
"ih sebel ... Kenapa sih pak taehyung harus makan di kantin segala. Mau tebar pesona gitu sama karyawan wanita yang ada disana..? Huff ini kenapa juga aku marah marah ngak jelas. " ucap april
April duduk di kursi kerjanya dan meletakkan kepala di meja sambil merenungkan sesuatu, entah apa yang ia pikirkan sekarang
Tiba tiba yuri datang menghampiri april
"hayo ngapain tuh muka cemberut gitu..?" godanya
"ngak mbak, mungkin karena aku lagi pms aja jadi agak sensitif"
"oh ya..? Serius nih ngak berhubungan dengan pak taehyung"
"ah mbak ini bercanda terus deh. Ngak lah mbak ngapain juga aku bad mood gara gara beliau"
" yasudah deh kalau tidak mau jujur dengan perasaan sendiri, saran mbak sih jangan terlalu tertutup dengan hatimu pril. Biarkan seiring berjalannya waktu semuanya akan berubah dengan sendirinya. "
"aku tambah pusing mbak, memikirkan itu semua. Sudahlah mbak aku ngak mau terlalu berharap nanti ujung2 nya sakit hati . Lebih baik aku jalani hidupku seperti ini saja , daripada mencari kesusahan. Hidupku sudah terlalu sulit dari dulu "
"maafin mbak ya pril suka godain kamu terus, maaf kalau mbak suka jodohin kamu sama pak taehyung. Tapi, jujur saja mbak juga ngak tau kenapa mbak begini"
"sudah mbak gapapa, lebih baik sekarang kita mulai bekerja lagi agar kerja kita cepat selesai dan segera bisa pulang "
"baiklah.."
"Saya sudah mendapatkan informasi tentang perempuan itu pak" ucap sekertaris jin
"baiklah, kamu bisa kembali ke mejamu"
Sekertarisnya itu keluar dari ruangan jin setelah menyelesaikan tugasnya.
Jin mulai membaca satu persatu tulisan tersebut.
"oh dia pandai memasak dan suka anak kecil ternyata" ucap jin sambil membaca
Saat membaca tentang keluarga april jin sempat terkejut dan mulai mengingat sesuatu.
"MIN STYLE CORPORATION..? Sepertinya aku pernah mendengar tentang perusahaan ini sebelumnya. "
Jin menelpon sekertarisnya dan menanyakan hal yang mengangu pikirannya
"apakah kamu tau MIN STYLE CORPORATION..?"
"perusahaan itu bergerak di bidang fashion dan beberapa brand ternama pak. Perusahaan ini juga bisa dibilang perusahaan yang cukup besar dan maju Namun, kalau disandingkan dengan perusahaan Kim masih jauh berbeda. Ceo nya sekarang bernama MIN YONGGI anak pertama dari keluarga tersebut. Umm, kalau tidak salah ingat dulu saya pernah mendengar dari ayah saya saat menjadi karyawana kakek anda, kalau perusahaan itu dulu pernah menjadi rival perusahaan Kim. Tapi setelah beberapa tahun kemudian saya sudah tidak mendengar lagi tentang konflik perusahaan"
"oh begitu, terima kasih atas infonya"
Jin menutup telpon itu
"pantas saja aku tak asing dengan nama perusahaan itu. Ternyata, itu adalah rival perusahaan kim yang kakek ceritakan dulu. Aku tidak menyangka kalau anak mereka bisa masuk ke perusahaan kim. Apa jangan jangan dia adalah mata mata di perusahaan kim..?" ucap jin dengan sedikit menduga duga
Malam harinya ~
Jin memutuskan untuk pergi ke kantor kim group corporation 2 untuk mencoba menanyakan tentang alasan april bekerja di sana. Dan Ia menunggu april di mobil
"ngak susah sih ren, mungkin tinggal sedikit saja "jawab april ke siren
" syukurlah, memangnya kapan project itu dilaksanakan "
"mungkin 2 atau 4 hari lagi "
Siren mengangukkan kepala paham.
Tiba tiba saat mereka berjalan ada segerombolan bodyguard beserta sekertaris jin yang menghampiri mereka berdua.
"ada apa ya..?"
"pak soekjin ingin bertemu dengan anda malam ini " jelasnya
"ha..? Bertemu dengan saya..? Apakah anda tidak salah"
"tidak nona, ini perintah langsung dari beliau. Silahkan nona menuju ke mobil , pak soekjin sudah menunggu anda disana"
"tapi saya..."
"sudah pril kamu temui saja dulu, siapa tau itu hal yang penting" ucap siren
"tapi kamu gapapa pulang sendiri..?"
"iya gapapa kok, lagian kan aku udah terbiasa pulang sendiri "
"yasudah kalau begitu"
"mari nona" ajaknya
April berjalan ke arah mobil soekjin , ia segera masuk dan duduk di sebelahnya . Sebenarnya ia masih bingung kenapa ia harus bertemu dengan soekjin malam ini. Apakah itu ada kaitannya dengan pekerjaan
"maaf pak ada keperluan apa bapak menemui saya" tanya april
"saya hanya ingin jujur siapa kamu sebenarnya"
"saya april pak"
"iya saya tau, apakah kamu mencoba menutup nutupi hal besar dari kami semua..?"
"maksud bapak apa ya, saya kok jadi bingung sekarang"
"apakah kamu anak dari keluarga MIN..?"
"kenapa bapak bisa tau..?"
"jadi, kecurigaan saya selama ini benar. Alasan kamu masuk ke perusahaan kim adalah menjadi mata mata "
"ha.. ? Mata mata..?"
"kedua perusahaan ini adalah rival dan saya yakin banget kalau kamu pasti ingin memata matai perusahaan kami demi kepentingan perusahaan kalian"
"maaf pak anda salah sangka sama saya. Saya bukan mata mata . Saya hanya ingin bekerja dan mendapatkan pengalaman untuk masa depan saya pak"
"apakah saya bisa mempercayaimu..? Lebih baik kamu mengundurkan diri dari perusahaan kami. Sebelum kedok mu terbongkar lebih jauh lagi "
"tapi sumpah demi apa pun pak saya bukan seorang mata mata. Saya bekerja di sini karena , perusahaan ini menjadi pilihan saya . "
"kenapa kamu memilih bekerja disini padahal keluargamu juga punya sebuah perusahaan . "
"karena saya ingin menunjukkan kepada ibu saya kalau saya juga bisa sukses dan bisa membanggakan beliau pak, saya mohon jangan pecat saya pak. Saya tidak menggunakan nama marga saya karena, saya tidak ingin semua orang tau siapa saya. Saya ingin berdiri sendiri dengan usaha saya. "
"saya akan memberimu 1 kesempatan. Apabila suatu saat kamu melakukan kecurangan atau kesalahan maaf saya harus memecatmu."
"baik, pak saya akan ingat terus pesan bapak. Saya akan mencoba yang terbaik"
"kenapa aku percaya dan aku memberikan dia kesempatan. Padahal bisa saja aku langsung memecatnya . Kenapa dengan diriku ini..?" batin seokjin
Bersambung~~