True Story "SMK"

True Story "SMK"
Malam Minggu


Jam istirahat.


Di dalam kelas.


Apa aku tanya kak Rangga aja ya soal Dila..kemarin aku lupa mau tanya " -ucapku dalm hati.


Tak lama kak rangga mengirim pesan.


"Nanti pulang bareng kan? " -tulis kak Rangga


"Iya" -jawabku singkat.


Pulang Sekolah.


Aku berdiri di luar gerbang sekolah.


Kak Ranggapun datang.


Aku menaiki motor kak Rangga.


"Kok diem " -tanya kak Rangga.


"Mm..semalam kakak langsung tidur?" -tanyaku.


"Oh ..iya semalam ketiduran..Nungguin ya?" -tanya kak Rangga .


"Enggak kok" -jawabku bohong.


"Oh kirain nungguin" -ucap Kak Rangga menggoda.


Kamipun sampai di depan rumahku.


"Kak..Mau masuk yuk..ada yang mau aku tanyain" -ucapku menyuruh kak Rangga masuk.


"Eh?? Oke .bentar aja ya" - ucap kak Rangga.


Kak Ranggapun memasukan motornya ke halaman rumahku .


Kami duduk di Teras rumahku.


Akupun mengambilkan kak Rangga minum.


"Mana tante? - tanya Kak Rangga.


"Ah mama pergi mungkin nanti sore baru pulang" -jawabku.


"Kalau papa kamu??? " -tanya kak Rangga.


"Papa masih di luar kota?!" -jawabku.


"


"Oh..pasti enggak enak ya sendirian?!" - tanya kak Rangga.


"Udah biasa kok" ..eh kok tau kalo aku sendiran ?Kakak enggak nanya kakak/adik gitu??? -tanyaku.


"Kamu anak tunggal kan?!-jawabkak Rangga.


" eh iya..kok tau??" -tanyaku.


"Kan di kertas pendaftaran ada keterangannya" -jawab kak Rangga.


"Ohhh kakak baca semua ya" ? " -tanyaku.


"Enggak kok..kebetulan aja kebaca" -jawab kak Rangga.


" kalo kakak??Berapa bersaudara?! -tanyaku.


"Aku juga anak tunggal sih..Tapi aku punya adik sambung..berarti bukan anak tunggal y.." - jawab kak Rangga


"Adik sambung?? " -tanya ku kaget.


"Eh tadi mau tanya apa.." ? - tanya kak Rangga mengalibkan pembicaraan.


"Oh..mmm.. ini soal Temanku.. " ...-ucapku.


"Teman?? Siapa?? " -tanya kak Rangga.


"Kakak..Tau temanku Dila?" -tanyaku.


"Oh...dia kenapa?" - tanya kak Rangga seperti malas membahas.


"Ah ..Itu..Apa dia mengirim pesan ke kakak?!" -tanyaku.


"Apa dia cerita?!" -tanya kak Rangga.


"Enggak kok..Aku enggak sengaja baca pesannya..lalu sejak kapan dia kirim pesan ke kaakak??" - jawabku pelan.


" Sepertinya sebelum Makrab Dia miscall -miscall terus.Aku juga awalnya enggak tau siapa Itu Dila.Aku taunya waktu Makrab ..Dia bilang kalo dia yang miscall waktu itu" - jawab Kak Rangga.


"Terus kakak gendong dia kan?? Seneng dunk" Dila kan cantik..Badannya oke.." -tanyaku menggoda.


"Duh apaan sih.. aku pulang ya!.." -jawab kak Rangga terlihat kesal.


Akupun langsung meraih tangan Kak Rangga.


Kak Rangga kaget.


"Gimana kalau dia bilang suka ke kakak???" -tanyaku cemas.


"Dia udah bilang kok" - jawab kak Rangga santai.


" terus??" -tanyaku serius.


"Ya enggak terus-terus" - jawab Kak Rangga.


"Ih ...Kakak gimana sih..kakak itu jawabnya gimana..Suka juga apa gimana?!" -tanyaku sedikit ngegas.


"Hei ..Kalau aku suka dia buat apa aku anterin kamu pulang?? Buat apa aku chat kamu terus??!" -jawab kak Rangga .


"Ah itu ..mmmm.." - ucapku bingung.


"Hmm..Besok minggu jalan mau enggak?" -tanya kak Rangga.


"Hah malam minggu?!" Jawabku kaget.


"Kalo mau sih.." -ucapk kak Rangga.


"Mau kok" -jawabku.


Kak rangga tersenyum kecil.


Diapun pamit pulang.


Malam minggu😳😳kak Rangga ngajak malam mingguan kan??? Argrhrhrh....


Hari Sabtu tiba..


Hari ini kak Rangga tidak bisa mengantar pulang karena ada Pelajaran tambahan.


Sore harinya.


Aku bingung memilih baju.


Ini kencan kan?? -pikirku dalam hati.


Karena naik motor jadi harus pakai celana panjang donk.


Hmmm..atasannya apa ya.


😑Bingung.


Akupun memakai kaos Sabrina abu-abu lengan panjang dan celana panjang hitam.Sepatu putih.dan tas kecil.


Jam 7 kak Rangga baru datang.


Kak Rangga pakai celana hitam selutut ..kaos hitam+kemeja abu-abu basah yang terbuka kancingnya.Padahal engakk janjian tapi bisa samaaan.


Keren banget.


"Assalamualaikum" -salam kak Rangga .


"Waalaikumsalam" -jawabku.


"Udah ijin kan?" -tanya kak Rangga.


"Udah..mama baru aja keluar ada arisan RT" -jawabku.


"Oh..ya udah..Yuk " !- ajak Kak rangga.


Aku pun menutup gerbang dan naik motor kak Rangga.


"Udah? -tanya kak Rangga.


"Udah"- jawabku.


"Turun donk" -goda kak Rangga.


"Ih ..." -ucapku menepuk punggung kak Rangga.


"Adddduh.." -ucap kak Rangga.


Kamipun berangkat Malam minggu.


"Kita mau kemana???" - tanya ku.


" enak nya kemana ya"?? -tanya kak Rangga.


"Ya kemana..Biasanya kaka malam minggu kemana?!" -tanyaku.


"Main game" -jawab kak Rangga.


"Hah" -ucapku.


Kamipun berkeliling.


Dan tiba di sebuah taman.


Penuh lampu-lampu cantik. Taman Yang lumayan terkenal di kotaku.


Hiasan-hiasan love gitu.


Lumayan Ramai karena malam minggu.


"Masuknya lewat mana ya?! - ucap kak Rangga bingung.


"Pffttt...kakak belom pernah ke sini??" -tanyaku menggoda.


"Belum lah.." -jawab kak Rangga polos.


"Lewat sana 👉" -ucapku sambil menunjuk loket tiket.


"Oh..Pasti pernah ke sini ya" sama siapa hayo????-tanya kak Rangga.


"Pernah sekali... sama mama n Tanteku" -jawabku.


"Oh kirain..." -ucap Kak Rangga pelan.


Kak Rangga pun membayar tiket masuk.


"aku ganti nih" -ucapku memberikan uang ke Kak Rangga.


"Apa sih .Enggak usah" -jawab kak Rangga yang langsung menggandeng tanganku.


"😳tapi" -reaksi kagetku.


M


"Pegangan ...nanti hilang bahaya" -ucap Kak Rangga..


"Ah iya.." -jawabku tersenyum senang.


Kami berjalan melihat kanan dan kiri.


Kami masih berpegangan.


Ada jasa foto yang menawarkan kami berfoto.


Kamipun setuju untuk difoto.


Kami mendapat 2 foto yang sama.


"Kok aku kayak gemuk sih" -gumamku melihat foto.


"Cantik kok" -ucap kak Rangga .


"Eh..." -ucapku malu.


"Duduk sana yuk.Capek" -ucap kak Rangga.


Kami duduk dan memesan minum dan cemilan.


"Sinian napa.." -ucap Kak Rangga.


Kak Rangga menyuruhku duduk lebih dekat.


"Foto yuk.." -ajak Kak Rangga.


Kami foto pakai hP kak Rangga.


"Yang tadi jelek..hapus "! -pintaku.


"Enggak boleh!! -ucap kak Rangga .


Kak Rangga meraih tanganku yang mencoba mengambil Hp kak Rangga.


"Ah..hapus dunk" -rengekku ...


"Engga mau.." -jawab kak Rangga.


"Uh sebel" -ucapku.


"Jarimu kecil-kecil ya" -tanya kak Rangga melihat jemariku.


Deg deg deg..


Kak Rangga tiba-tiba menggenggam jemariku.Dan menaruhnya di Pipi kak Rangga.jantungku berdetak kencang.


"Aku kok enggak kuat ya.." -ucap Kak Rangga.


"Eh..apanya?? -tanyaku kaget.


Kak Rangga Menaruh tanganku di Dada nya.


"


"Gimana nih..Aku jadi suka kamu " -ucap kak Rangga.


"Apa????🤯" -jawabku kaget.


"Mungkin terlalu cepat ..Tapi.. gimana ya ngomongnya...Aku enggak bisa mengulur waktu lebih lama kayaknya..ehem" -ucap Kak Rangga.


"Risa..AKU SAYANG SAMA KAMU.MAU ENGGAK JADI PACARKU" -ucap Kak Rangga melihatku tajam.Jemari kak Rangga dingin banget.


"Kakak serius kan??? - tanyaku memastikan.


"Iya ..aku serius?! - ucapk Kak Rangga.


"Ehem..**Aku mau kok jadi pacar kak Rangga" -**jawabku .


Kak Rangga tersenyum.


"Ahhh lapar ...pesen maem yuk" -ucap Kak Rangga terlihat malu.


Kami pun makan.