True Story "SMK"

True Story "SMK"
Makrab 3


.Subuh pun Tiba.


Kami menjalankan ibadah sholat subuh(bagi yang muslim).


Kak Rangga Masuk ke Mushola dengan Switter warna Abu-abu .Tentu saja dengan peci dan Sarungnya.


Keliatan matanya masih mengantuk.Tapi tidak mengurangi ketampanannya😊😊.


Justru semakin tampan.


Setelah selesai kami pun kembali ke kamar persiapan Senam pagi.


"Ya Allah dingin banget🥶" ucap Kak Sofia(kakak kelas 1 kamar denganku)


"hoaem ..Boleh tidur lagi enggak sih😖" saut Rara dengan mata yang masih ngantuk berat.


Akupun mulai menyiapkan pakaian olahragaku.


Tak lama kamipun di panggil untuk berkumpul di halaman.


Aku turun ke halaman dan mencari kak Rangga.


Ketemu.. Kak Rangga dengan seragam Olahraganya. 😭Uh ganteng banget.


"oi ayo jalan " ucap Rara menarik lenganku.


"Ah iyaaa" jawabku mengikuti Rara.


Sebelum senam kami berdoa terlebih dahulu.


Setelah itu kami mulai senam Sehat .


Senam Poco-poco .


Banyak murid-murid yang bercanda terutama murid laki-laki.


Senampun selesai.


Kak Priska(ketua Osis) menjelaskan Setelah sarapan kami akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk jalan sehat.


Setiap kelompok berjumlah 8 orang acak.


Masing-masing ditemani anggota Osis 1 .


Selain jalan sehat kami juga melakukan misi pengumpulan Kupon yang sudah di siapkan.


Di setiap tikungan jalan sudah ada Anggota Osis..Ketua Kelas masing-masing kelas.Juga Guru pembimbing yang menjaga Kupon.


Kami dibubarkan untuk sarapan.


Akupun mengambil sarapan .


Kebetulan air putih yang disiapkan sudah kosong.Akupun mencari tempat lain.


Tiba-tiba..


"Nih " suara yang enggak asing memberikanku botol air putih.yap siapa lagi kalo bukan pujaan hatiku 😅.


"Eh..makasih " ucapku malu-malu mau.


Kak Rangga berlalu pergi dengan senyum tipisnya.


Akupun duduk dan menghabiskan sarapanku.


Tak lama kami berkumul dan berbaris di halaman.


Kak Rangga berdiri di depan dan memanggil nama kami satu persatu .


Kami dibagi berkelompok.


Kak Rangga memanggil nama kami dan menyuruh kami maju berdiri sesuai nomor kelompok.


Dan..saat namaku dipanggil Aku pun maju dan Berdiri bergabung dengan kelompok yang sudah ada di depan.


Setelah kami dibagi berkelompok kami mulai berjalan keluar Villa sesuai nomor kelompok.


Aku mendapat nomor kelompok 6.


Kami mulai berkenalan..


Nama-nama Tim ku.


-


-Kak Tofik (kelas 3)


-kak Feli (kelas 2)


-Kak DION (kelas 2)


-kak Milla(kelas 3)


-Dimas (kelas 1 kelasku)


-Erin(kelas 1)


-Fania(kelas 1)


-Tasya (Kelas 2)


Dan dipimpin oleh Kak Kevin.


Berharap ada kak Rangga.Tapi pasti sudah punya tugas sendiri.


Kami mulai berjalan santai.


"OmG capek banget" rengek Tasya.(kelas 2)


"Mau abang gendong neng" tanya Kak Kevin.


"Uh mauuu.." ucap Tasya .


" nanti ya kalo 😊" jawab kak Kevin


"😖ih kakak " rengek tasya manja.


"Manja banget sih lu baru juga mulai" ucap kak Dion(kelas 2)ketus.


"Ih apaan sih lu diem deh" saut Tasya.


Aku cuma diam dan melihat-lihat suasana .Dingin dan indah banget.


Tiba-tiba ada yang berjalan di sampingku.


"kok Diem trus sih ..Namamu Adinda kan??" tanya Kak Tofik(kelas 3)


"Ah iya kak😑" jawabku kaget.


" udah punya pacar" tanya kak Tofik.


"Eh,, mmm.. " ucapku bingung.


"hayo-hayo dilarang PDKt y" ucap Kak kevin Berdiri di tengah merangkul kami berdua


" duh apaan sih Vin.Ganggu aj lu" ucap Kak Tofik kesal dan berjalan cepat.


Lega Rasanya ..thanks Kak Kevin 😖.


"makasih kak" ucapku pelan.


"Eh?? Mmm. Enggak masalah.Yang penting Besok traktir soto ya" ucap kak Kevin .


"Heheh iya deh." Jawabku.


"Oh ya..soal rangga.Gimana.kamu enggak bilang apa-apa kan? " tanya Kak kevin pelan.


"Enggak kok kak.Biar kak Rangga aj yang ngomong sendiri" jawabku.


"Bagus deh.mmm..Tapi aku masih bingung.Kenapa Rangga begitu ya.Uh dasar pengecut" ucap kak Kevin berjalan cepat.


"Iya ya..pengecut y" tanyaku dalam hati.


Kamipun sampai di tikungan pertama. .POs pertama


Ada Pak Guru Herman...Ketua kelas 1-A.. dan 2 Osis lain. Kami diberi pertanyaan sebelum menjawab.


Kami saling diskusi.


Dan kami berhasil menjawab.kami mendapat kuponnya.


Kamipun melanjutkan Perjalanan.


Ditikungan Ke tiga ..POS ke-3..ada Bu guru ..Yogi dan Osis lainnya .


"bro lu enak duduk-duduk aja" ucap Dimas (kelasku)


" tukeran boleh kok" jawab yogi.


"Enggak boleh dunk" saut Bu guru.


"Kasih pertanyaan yang mudah ya bu" rayu Kak Tofik dan Kak Dion.


Yogi melihatku terus ntah apa yang dia pikirkan.


Dan kamipun berhasil menjawab.


Diperjalanan Tasya mendekatiku.


"Kamu sekelas sama Yogi" tanya Tasya.


"Iya kak." Jawabku


"Ah dia orang nya gimana" tanya Tasya.


"Hah??😑gimana ya "jawabku bingung


"Uh mulai deh genit " saut Kak Feli(kelas 2).


"Apaan sih.Dia ganteng tau.Badannya juga


Ok .Tinggi keren.Enggak kayak 😌..." ucap kak Tasya melirik kak Dion yang bandannya besar.


"apa😒???' Saut kak Dion kesal.


Diperjalanan kami juga berfoto.


Pohon-pohonnya sangat besar.


Pos 4 di jaga Bu Guru .Kak Rangga dan Yang lain.


Lho..


Kok ada Dila? "Pikirku.


"Dila kamu kenapa? " tanyaku cemas.


"Hai ris.Tiba-tiba perutku sakit" jawab Dila sambil memegang perut.


"Jangan cemas.Nanti pasti baikan.Biar istirahat di Pos dulu" ucap Bu Guru.


Akupun melihat kak Rangga.


Kan Rangga memberikan kami pertanyaan.


Ya Allah pertanyaannya susah amat.


Butuh waktu lama untuk menjawab.


Sedangkan kelompok lain sudah terlihat.


Dan akhrinya kami berhasil menjawab .


Kak Tofik mengambil kupon dan kami berlari secepat mungkin.


Jangan sampai kelompok lain mendahului kami.


Tiba di Puncaknya.Di sana sudah ada kelompok lain .Mereka duduk-duduk santai.


Kami berhasil masuk di nomor 4.Lumayanlah.


Kami istirhat di area Puncaknya.


Bener-bener indah.


Tak lama kelompok lain datang..


Dan ..


Penjaga Pos juga mengikuti dari belakang.


Ah pemandangan apa ini.


Kak Rangga menggendong Dila.


Semua murid mulai berbisik-bisik.


Kok Sesak ya (pikirku dalam hati)


Orang yang aku suka menggendong Temanku.


Dan temanku itu punya badan bagus.Meski tinggi kami sama tetap saja Dila lebih menarik dariku.


Tiba-tiba kak Rangga melihatku.


Aku berjalan mendatangi mereka.


Kak Rangga menurunkan Dila.


"Ah makasih kak" ucap Dila.


"Hmm" jawabn kak Rangga.


"Kamu enggak apa-apa? " tanyaku meraih pundak Dila.


"Iya ..udah mendingan kok.Untung ada kak Rangga. " jawab Dila melihat ke arah Ka Rangga.


Aku pun spontan melepas tanganku.


"Eh maaf Ris.Aku enggak maksud..." ucap Dila menjelaskan.


"Kenapa minta maaf..ayo ke sana" jawabku .


Kesal..Sudah pasti.


Tapi apalah aku.Bukan siapa-siapa kak Rangga.


Saat istirahat aku selalu menghindar setiap kak Rangga melihatku.


Rasanya kayak kesal gitu lho.


Setelah istirhata selesai kami melanjutkan Perjalanan kembali ke Villa.


Diperjalanan Aku Dan Dila berjalan bersama.


Kami semua pisah dari kelompok masing-masing..


Dila berhenti mengambil foto.dan Tiba-tiba seseorang menggendongku . "KYaaaaaaaaaaa" teriakku kaget.


Yap Dia Yogi.


Dari belakang Yogi berlari dan menggendongku.


"Heii 😖ngapain sih turunin enggak!! " pintaku sambil teriak.


"Enggak!! Jawab Yogi santai.


"Aduh Malu tau cepet turunin" pintaku sambil mukul-mukul punggung Yogi.


"Diam Ah" ucap Yogi yang terus menggendongku.


"Enggak mau turunin aku gigit ya" ucapku kesal.


"Coba aj " jawab Yogi santai.


Kami pun melewati Kak Rangga yang sedang mengobrol dengan Kak Kevin.


Mereka melihatku dan Yogi.


Aku pun menunduk tidak mau melihat kak Rangga.


"Begini aja dulu" (kataku dalam hati)


Murid lain juga melihat kami .


"Pliss deh Turunin donk aku tuh berat tau" kataku.


"Bawel ih..Digendong cowok ganteng harusnya seneng donk" ucap Yogi.


"Enggak seneng tuh" jawabku ketus.


Tiba-tiba Yogi menurunkan ku.


"Iya ya Kamu berat banget" ucap Yogi sambil menggerak-gerakan bahunya.


"Uh nyebelin bangets sih" jawabku kesal dan memukul lengan Yogi.


Teman sekelasku pun menghampiri kami.


Mereka menggoda kami.


Aku menengok ke belakang mencari Dila yang tertinggal.Dan Bola mataku tertuju ke arah Kak Rangga yang sedang memotret dengan kamera kerennya itu.


.jpreeeeeeetttt.


Suara jepretan kamera.


Kak Rangga mengarahkan Kameranya ke depan.tepat ke arahku.


.Kok sepertinya Kak Rangga tadi mengambil fotoku.atau cuma perasaanku saja.(Jangan GR)


Diapun menurunkan kameranya dan tersenyum tipis.


Aku langsung berbelok dan mengejar teman-teman sekelasku.


Deg deg deg.


"Ngapain sih pake senyum begitu" tanyaku dalam hati.


Sampai di Villa.


Murid murid berjatuhan kecapean.mereka langsung duduk ada juga yang tiduran di halaman.


"OMg kaki gue" teriak beberapa murid.


Kami istirahat dan menunggu makan siang tiba.


Setelah makan Siang kami istirahat sampe sore sebelum magrib tiba.


Bebas jalan-jalan di area Villa.


"


"Ris yang tadi itu,,"tiba-tiba Dila mendekatiki.


"Hei udah donk.aku enggak apa-apa kok.santai" jawabku.


"Bener y enggak marah sama aku" ucap Dila sedih.


"Iya bener..ntar ya aku mau ngambil Ponselku di kamar" jawabku dengan senyum dan berlalu pergi.


Di tangga aku bertemu Kak Rangga yang mau turun ke bawah.Dia sudah mengganti pakaian.Celana hitam selutut dan Kaos Putih pendek.Dan Rambut nya yang basah sepertinya habis keramas.Baunya juga wangi..


Akupun berlalu melewatinya tanpa Menyapa.


Rasanya kesal tapi kenapa.Aku cuma bisa menarik nafas.


Tiba-tiba ada suara langkah kaki yang terdengar cepat..


"Ada apa??" Tanya kak Rangga menarik tanganku.


"Eh????😳?? Apa?? " Jawabku kaget.


"😕kok kayaknya ada yang aneh." Tanya kak Rangga yang masih memegang tanganku.tangan yang terasa dingin.


"Aneh kenapa😳.."jawabku melepas tanganku dari kak rangga.


"😊Maaf kak nanti ada yang lihat.Takut ada gosip enggak enak.duluan y kak. " ucapku berlalu pergi(uh **** begonya diriku)


Apa yang aku harapkan?


Berharap dia mengejarku dan bilang "Aishiteru?ato Saranghyo??😞😞😞huhuhu.Mimpi