Not as Beautiful as Dreams

Not as Beautiful as Dreams
6


Rasanya seperti dipermainkan... sudah hampir seharian penuh aku tidak mendapat balasan... bahkan sekarang sudah hampir jam 5 sore... dia kira aku tidak tau apa?!! Bahwa aku selalu memperhatikan akun sosmednya ini.. dia sebenarnya selalu aktif.. akan tetapi dia tidak kunjung membalas chatku... dan aku juga bersikukuh tidak akan ngechat dia lagi...


18.00 "kak aku temennya amanda" (telah dibaca).


tanganku ternyata terlalu lemah untuk menahan rasa kesal ini.


"Nama?"..


Aaaarrggghhhh.. setelah sekian lama baru dibalas... kesaaalllllnnyyaaaaaa


Ini cowok apa apaan siihhh.. aku udah ngechat dia dari pagi .... dari pagiiii.... hingga sampai sore tidak ada sedikit pun mendapat balasan.. dan kemudian setelah aku menyebut nama amanda dalam hitungan detik chatku sudah di baca dan mendapatkan balasan rasa kesalku tidak dapat diungkapkan dengan kata kata lagi.. ingin sekali aku memakinya mengatakan kata kata mutiara padanya.. kalau buka karena paras dan keadaannya aku pasti sudah melakukannya dan pergi meninggalkannya... tapi niat itu ku urungkan.. dengan sangat kesal tapi masih dalam kendali.. aku berusaha se sopan mungkin membalas chat dari kak William.


"Kaylie kak"


(Hanya dibaca)


Gggrrrrr.. ingin sekali ku cakar orang ini


"Kak.. aku mau tanya"


(Hanya dibaca)


Brengs*k huffttt


"Kak aku mau ikut anggota OSIS.. itu .. syarat untuk diterima menjadi anggota apa kak??"(Dibaca)


"nanti akan ada.. kamu tertarik?"


Akhirrnyyaaa.. ditanya juga ... aghh... senangnya.. hehe..


" iya kak.. dan mau tanya juga... kakak anggota ekskul semi model ya?"


"Ya"


"Apakah menyenangkan??"


"Ya"


"Kualifikasi yang di perlukan untuk ikut ekskul itu apa kak?"


"Tanya sama temenmu!"


"Ee.. itu...mak.. maksudku adalah minimal tinggi badan untuk bisa mengikuti ekskul itu berapa kak?"


"Apa?"


"Maksudnya??"


(Hanya dibaca)


Aarrrrgggghhhhhhhhhhhh... dasaaarrrrrr cowookkk baaattuuu... brengs*kkkk... sok kereeeeenn... sookk tampaaannn... gilaaaaaa... dan lagi ... bikin aku menjadi sangat kesal dan jlnaik darah..


"Maaf kak.. maksudku untuk perempuan"


"165"


"😅oo.. kalau laki laki??"


"175"


"Waahh.. tinggi sekali.. kalo kaka?"


(Kadang mengetik... kadang tidak)


Lama sekali.. apa sesusah itu apa menjawab pertanyaanku.. huhh...


"180"


"Waah.. kakak tinggi ya"


(Hanya dibaca)


💢💢


Dengan balasanku itu.. berakhir pula chatku dengan kak William...


Lagi.. aku di buat kesal dan marah... rasanya aku sangat menyesal... harga diri dan martabatku hilang seketika hanya untuk mendapat balasannya😭... aku harus sangat bersabar menghadapinya...


Yups... itulah chat pertamaku dengan kak William.. meski begitu aku tak pernah menyerah hingga akhirnya kami jadi lebih akrab... bukan cuman sekedar chat ... tapi sekarang sudah menjadi chattingan.. bedanya apa ya? Ah.. ya sudahlah masa bodo setidaknya itu lebih baik dari pada yang waktu itu...


Bedanya apa? bedanya adalah.. waktu itu dia tidak mau bertanya dan hanya membalas singkat... sekarang...


"Kak!!"


"Ada apa??!! langsung tanyakan semuanya jangan satu persatu supaya cepat selesai".


Benar bukan.. sekarang kak William sudah mau bertanya dan membalas dengan panjang chatku..


*tempat William.. sebelum dia menjadi seperti itu..


Saat William berganti baju....


Apa apan ini??!!!


Saat William hendak olahraga


William pun membalasnya


"Ada apa?"


"Kak begini. . . . ."


Apa apaan gadis ini.. aku tidak bisa melakukan apa apa jika dia terus mengangguku seperti ini.. inginnya ku blokir dia.. tapi nanti Amanda akan marah.. bersabar saja.. sabar.. sabar..


Ahh.. senangnya.. aku selalu mendapat balasan dari kak William..


"Beberapa hari lagi akan diadakan acara olahraga sekolah... Kay kamu bakal ikut yang mana??". Tanya Amanda setelah membaca poster yang ditempel dipapan pengumuman. "Mmm.. aku ikut apa ya.. (sambil berfikir)basket?? hduh .. aku bisa sih cuman malu tinggi badanku gak sesuai.. Voli??aku gak bisa percuma.. kayaknya aku ikut yang beregu saja..(menunjuk) yup.. aku ingin ikut lomba tarik tambang saja". "Ha?!.. kamu yakin??". "Hei.. jangan remehkan tenagaku.. meski aku pendek tapi tenagaku tidak kecil(bangga)". "Emmhh(mengingat) kaylie ini meski badanya kecil... waktu itu dia entah tanpa sengaja atau tidak membuat bekas di meja besinya salah satu cowok dari golongan kelas C karena menggodanya saat membantu guru menyerahkan tugas pada mereka... yah meski waktu itu kaylie tidak marah dan tetap ramah juga selalu tersenyum ... akan tetapi tenaganya saat mencengkam meja hingga membekas itu.. gawatt.. bikin ngeri.. haduh malah merinding lagi.. benar memang lebih baik begitu.. hehe". "Okeehh.. waktunya aku memuaskan mataku dulu.. mataku haus akan pemandangan yang menyegarkan". "Silahkan..(memberikan jalan)"


Aku pun berjalan meninggalkan Amanda dan mencari kak William...


Memang sih banyak cowok yang bisa menyegarkan mataku di sekolah ini.. hanya saja.. mereka tidak pernah bisa memuaskan mataku dan juga tidak bisa selalu membuat mataku haus... sehaus ingin melihat kak William..


Dia berbeda.. dia paling penyegarkan,memuaskan dan bikin haus diantara semua orang yang pernah ku temui...


Tak perlu waktu lama.. akhirnya aku pun menemukan kak william...


Tanpa hambatan akupun mengarah kesana.. dan tepat saat aku membuka mulut.. "Kak Wil . . ." ."Kaylieku sayang mau kemana??" . Bertemu lagi dengan pengganggu terbesarku ".. ku mohon justin.. permisi aku harus segera kesana secepat mungkin... aku mohon lepaskan aku.. ya.. (berusaha melepaskan genggaman tangan justin) ". "Kaylie.. bukankah itu tidak sopan dimana pang. . . .". "Aku mohon kak justin aku harus segera.. segera pergi.. sebelum terlambat.. gila cowok ini". "Awwh(melepaskan secara spontan dan mengipaskan tangan) kaylie tunggu!!".


Huh.. aku tidak ada waktu untuk cowok seperti dia.. bikin kesel aja.. aku sudah memohon untuk di lepaskan masih saja.. baru tau rasa kau akibat membuatku geram.. kena gigitku juga kan akhirnya... akupun berlari mencari keberadaan kak william yang menghilang dari pandanganku..


huufft... aku kehilangan dia lagi.. ini semua gara gara orang stres tadi...


Aku pun berjalan kembali kearah kelasku dengan wajah lesu... aku sudah berusaha mengejarnya tapi karena orang itu.. "hei.. bukankah kamu yang waktu itu di tarik justin??". Aku pun sadar dari lamunanku dan melihat kearah orang yang bicara padaku.. "em??maaf?? Siapa??". "Aku temannya justin yang waktu itu menyapa justin dan yang menyebabkan kamu tertubruk badannya." "Ooh.. iya.. aku ingat .. maafkan aku sempat lupa.. juga itu bukan salah kakak kok". Jawabku halus.. "waah.. kamu sangat sopan ya... padahal baru bicara sudah menggunakan panggilan kakak... perkenalkan namaku Albert.. kamu kaylie kan?". "Ah.. terima kasih kak..bukan apa apa.. bukankah itu sudah wajar jika aku memanggil senior dengan sebutan kakak.. itu(menunjuk lambang)". "Boleh aku bertanya sesuatu??". "Boleh .. silahkan kak". "Kamu ceweknya justin ya??". "Uhhkhuk.. ha?!!bukan kak .. aku bukan cewek dari cowok itu..mohon jangan salah paham." ."ah.. syukurlah.. lalu kenapa dia terlihat menarikmu .. dia tidak pernah melakukakn itu pada cewek lain.. dan biasa para ceweklah yang lengket padanya.. tapi padamu.. malah sebaliknya.. puft(tertawa kecil).." "aku juga tidak tau tiba tiba dia menarikku.. baiklah... aku beritahu pada kak Albert... aku kenal dia dari kecil kak.. ayahnya adalah teman papahku.. jadi jangan salah paham lagi ya kak.. oo iya.. kakak temannya monica ya??kakak kan yang kemarin dirangkul monica?".. "Ee.. itu kenapa kamu bisa berfikiran begitu??". "Itu karena tidak mungkin monica akan merangkul leher cowok jika dia bukan temannya..". "Hehe.. masuk akal juga.. iya .. kamu mau kemana??". "Aku?? Oo.. aku mau pergi ke kelas kak.. aku duluan kak.. permisi". "Baiklah.. dah..". Akupun melambaikan tangan untuk membalasnya...


ditengah perjalan menuju kelas..


bbrraaakkk... buku buku dan lembaran lembaran kertas berserakan kesana kemana...


"apa sih yang menimpaku.. padahal jelas jelas tadi tidak ada orang di depan...(berguman)... " aahh.. maafkan aku.. aku tak sengaja(melihat kearah orangnya).. kak . . . ."