True Story "SMK"

True Story "SMK"
Makrab 2


Aku melihat Dila berjalan sendiri menuju luar Villa.


Akupun mengikuti Dila.


Dila berhenti tak jauh dari Villa.


Aku pikir dia sendirian.


Langkahku terhenti ketika melihat Mobil mewah berhenti di dekat Dila.Seorang Laki-laki tua turun dari mobil membawakan sesuatu.


Dila terlihat Senang.


"Mungkin ayah Dila" pikirku dalam hati.


Tiba-tiba ada hembusan nafas di belakang telingaku yang membuat badanku merinding .


"Ngapain mbak" tanya seseorang yang enggak lain enggak bukan adalah Yogi ketua kelasku.


"😰Uh ngapain Sih bikin kaget aja" tanyaku kaget sambil memukul bahu Yogi.


"😖auuu sakittt oii.." rintih Yogi.


"😖salah sendiri bikin orang kaget aja..aku pikir ..ah sudahlah.. "ucapku kesal.


"😏Kamu pikir hantu? Di sini kan memang banyak yang seperti itu.. tuh 👉di sana ada banyak" "ucap Yogi sambil menunjuk ke arah batu yang enggak jauh dari Villa.


"😰jangan bercanda deh" kataku sambil menarik jaket Yogi.


"😊enggak bercanda kok.Emang ada .Tuh liatin kamu" ..sambung Yogi dengan senyum nyebelin.


"😓apaaan sih ?!!!!" Ucapku yang semakin menarik jaket Yogi dan sembunyi di belakang Yogi.


"😏Mau tau enggak sosok yang paling mengerikan?? " tanya Yogi merangkulku.


"😓enggak mau tau" jawabku menutup mata.


"☺️👉tuh Sosok paling mengerikan." Yogi menunjuk Ke Arah Dila.


"Eh???😳 "aku pun langsung melihat ke arah Dila.


"😊iyakan sangat mengerikan!! "tambah Yogi .


"🙁kamu ngomong apa sih .Itu kan Dila teman kita. "ucapku bingung.


"🙁teman kita?? Aku enggak kenal tuh sama sosok begitu" saut Yogi yang ingin berlalu pergi.


Akupun mengejar yogi dan menarik lengannya.


"😖Sebenarnya ada apa sih?? Kok kayaknya kamu enggak suka banget sama Dila.Temen-temen di kelas juga" tanyaku penasaran.


"☺️Bukannya kalian dekat.Harusnya kamu yang lebih tau donk" ucap Yogi.


"😫aku enggak tau. " jawabku bingung.


"😕Hmmm,,😞pokoknya hati-hati aja jangan sampai ikut-ikutan seperti itu" ucap Yogi.


"😖seperti itu seperti apa.Aku benar-benar enggak ngerti" tanyaku semakin penasaran.


Tiba-tiba Yogi merangkulku.


Mengajakku kembali ke Villa.


"**Kamu enggak mau kasih tau aku? "**Tanyaku pelan.


"**Kamu kan udah lihat sendiri kok masih pake tanya sih! Seriusan kamu tuh polos apa ****! "**Jawab Yogi.


"Iya aku **** ,,puas!!! " jawab kesal.


"haha😌**bener-bener deh. "**Ucap Yogi sambil mengelus kepalaku.


Kami pun sampai di halaman Villa.


Teman-Teman cowok meneriaki kami.


"Waah gue cariin malah pacaran!!" Ucap salah satu murid cowok .


"Kalian pacaran ya??" Tanya temen cowok lainnya.


"Amin" jawab Yogi.


Di sana juga ada Kak Rangga .Dia melihat ke arahku.Bola mata kami bertemu.


Akupun baru sadar Dari tadi Yogi merangkulku.Aku langsung melepas tangan Yogi.


"Apaan sih kami enggak pacaran" ucapku kesal dan berlalu masuk Villa.


Murid cowok masih menggodaku .Kak Rangga Mengalihkan pandangannya.


"Smoga enggak salah paham " ucapku dalam hati.


Akupun kembali ke Kamarku.


"Oiiii darimana gue cari juga" tanya Rara .


"Ra..Aku mau tanya ..Sini deh" kataku sambil bisik-bisik.


"Apa sih? "Tanya rara.


"**Kamu pasti tau kan.Dila?. "**Tanyaku lagi.


"Aduh jangan ngomongin orang itu deh.Iuh amit-amit" saut Rara kesal.


"Aku beneran enggak tau makanya aku tanya kamu.Tadi Aku udah tanya Yogi.Yogi juga enggak mau kasih tau." Sambungku .


"**Lu tuh beneran enggak tau kalo Si itu simpenan om-om?Jual badannya ke bapak-bapak gitu?? "**Jawab Rara dengan nada kesal.


"😳serius???" Ucapku kaget.


"**Lima rius" bahkan Cowok-cowok di kelas kita tuh digodain Semua.Begonya para cowok-cowok mau.Kecuali Yogil-gil itu" ! "**ucap Rara yakin.


Aku benar-benar tidak mengerti.


Padahal Dila itu tidak seperti kelihatannya.


Apa memang aku yang terlalu polos.


Setelah mandi sore kami bersiap-siap beribadah sholat magrib.Lalu makan malam.


Setelah itu berkumpul di halaman untuk menyalakan Api uNggun.


Dila menghampiriku .


"Hei aku cariin lho" ucap Dila menarik tanganku.


"😓aku tadi juga nyariin kamu" jawabku.


"nanti duduk di sebelahku ya.Temen kamarku enggak asyik" pinta Dila sambil tersenyum manis.


"Eh ...ok deh" jawabku dengan ragu.


Aneh kalo aku tiba-tiba menjauhinya.


Malampun tiba.


Kami berkumpul mengelilingi api unggun.


Kepala Sekolah memberi sambutan.


Lalu Anggota Osis mengajak kami bermain.


Kami kelas 1 dan 2 duduk mengelilingi api unggun.Sedangkan kelas 3 di Aula bersama Guru pendamping.kecuali anggota Osis.


Kak Priska (ketua Osis) mulai memberi kami perintah.


Setiap kelas harus menampilkan sesuatu.


Contoh :membaca puisi..Bernyanyi..Ngdance ato Apa saja yang bisa menghibur..


Kami mulai bergerombolan.


Kebetulan Teman kami ada yang membawa Gitar.


Kamipun sepakat bernyanyi sama-sama.


Lagi yang akan kami bawakan adalah......


"balonku ada lima" 😂


Kami mulai berbisik-bisik.


Akhrinya kami tampil ..


Bola mataku mencari kak Rangga.


Tapi tidak terlihat karena gelap.


Kami mulai bernyanyi diiringi petikan gitar.Dan benar.Semua tertawa.


Lagi-lagi Yogi merangkulku seenaknya.


Aku pun meninju perutnya dengan siku ku.


Setelah selesai Kamipun kembali ketempat duduk kami.


giliran kelas lain yang menampilkan pertunjukan.


Dari kelas 2.


Di wakilkan 1 Murid cewek .Dan Dia bernyanyi .


Suaranya bagus banget.Semua terpesona.


"Dia tasya kan.. dari kelas 2-b kan? " bisik-bisik teman sekelasku.


"Cantik ya..Katanya dia pernah ikut audisi Pencarian bakat bernyanyi tuh lho" saut yang lain.


Akupun terpesona.


Dan tiba-tiba mataku melotot tak percaya.


Cewek itu menarik tangan Kak Rangga .


"☺️Kita beri tepuk tangan yuk ..bentar lagi wakil Osis kita bakal dapet SIM lho" ucap Tasya.


"😕**Apaan sih?!**"Bisik kak rangga.


Semua murid mulai heboh.


"Wah bentar lagi 17thn ya" ucap murid lain.


Oh jadi bentar lagi kak Rangga ulangtahun yang ke 17.


Akupun cuma bisa melihat ka Rangga dari jauh.


Pasti kak rangga tidak bisa melihatku dari sini.


"Wah kayaknya kamu sama Mas Rangga deket ya." Tanya kak Priska menggoda.


"😊maunya sih gitu kak" jawab Tasya.


"Hmmcoba kita tanya Wakil Osis kita ya.Mas e udah punya pacar? " Goda kak Priska.


**"lho kok jadi gue sih.."**ucap kak rangga mundur.


Aku fokus melihat kak Rangga.


"Ya kali ada yang pengen nanya tapi takut ..Iya gag gess" kata kak Priska bertanya ke murid lain.


"Iyaaaa kak lanjutkan" teriak murid cewek-cewek


**"Dia itu enggak suka cewek cin.Dia cuma suka akyu...."**saut kak Kevin menggoda.


Semua tertawa.


"Eh betulan lho .Ya kan ngga😘??" Tanya Kak kevin menggoda


"yoi " 😌" jawab kak rangga .


OMG OMG OMG" teriak para cewek2.


"Iuh kalian ya " saut kak Priska.


Aku pun menggigit bibirku .Ingin tertawa tapi banyak orang.


Dila menggandeng lenganku.


**Cieee ehem "**goda Dila.


"Hussstttt🤫"pintaku pelan.


Setelah itu.


Malam semakin larut.kami para cewek kembali ke kamar.


Para cowok masih berkumpul di halaman.


Anggota Osis cowok duduk di Ruang tengah.


Merekaa Menonton Tv.


Ada juga yang tidur sedangkan yang lain ramai bercanda.


Aku dikamar melihat ponselku.


Tidak ada sinyal.😑😑😑..


Padahal pengen dapat chat dari kak rangga.