True Story "SMK"

True Story "SMK"
Makrab 1


Makrab 1.


Sore Itu.


Aku Dan Mama ke minimarket.


Mencari keperluan yang akan Di bawa saat Makrab.


Mama membelikanku 4 pasang kaos kaki baru.


"😓aduh Ma.Drumah kan masih ada kaos kaki" ucapku.


"Aduh sayang.Kamu tuh cewek.kaos kaki itu penting. Seenggaknya hrs bawa 8 pasang. " jawab mama.


"😫aduh ma Risa cuma pergi 3hari doank.." jawabku lagi.


"Kaos kaki udah.Mmm apa lagi ya.." ucap mama sibuk mencarikanku sesuatu.


Dan semua sudah siap.


Aku menunggu Chat dari kak rangga.


Tapi lagi-lagi dia tidak mengirim chat.


Apa karena kata-kataku kemarin malam ya.


"Ah enggak tau lah" ucapku kesal.


Pagipun Tiba.Aku Berangkat Menuju sekolah.


dengan pakaian bebas.


Pagi itu aku memakai sepatu warna putih..celana panjang hitam. Kaos hitam. Dan juga Cardigan warna putih.


Aku turun dari motor mama.


Di luar gerbang sudah banyak murid lainnya.


Aku pun nyium tangan mama.


Dan berpamitan.


Setelah Mama Pergi akupun masuk ke halaman sekolah.


Mencari teman sekelasku.


Ternyata banyak juga yang bawa koper .Bahkan ada yang bawa besar sekali.Untung aku cuma bawa koper kecil😂.


Akupun duduk di lobi bersama teman-teman.


Terlihat anggota osis sibuk menyiapkan barang-barang. Kali ini mereka pakai pakaian bebas tapi tetap pakai jas almamater sekolah kami..Warna Merah marun.


Dan.Kak Rangga turun dari tangga memabawa kertas.


OMG keren banget.


Kak Rangga pakai celana hitam panjang.Kaos hitam dan juga jas almamaternya..Akupun langsung melihat pakaianku.


Sama-sama pakai warna hitam.


"Osis cowok keren-keren ya" ucap salah satu murid cewek di dekatku


"He'em.Terutama Rangga ya.badannya pas gitu enak di lihat" ucap murid cewel lainnya.


Kak Rangga melewati kami.


Dia sama sekali tidak melihatku.


Mungkin karena sibuk.


Kak kevin yang biasanya terlihat santai juga terlihat serius.


Mereka keluar masuk Bus .


Aku mencari Dila.


Dan Dilapun baru datang.


Dia diantar pakai mobil bagus.


Hampi semua murid melihat Ke arah Dila.


Murid-murid mulai berbisik-bisik.


Dila pun mendatangiku.


"Pagi" ucap dila.


"Ah iya pagi La" jawabku.


"Kamu bawa apa aja" tanya dila penasaran.


Mataku masih melihat ke arah mobil yang mengantar Dila.


"Siapa La?" Tanyaku.


"Eh?? Temen papaku" jawabnya.


"Oh." jawabku masih pnasaran.


Setelah itu kami berkumpul di Lapangan Sekolah.


Kami berdoa sebelum berangkat.


Lalu kami mulai masuk ke dalam bus masing-masing.


Kelas kamipun di acak.


Aku dan Dila pun naik bus yang berbeda.


Aku mulai mencari nomor tempat duduk.


Aku duduk di kursi tengah .


Karena masih kosong aku duduk di pinggir jendela.Terlihat murid lain masih di luar.Sepertinya banyak yang protes karena kelasnya diacak.


Bola mataku pun mencari ke arah jodohku.Eh maksudku kak Rangga😂.


Dan tertangkap.


Kak Rangga sedang bicara dengan Guru pendamping Lainnya.


Aku terus memperhatikan Kak Rangga.


"Permisi y" ucap salah satu murid kelas 2.


"Ah iya ." Jawabku kaget.


"Kelas 1 ya? " tanya murid kelas 3


"Ah iya..namaku Risa dari kelas 2D..salam kenal. "jawabku..


"Ih manis banget sih kamu. Aku vika Dari kelas 3-A" " jawab kak Vika.


" ah kaka kelas ya" jawabku malu.


"Mau permen? Tanya kak Vila.


"Ah iya kak...makasih" jawabku.


Tak lama Bus pun segera berangkat.


Tiba-tiba kak Rangga masuk ke dalam Bus yang aku naiki.


Dia memanggil kami satu persatu.


Memastikan tidak ada yang tertinggal.


Dan namaku pun dipanggil .


"ADINDA CARISSA P" Ucap kak Rangga.


"Hadir" jawabku dan berdiri.


Kak Rangga langsung melihatku.


Murid cowok kelas lain langsung usil.


"P pasti PADAKU SELAMANYA" jawab murid cowok lainnya.


"P itu Pacarku" saut yang lain...


"Ngarepp lu " saut Murid cewek lain.


akupun duduk karena malu.


Kak Rangga pun langsung melanjutkan memanggil murid lainnya..


Setelah selesai kak Rangga berjalan menuju tempat duduknya.


"Rangga Godain kita donk" ucap murid cewek kelas 3.


"Duh Rangga udah besar y Dulu waktu kelas satu masih unyu-unyu lho. " saut kelas 3 lainnya.


"Hei kalian ini cewek kok godain anak cowok sih " saut Bu Siti(Guru Agama)


"Hehe " murid2 cewek tertawa .


Akupun cuma bisa mendengarkan obrolan kakak-kakak kelas.


Kak Rangga terlihat diam dan terus berjalan menuju Tempat duduknya.


Perjalanan yang cukup lama.


Anak cowok memainkan gitar dan bernyanyi bersautan.


Benar-benar ramai..


Ada juga yang tidur.


"foto yuk" ajak kak Vita.


"Ah iya kak" jawabku.


Kamipun berfoto.


Dari belakang murid cowok berdiri di belakang kursi kami .


"Ikutan donk " kata salah satu anak cowok di belakangku.


"Iya deh sini deketan lu enggak keliatan tuh" jawab Kak Vita.


😊☺️😎😎


Beberapa jam kemudian kami pun sampai.


Kami turun dengan tertib.


Saat sampai di pintu bus di bawah sudah ada Kak Rangga .Dia memberikan tangannya.


"Makasih" ucapku malu.


"Enggak ada yang ketinggalan kan? " tanya kak Rangga.


"Enggak kok" ucapku.


"Hei ngga aku juga mau donk dipegangi" ucap murid cewek kelas 3.


"Dim..Tolongin gih gue di panggil Kevin tuh" kata Kak rangga sambil berlalu pergi.


"Ayo kak silahkan turun" ucap kak Dimas Osis kelas 2 .


"Ih apaan sih Rangga ngeselin deh" kata Kakak kelas 3.


"☺️ayo yang lain pelan-pelan aja enggak usah buru-buru" ucap kak Dimas.


Aku yang mendengar percakapan itu langsung berpikir. "Apa cuma aku aja yang dibantu kak Rangga" duh enggak boleh GR "


Kami pun berkumupul di Halaman Villa.


Kepala Sekolah Dan Guru-guru Pendamping mulai memberi sambutan.


Kami diberi kertas dan Nomor kamar.


Ternyata kamar kami pun diacak (Kelas 123 dicampur.)


Aku menghela nafas.


Aku yang dari dulu susah bergaul tiba-tiba harus adaptasi dengan orang-orang baru itu rasanya sedikit susah.😞😞


Kamipun mulai masuk kekamar kami .


Setiap kamar ada 6 murid.


Aku pun berkenalan dengan kaka kelas 2 dan 3.


Kebetulan Ada Rara Dari kelasku juga.Akupun merasa Lega.Setidaknya ada yang aku kenal.


"woyooo Risaaa" sapa Rara .


"Untung ada kamu..uh aku sempat takut tau" kataku sambil membuka koperku.


"Takut kenapa? Wah lu bawa cemilan banyak ..Gue minta lho ya! " ucap Rara sambil nyengir.


"Ambil aj ☺️" kataku .


"Hallo adik-adik kelas..bagi donk" saut kaka kelas lain.


Kami pun berkenalan...dan mengobrol.


Setelah istirahat 30 menit Osis memanggil kami dan meminta kami berkumpul di Aula Villa yang sudah di siapkan untuk makan Siang.


Kami pun makan siang.


Aku duduk bersama teman sekamarku.


"Lu enggak suka telor ris?" Tanya Rara.


"Enggak aku sedikit alergi sama telor" jawabku pelan.


"Oh..sini buat gue ya😋" tanya rara.


"Oke oke" jawabku senang.


"Nih gue kasih telor gue " saut kakak kelas sekamarku.


"Wah thanks kak😘" ucap Rara senang.


Mataku pun mencari Dila.


Tapi tidak terlihat.


Justru kak Rangga yang terlihat.


Dia sedang Makan di Balkon Aula bersama Anggota Osis cowok.


Kak Rangga memakai kaos hitam pendek tanpa jas almamater.


Badannya yang tidak gemuk dan tidak kurus itu membuat DAG DIG DUG.


Setelah Makan siang selese kami yang muslim segera menuju Mushola yang ada di samping Villa untuk beribadah.


Tak laam Kak Rangga datang dengan sarung dan Peci nya.


Masyallah .Sungguh indah ciptaanMu Ya Allah.


Kak Rangga terlihat lebih Keren .


Diapun melewatiku .


Tanpa menoleh.Sepertinya tidak mengenaliku.


Setelah selesai ibadah kami berkeliling melihat sekitar Villa.


Matahari bersinar cerah.tp Udaranya sangat dingin.


Kami berfoto bersama.


Aku pun melihat Dila yang sendirian.


Aku segera mendatangi Dila.