
Malam Hari pun Kak Rangga mengirim pesan padaku.
Mengucapkan salam seperti biasa.
Aku menggigit bibirku menahan senyum .
Senang rasanya.
Pagi haripun tiba.
Mama mengantarku seperti biasa.
Mama penasaran ingin melihat kak Rangga lagi.
Akupun menyuruh mama segera pulang😑.
Tak lama Dila pun datang.Kali ini dia diantar mobil yang berbeda.
"Pagi Risa!" -sapa Dila.
"Pagi La" - jawabku pelan.
" kamu cantik banget hari ini🤔" - ucap Dila mengamati penampilanku.
"Apaan sih.." ?? - jawabku malu.
"Beneran ..Ya meskipun sebelumnya juga cantik sih☺️tapi hari kelihatan cantik banget" -ucap Dila merangkul lenganku.
"Hei jangan bikin malu dunk" -ucapku.
"Hehe..Oh ya Gimana Kak Rangga??apa masih chat kamu" ?? -tanya Dila penasaran.
"Eh..kak rangga??" -tanyaku kaget..Aku tidak bisa cerita ..
"Hei kok diem?? " -tanya Dila melambaikan tangannya.
"Ah..mmm..enggak kok..Kak rangga Enggak chat lagi" - jawabku bohong.
" oh gitu..Jangan-jangan kak Rangga cuma iseng aja ya sama kamu.." -ucap Dila melepas lenganku.
Dari cara dia berbicara aku tau ada sesuatu.
Apa mungkin Dila??
Ah Kalo benar begitu bagaimana??
Di Kelas.
Dila asyik melihat ponselnya.
"Ponsel baru ya" -tanyaku .
"Eh..iya .Sini foto yuk" - ajak Dila.
"Ok " -jawabku.
Maaf ya La..Aku tidak bermaksud membohongimu soal Kak Rangga.
Aku hanya penasaran apa yang ada dipikiranmu. aku Takut kamu juga menyukai kak Rangga.
Nanti aku pasti bakal cerita yang sebenarnya. (Pikiranku)
Tak lama Bel berbunyi.
Guru Jurusan kamipun masuk.
Kami memberi salam .
Guru Jurusan mengajak kami ke ruang praktek.
Di sana Ada MiniHotel tempat kami praktek kejurusan .
Hari ini kami belajar menjadi receptionist .
Ternyata tidak mudah .
Di jam yang sama rombongan kelas kak Rangga melewati ruangan kami.
Kelas Kak Rangga juga ada pelajaran jurusan di bagian miniBar yang tidak jauh dari Ruanganku.
Akupun melirik kak Rangga yang berjalan bersama rombongannya.
Kak Rangga tidak menoleh.
Akupun menoleh ke samping.. dan .....
Terlihat Dila melihat ke arah Kak Rangga.
Jelas sekali dia melihat kak Rangga.
Aku pun menyiutkan kedua alisku.
"enggak mungkinkan" -tanyaku dalam hati
Jam Istirahat pertama.
Dila mengajakku ke kantin.
Aku masih penasaran sebenarnya Dila itu orang seperti apa.
Dia tau aku menyukai Kak Rangga tapi kenapa dia seperti tertarik juga .
Sampai di kantin kami duduk.
Akupun memberanikan diri bertanya.
"la..gimana pacarmu yang di luar kota itu" -tanyaku pelan.
"Eh ..mmmm...kami udah putus " -jawab Dila sambil meminum es jeruknya.
"😐putus???kenapa? " -tanyaku penasaran.
"😌ya emang udah enggak cocok aja" -jawab Dila santai.
"🙁kamu enggak apa-apa?? Bukannya udah lama ya kalian pacaran" - tanyaku lagi.
" 😊iy emang..Tapi mau gimana lagi." -jawab Dila yang terlihat santai.
Aku pun cuma terdiam melihat Dila yang santai tidak terlihat sedih.
"Oh ya Ris..Soal Kak Rangga" -ucap Dila membahas kak Rangga.
"Eh??? Kak Rangga??? " -ucapku kaget.
" Kalo seandainya Kak Rangga punya orang yang dia suka ..trus kamu gimana? " -tanya Dila sambil mengaduk-aduk es jeruknya.
"Apa maksudmu?? " - tanya ku Penasaran.
"Iya bukan apa-apa..Cuma seandainya aja.Kan katamu dia udah enggak gangguin kamu lagi..Mungkin kak Rangga punya orang yang disukai " -Ucap Dila menjelaskan.
"Kenapa tiba-tiba nanya begitu sih??! -tanyaku sedikit kesal.
"Maaf Ris..Aku cuma enggak mau kamu sampe sakit hati aja" -jawab Dila melihatku sedikit takut.
"Kamu enggak perlu cemas.kalo memang ada yang disukai kak Rangga ya Sudah.Toh perasaan suka itu enggak bisa dipaksain" - jawabku pelan.
"Maaf Ris.." -ucap Dila memegang tanganku.
Murid-murid kelas 1 mulai menuju kantin .
Kamipun keluar dari kantin.
Kami berjalan ke taman dekat kantin.
"La..aku mau ke toilet dulu" -ucapku meninggalkan Dila.
Aku berjalan menuju toilet.Sesampainya di toilet aku berbalik dan berjalan ke arah lain.
"Hufff..apa sih maksudnya Dila..aku kan jadi makin curiga" -gumamku .
"Ngomong sama siapa?? " -tanya kak Rangga yang tiba-tiba muncul di sampingku..
"Eh???😳" - ucapku kaget..
"Kaget y? " -tanya kak Rangga..
"Sejak kapan kak...mmmm...😓" -tanyaku bingung.
"Sejak kapan ya" -jawab Kak Rangga melihat ke atas.
Karena melihat wajah kak Rangga yang menggemaskan dan juga bikin kesal aku pun spontan mencubit lengan kak Rangga.
"Auu.. " -ucap kak rangga kaget.
"Eh ma..maaf kak ..🤯habisnya kakak bikin kesal sih.. " -ucapku memegang lengan kak Rangga.
"Duh udah berani pegang-pegang y" - goda kak Rangga.
"😳😳😳😳"
Wajahku memerah dan menarik tanganku.
"Tapi ini beneran sakit lho" - ucap kak Rangga memegang lengannya
"Ah maaf..😓" -ucapku lagi ..
"Enggak mau maafin tuh😌" - ucap kak Rangga berjalan meninggalkanku.
"A..apa?!! " -tanyaku kaget dan berjalan cepat menyusul kak Rangga.
"Ih kok gitu sih kak..kakak ini aslinya nyebelin ya" - tanyaku sedikit kesal.
"Masaa" - jawab kak Rangga menggoda.
Kamipun berjalan menaiki tangga.
Beberapa murid melihat kami.
Dan mulai berbisik-bisik.
---