True Story "SMK"

True Story "SMK"
Pacarku


.Setelah makan kami pun pulang.


Di perjalanan kak Rangga memegang tangaku dan menggenggam jari jemariku.


Tangannya teras dingin.


Aku pun memeluk kak Rangga lebih erat😜.dan bersandar di punggungnya yang harum itu.


Sampai di rumah kak Rangga berpamitan ke mama.


Aku mengantar kak Rangga di depan gerbang rumahku.


"Aku pulang dulu y" -ucap Kak Rangga .


"He'em hati-hati di jalan..Kalo udah sampai rumah kabari ya" -ucapku maluu-malu.


"Ok..Assalamualikum" -ucap kak Rangga pamit pulang.


" Wa'-alaikum salam." -jawabku.


"Masuk gih " - ucap kak Rangga menyuruhku masuk ke rumah.


" iya.. daaaa" -jawabku melambaikan tangan.


Kak Ranggapun pergi.


Aku menutup gerbang dan senyum-senyum .


Rasanya pengen teriak "AH PACARKUUUU"


Tiba-tiba Mama di depan pintu.


"Hem udah pacaran nih " -tanya mama menggoda.


" eh mama..enggak kok" -jawabku malu.


"Bohong dosa y " -goda mama.


"Ahh mama ..Iya deh ..Tadi Kak Rangga bilang suka sama Risa..Teruss Kak Rangga ngajak pacaran..Risa boleh pacaran kan ma..." -ucapku malu-malu sambil merangkul lengan mama.


"Iya boleh aj..Tapi jangan aneh-aneh lho ya..Ingat pesan mama!! Punya pacar itu harus bisa bikin semangat sekolah dan belajar"..-ucap mama.


"Iya ma" -jawabku senang.


Di kamar.


Tak lama Kak Rangga mengirim pesan.


"Assalamualaikum pAcarku...Udah Sampai rumah nih" -tulis Kak Rangga.


🤯Pacarkuu?!!😱😱😱.(reaksi kagetku )


"Waalaikumsalam ..ganti baju dulu gih " -balasku


"Iya ini baru ganti ..mau lihat" -balas kak Rangga.


"Ih apaaan sih..huhuhu" - balasku malu.


"Hehe.Udah malam bobok sana.." -balas kak Rangga.


"Kakak juga Bobok ya." -balasku


Tiba-tiba kak Rangga menelfonku.


" Hei ..masa sama pacarnya panggilnya Kakak sih.Enggak enak banget tau" -ucap kak Rangga.


" aaaah terus panggil apa Dunk " -jawabku.


"Sayang kek..Pacar kek..Apa kek ..asal bukan Kakak" -ucap kaka Rangga


"Hehe..Iya deh sayang" -ucapku malu.


"Sipppp .... Ya udah bobok gih udah malam" -ucap Kak Rangga


"Sayangku juga bobok ya" -ucapku .


"Apa sih kok ketawa" - tanyaku penasaran.


"Eh enggak ..Lucu aja dipanggil kayak gitu" -ucap kak Rangga .


"Ih ya udah enggak mau panggil kayak gitu lagi" jawbaku kesal .


"Eeeehhhh marah..Bercanda sayangku..bobok ya sayang" -ucap kak Rangga menghiburku.


"Nyebelin ih.ya udah met bobok Pacarku yang Ganteng." - ucapku.


"Met bobok juga pacarku yang super cantik n gemesin" mimpi indah.." -ucap kak Rangga.


"He'em... " -jawabku.


"Assalamualaikum ...."-ucap Kak Rangga yang tak pernah lupa mengucapkan salam.


"Waalaikumsalam..." -jawabku


Uhhh pengen cepet ketemuu.


Tapi besok masih hari minggu.


Ngapain ya besokk😖😖😖😖.


-Pagi Haripun tiba-


Jam 11 siang.


Aku dan Mama Ke mall berdua.


Kak Rangga belum membalas pesanku.


Mungkin dia masih Tidur.


Mama sibuk berburu pakaian diskon..


Akupun masuk ke toko jam tangan cowok.


Bagus-bagus dan harganya pun juga bagus.


Aku ingat kak Rangga sebentar lagi Ulangtahun.


Aku ingin membelikan sesuatu yang bisa dia pakai setiap hari.


Kak Rangga suka memakai jam tangan.


Aku juga ingin kak Rangga memakai jam tangan dariku.


Aku memilih jam Tangan model terbaru.


Aku beli dengang uang ku sendiri pastinya.


Tak lama akupun keluar dari toko Jam Tangan.


Aku dan Mama duduk santai di cafe.. memesan makanan.


Uh siapa sangka aku bakal melihat Dila sama Laki-laki yang seumuran Papaku.


Dila berpakaian seksi sekali dan berdandan layaknya wanita dewasa.


" Ah Dila..kamu kayak gitu kenapa bisa sih suka sama Kak Rangga..Dan kamu tau banget aku suka kak Rangga.Aku kan jadi enggak ikhlas kalo cewek kayak kamu jadi pacar kak Rangga" -ucapku dalam hati.


Sampai Di rumah.


Kak Rangga baru membalas pesanku.


"udah pulang jalan-jalan??..maaf baru bangun nih" - tulis kak Rangga.


"Udah baru aja sampai rumah" oh ya di tanya mama ni katanya suruh main ke rumah." - jawabku.


"Maaf enggak bisa ke rumah..Besok ya..Hari ini ada acara keluarga soalnya."- balas kak Rangga.


" oke oke" -balasku.