
Selama di kantor cabang aku dan Tiara di perlakukan sangat baik oleh staff2 di sana,bahkan mereka memperlakukan kita sangat2 spesial,entah mungkin karena kita di bawah naungan CEO ganteng kali ya?hemm bisa jadi.
sepulang dari kantor cabang,kita secepatnya kembali ke kantor karna pak Suga menyuruh kita untuk menemuinya.mungkin mau membahas hasil meeting sore ini.
"Hemm bagaimana meetingnya tadi lancar?tanya pak Suga basa basi.
"semua berjalan lancar pak,hanya saja ada sedikit masalah.akan tetapi kantor cabang sudah memperbaikinya.jawab Tiara dengan tatapan sedikit menunduk.sedangkan aku hanya menyimak saja.
"hemm baguslah,jika cepat teratasinya.oya aku hanya ingin memberi tahu kalian kalau bulan depan kantor kita akan bekerjasama dengan adik saya.lebih tepatnya di bagian kantin karyawan.tutur pak suga bergantian menatap kami berdua.
"lantas,apa yang harus kita persiapkan untuk kerjasama ini pak?tanyaku dengan hati2.
"sebenrnya tidak ada yang harus disiapkan sih,karena adik saya sudah mengatur semuanya.kalian hanya menyiapkan beberpa saja.
"teruntuk tiara,saya ingin desain kantin di renovasi nanti saya akan kirim filenya.agar segera di kerjakan.kata pak suga
"baik pak segera saya kerjakan.jawab tiara.
"dan untuk kamu fiza besok,kamu temeni saya meeting di luar kantor.
"baik siap pak.pak Suga hanya mengangguk
setelahnya aku dan tiara kembali ke departemn kita yang berada di lantai 5.
jam sudah menunjukkan pukul 17.30 waktunya untuk pulang.seperti biasa aq menunggu taksi lewat sedangkan tiara sudah pulang terlebih dahulu.karena kakaknya sudah menjemputnya,awalnya aq di ajak pulang bareng hanya saja aq masih ada urusan lain di luar kantor.saat aku sedang menunggu taksi tiba2 ad mobil berhenti di depanku.aku tak peduli,mungkin hanya org yang hanya ingin berhenti saja.tapi saat jendela mobilnya di buka ternyata itu mobil pak suga.
"kok belom pulang? tanya beliau yang entah hanya sekedar basa basi atau memang sengaja ingin menawari pulang bareng.hehehe ngarep dikit gpp kan
"iya pak lagi nunggu taksi lewat nih.jawabku dengan seuntai senyum yang seperi biasanya dan seprtiya udah sering beliau lihat sih.
"naik saya antar pulang.jawabnya membuatku sedikit grogi dan tidak percaya.tidak percaya karena pak Suga mengajakku naek mobilnya yang mahal ini.
"emm tidak usah pak,sebentar lahi taksinya datang.tolakku ragu2.
"masuk...jam segini taksi jarang lewat.ucapnya lagi.dih sok tau banget ni pak.boss kek pernah nunggu taksi aja batinku.
"heu kenapa bengong ayo masuk.panggil pak suga lagi membuatku tak ada pilihan lagi untuk tidak menolak.
sepanjang perjalan pulang yang terdengar hanya suara mesin mobil dan lagu2 slow yang mengiringi selebihnya hanya diam membisu.membuatku sedikit mengantuk.kulirik pak suga yang fokus dengan mengemudinya.aku yang tadinya ingin memulai pembicaraan akhirnya tidak jadi.bukankah sangat lancang jika aku memulai pembicaraan terlebih dahulu.
"za...
aku tersentak kaget saat pak Suga menyebut namaku.tapi aku mencoba untuk tidak menampakkan ke kagetanku.
"iya pak?jawabku singkat.
"mulai besok adik saya akan sering ke kantor,jadi mohon kerjasamanya ya
"baik pak.jawabku.
"dan satu lagi saya mau kamu yang menghendle semuanya,kamu bisa ajak teman kamu yang tadi untuk membantumu.
aku kaget saat mendengar pernyataan pak Suga.karena sebenrnya aku juga bukan orang yang paham tentang perdekoran atau apalah itu.apalagi masalah kuliner.seketika terlintas di pikiranku untuk meminta bantuan jimmy.tapi tidak jadi karena pak Suga hanya mempercayakannya sama aku.
sesampainya di rumah,aku menawarkan pak suga untuk mampir masum.tpi beliau menolak karena ada urusan lain.ya setidaknya aku adalah org yang termasuk suka basa basi juga sih,terhadap orang lain.
belom beberapa menit tiba2 terdengar suara motor yang tak asing lagi di telingaku.ya siapa lagi kalau bukan jimmy.
"jimmy,tumben jam segini ke rumahku ada apa?tanyaku penasaran
"ya gpp sih,hanya sjaa ini kan sudah sore.jawabku seraya melihat jam tanganku.
"iya sih,n bdw kamu ada acara malam ini?tanyanya tanpa basa basi.
"memangnya kenapa.?
"aku ingin ngajak kamu nongki di restoran,ya biar kek best friend lainnya.ucapnya yang membuat aq tersontak kaget.tumben2n dia ingin mengajakku makan di restoraunt.
"ya tuhan mimpi apa aku semalam,hingga hari ini aku di ajak makam malam di restouran sama sahabatku.omg.ledekku.
"kamu meledekku ya,?katanya dan dengan kata2 seperti itu aku mengira jimmy berfikiran kalau aku meremehkannya.karena selama ini dia sering mengajakku makan2 di kaki lima.sebenarnya itu tidak jadi masalah karena aku suka dengan sahabat yang apa adanya.
"enggk sih,tapi ok deh aku siap2 dulu ya.jawabku aku tidak ingin ada kecanggungan antra aku dan jimmy perkara kata2ku tadi.
"baiklah aku tunggu.jawabnya dan duduk di kursi yang ada di ruang depan.
aku yang masih tidak percaya hanya bisa senyum2 sendiri dan membuang jauh2 fikiran negatifku.mungkin sebenarnya jimmy kerja kali dan hari ini gajian.batinku ya meski aku tidak percaya sih.
setelah siap berbenah aku dengan baju yang seadanya yang hanya pakai dress selutut berwarna coklat yang senada dengan outfit jimmy.
"jim kita mau makan di resto mana?tanyaku penasaran.
"udah engk usah banyak nanyak,entar juga tau sendiri.jawabnya sambil fokus nyetir motor.
sesampainya di tempat tujuan aku merasa tidak asing lagi dengan tempat ini.ya bener ini resto milik pak Jovan.duh bagaimana klo pak Jovan ada di sini bahaya nih.apalagi aku bareng sama laki2.bisa bisa dia ngomong lagi sama pak Suga.batinku jimmy hanya terdiam yg melihat aku sednag diam.
"za ayoo kok malah bengong sih.kagetnya membuyarkan pikirkanku yg gk jelas.
"eh iyaa ...eemm jim gimana klo kita makan di tempat lain,saja?pintaku seketika dahi jimy mengkerutkan alisnya heran.
"kkenapa?kamu tidak suka ya dengan tempatnya?tanyanya balik.
"emm engk sihh hanya saja,aku berubah pikiran aku pengen makan ayam geprek di pinggir jalan tempat biasa kita makan.jawabku ngasal ya bisa di bilng alasan untuk menjauhi bertemu dengan pak jovan.
"yakin,kamu mau makan di sana?tanya jimmy meyakinkan aku.aku menjawabnya dengan sebuah anggukan cepat.
"emm ok deh tapi tunggu sebentar ya aku mau telfon seseorg dulu.katanya lantas pergi menjauh dr tempatku.
POV Jimmy
tut....tut....tut..
"halo kak jo?
"iya Jim,lo jadi kesini tidak?
"maaf kak jo,kayaknya tidak jadi deh soalnya temen gue pengen makan di tempat lain.jawabku singkat.
"oh baiklah.
"ya udah kak aku tutup dulu ya,sekali lagi maaf ya kak sudah merepotkan kak Jovan
"santai saja kamu hati2 ya bye.
belom sempet kak jovan menerima balasanku dia segera mematikan telfonnya.ya maklum sih udah kebiasaan seprti itu kayaknya.selepas menghubungi kak jovan sesegera mungkin aku kembali menghampiri gadis cantik yang beberpa hari ini sudah mampu membuatku jatuh cinta kepadanya.namun begitu aku tidak segampang itu mengungkapkan kalau aku suka sama dia.karena aku tidak ingin menyakiti perasaannya dan tidak ingin membuat persahabatan kita jadi renggang.mungkin butuh waktu yang tepat untuk mengungkap semua perasaan ini.untuk saat ini biarlah dia nyaman denganku sebagai sahabatnya.