yg ia kenakan dan ia melonggarkan dasi nya ia begitu tanpak lelah
sekarang tempat ini kan jdi tempat tinggal ku entah sampai kapan aku akan tinggal
melihat muka ainsley cemberut Ferdinand penasaran
" kenapa"?
ainsley menggeleng
" kau lelah ? apa kau mau mandi "?
ainsley berfikir mungkin dengan mandi ia kan merasa rileks, ia mengangguk
" tapi bagaimana dengan bajuku"?
Ferdinand tersenyum , menggandeng tangan ainsley membawa ke kamar , ainsley melongo dengan tindakan nya.
kamar pribadi nya berada di lantai atas, apartemen ini di desain dua tingkat ruangan atas khusus ruangan pribadi nya, ada ruangan tempat pakaian aksesoris dirinya yg bermerek dan berkelas
Ferdinand membuka pintu membawa ainsley masuk, ini untuk sekian kali ia melongo menelan Slavina tajub dengan ruangan nya , fasilitas , desain yg ada di hotel Ritz yg menurut orang waw bagi dirinya tak seberapa yg ia punya
" apa ini kamar mu " ?
" yah ! , kau kan tidur di sini ! "
" dengan mu" ?
" yah "
" kita kan tidur satu kamar"?
Ferdinand memicingkan matanya berkerut dahi
" kenapa"?
" ga " ainsley terpaksa senyum
" ga ada guna nya kau menolak setiap saat kau kan ada di samping ku bukan cuman itu saja aku harus berada di samping mu jaga-jaga kau mau sesuatu krna orang hamil kn meminta sesuatu yg aneh-aneh "
" apa magsud mu.... kau akan menikahi ku"?
Ferdinand tak menjawab dia memegang kedua lengan ainsley mencolek idung mancung nya
" mandilah sanaah aku kan tunggu di bawah eummhh apa kau mau aku mandikan?"
" tidak tidak , aku mandi sendiri"
Ferdinand tersenyum ,
" sana kamu keluar "
selesai semedi di kamar mandi ia kan keruangan ganti baju , di ruangan tersebut sudah tersedia baju wanita dan perlengkapan nya, ainsley begitu terkejut banyak sekali baju untuk nya ia milah Milah dri baju aksesori perhiasan sepatu tak ketinggalan dari dompet ke tas yg berbagai merek terkenal berjejer dan baju baju itu sesuai dengan tubuhnya ukuran sendal sepatu juga pas
Ahir nya begitu lama ia menikmati ruangan tersebut ia mekai baju santai hanya mekai kaos Ferdinand yg kegedean bagi tubuh indah nya, bercelana pendek memperlihat kan kaki indah nya, ia nyaman dengan penampilan seperti itu , rambut di ikat gulung, bersandal motif kelinci
ia turun ke bawah menemui Ferdinand. sedangkan Ferdinand di ruangan santai meski ada di rumah ia tak luput dari kerjaan di dekat nya slalu ada leptop tuk mengecek kerjasama di luar negri maupun dalam negeri merasa ada yg mendekati ia menoleh melihat ainsley berpenampilan begitu ia menelan Slavina bagai mana pun ia pria normal.
ainsley duduk di dekatnya makin ia merasa salah tingkah
" kenapa kau berpenampilan seperti itu,dan kenapa kamu memakai baju ku"
ainsley melihat dirinya
" aku... nyaman seperti ini , di lemari ga ada baju kaos cuman ada di lemari mu , aku suka memakai kaos mungkin sering kali aku memakai baju yg begitu aneh aneh, kamu tau,? hingga aku harus bertahan ketika aku harus memakai nya. apalagi di kepalaku sering kali ditaruh segala sesuatu, "
Ferdinand mengerti apa yg di ucapkan ainsley yah., begitu lah menjadi seorang model harus rela tubuh nya di atur oleh desainer yg berinspirasi dengan ide ide nya memamerkan karya nya
" apa kamu mau sesuatu " tanya Ferdinand
ainsley menggeleng
" yg aku mau adalah pertanyaan "
" apa yg kamu tanyakan"
" banyak hal tentang mu eummmh kita belum saling mengenal "
" ok "
Ferdinand msih saja fokus ke leptop nya
" tidak kah kamu menunda sementara pekerjaan mu , kita bicara secara serius "
Ferdinand menaro leptop nya melihat ke arah ainsley , ainsley tersenyum
" apa yg kamu pertanyakan "?
" eummh apa yg kamu lakukan terhadap ku "?
Ferdinand heran
" magsudku apa kamu kan menikahi ku"?
" iya , aku kan menikahi mu "
ainsley terdiam
" kenapa"? tanya Ferdinand
" aku sedikit kaget , tak percaya bahwa aku kan jdi seorang istri padahal kita belum mengenal lebih jauh "
" kita kenal atau tidak kau tetap kan jdi istriku mungkin kamu adalah wanita yg di takdirkan untuku dan tuhan mempertemukan kita secara seperti ini"