
Di kelas.
Pelajaran Bahasa Jepang.
Kami yang bersekolah di Jurusan perhotelan pariwisata dan pelayaran wajib menguasai macam-macam bahasa.
HAri ini kami belajar bahasa jepang.
Kebetulan aku suka banget bahasa jepang.
Terutama lagu-lagunya.
Jadi Sedikit mengerti.
Teman-teman sekelasku banyak yang tidak bisa mengikuti.
Mereka melotot melihat Pak Guru Bahasa Jepang yang serius menjelaskan.
"Aduh susah bangett sih " - gumam beberapa Murid.
Jam Istirahat.
"risa..aku mau ngomong sama kamu" -ucap Dila menarik tanganku.
"Eh ada apa La? " -tanyaku.
"Mmmm..gini Ris..Aku ..Kayaknya suka sama Kak rangga Deh" -ucap Dila.
"Trus??? " -tanyaku melihat tajam Dila.
"Kamu enggak marah kan..Aku cuma suka kok..Enggak maksud gimana-gimana" -ucap Dila menjelaskan.
"Itu kan Hak kamu..Jujur aku kaget banget..Aku pikir kamu enggak bakal suka sama cowok yang aku sukai" -ucapku.
"Maaf Ris..aku juga enggak tau..Waktu makrab kak Rangga menggendongku.Sejak saat itu kok aku jadi suka sama Kak Rangga." - ucap Dila .
" y udh ..Kamu bilang aj ke kak Rangga" -ucapku mencoba baik-baik aja.
" udah kok" -jawab Dila.
"Trus?? " - tanyaku.
" dia enggak bilang apa-apa sih" -ucap Dila .
"Trus kamu nya gimana??" -tanyaku.
"Makanya itu Ris..Aku mau ngomong sama kamu..Kamu masih suka kak Rangga apa enggak??" -ucap Dila.
"Iya..Aku masih suka" -jawabku tegas
"Begitu ya..Kalo seandainya kak Rangga suka sama aku?? Gimana? " - tanya Dila.
" kalo Kak Rangga suka sama kamu aku bakal mundur.Tapi sebaliknya La.Kalo kak Rangga Juga suka sama aku tolong jangan ganggu kak Rangga" !!! - ucapku ketus.
Akupun berlalu meninggal kan Dila.
"Ngeselin banget sih.. " -gumamku.
Hari ini pun aku enggak bisa ketemu kak Rangga.
PULANG SEKOLAH.
Aku dan Dila Keluar tanpa menyapa.
Aku berjalan menuruni tangga.
Hari ini Yogi juga belom masuk sekolah.
Biasanya kalau aku berjalan sendiri seperti ini dia selalu datang merangkulku.
Eh..akupun jadi mengingat ucapan kak rangga semalam.
Apa karena dia sering melihat Yogi merangkulku..
sepertinya aku harus jaga jarak sama Yogi.
Malam ini kak Rangga enggak mengirim pesan.
Mungkin dia kecapean.
.
Pagi hari.
Jam Olahraga .
Kelasku memakai seragam olahraga.
Kami berolahraga.
Hari ini Yogi sudah bisa masuk sekolah.
Tapi dia tidak bisa ikut olahraga.
Aku dan Dila seperti orang asing.
Teman-temanpun mulai penasaran.
"Lu marahan sama Dila?" -tanya Bulan.
"Eh..enggak kok" -jawabku.
" jangan boong .Keliatan banget kok" -saut Rara.
"Ya udah lah ya.Gabung kita aja.Bagus lah lu enggak perlu temenan sama Cewek Eror kayak dia" - ucap Bulan.
Aku melihat ke arah Dila yang asyik mengobrol dengan Pak Guru olahraga.
"Apa aku jahat ya." -tanyaku dalam hati.
Kamipun senam dan lari lapangan.
Kelas kak Rangga menyoraki kami.
Sepertinya kelas Kak Rangga tidak ada pelajaran.
Di sana juga ada Kak Rangga mengobrol dengan teman lainnya.
Tiba-tiba..
"Adinda Carissa " -Teriak salah 1 murid kelas kelas Kak Rangga.
Akupun menoleh.
"Siapa?!!" - tanyaku kaget.
"Dapat salam lho dari Mas Rangga" -teriaknya lagi.
Semua orang melihat ke arah Kak Rangga.
Kak Rangga menjitak Kepala Murid cowok itu dan berlalu pergi.
"Apaan sih" -ucapku malu.
Temen sekelasku heboh.
Cieee cieee cieee.
Dila terlihat diam.
Jam istirhatpun tiba.