
Setelah kembali dari ruangan CEO ,Hafieza kembali keruangannya.di sana Tiara sudah menungguku dengan wajah penasaran.
"ada apa kok kamu di panggil pak.CEO?tanya Tiara.
"nih...jawabku lantas ku tarok berkas2 yang ku bawa dari ruangan pak Suga.
"apa ini,bukankah ini berkas2 pak.Marchei sebelum turun jabatan.?tanya tiara heran.
"iya,
"terus kenapa di bawa kesini bukankah berkas ini harus di revisi sebagian ya oleh pak Suga.
"harusnya sih begitu ,tapi beliau memintaku untuk mengubah beberapa dan menggantinya dengan yang baru.jawabku segera ku buka laptop yang sudah on.dan mulai fokus dengan perkerjaanku karena aq hanya punya waktu kurang dari 1 jam.begitupun dengan Tiara dia juga mulai fokus dengan pekerjaannya.saat lagi fokus2nya bekerja dering telfon tiba tiba berbunyi,mengaketkanku.
kring....kring
"halo,Hafieza disini ada yg bisa saya bantu.?tanyaku kepda sang penelfon.
"tolong kamu siapkan laporan hari ini dan kita akan bertemu klien di lua kantor.mendengar perintah seperti itu,aku baru sadar kalau yang nelfon adalah Pak.Suga.
"a..ba..baik.jawabku dengan suara rendah karena belum sempat aku melanjutkan pembicaraanku sudah di tutup terlebih dulu oleh CEO.
"elah maen di matikan aja ni pak bos belom selesai ngomong.gumamku.
"untung bosku,kalau bukan dah ku maki2 tu orang.belom 5 menit telfon di matikan tiba2.asisten pak suga datang.
"Fieza lo di tunggu pak Suga di lobby.cepat.
"ba..baik pak.jawabku dan segera ku ambil laporan bahan untuk meeting hari ini.dan segera kususul pak Suga di lobby.
Sesampainya di lobby pak S hanya melihatku sekilas dan beliau segera menuju mobil yang sudah siap di depan.aku hanya bisa mengikutinya dari belakangan.
"pak biar saya yang bawa mobilnya ,?!pinta pak Suga datar.
"baik pak.jawab sopir pribadi kantor.
saat aq hendak membuka pintu belakang,CEO menatapku dengan tatapan tajam membuatku jadi grogi.
"ngapain kamu buka pintu belakang?tanyanya judes.
"emmm...duduk di belakang pak.jawabku terbata2 tapi mencoba untuk mengaturnya.
"memangnya saya nyuruh kamu duduk di belakang.katanya lagi membuatku tambah grogi.
"enggk sih pak,hanya saja biasanya saya duduk di belakang.jawabku mencari pembelaan.
"sekarang aku adalah atasanmu bukan pak Marshei lagi.mendapat jawaban seprti itu akupun langsung menuruti perintahnya untuk duduk di depan di sampingnya.
perjalan kali ini terasa sangat lama sekali,entah kenapa.biasanya saat aq menjadi sekertaris pak Marshei beliau akan mengajakku berbicara.tapi kali ini,benar benar seprti bersama patung.mungkin lebih baik diam daripada nanti memulai pembicaraan malah membuat kesalahan.15 menit telah berlalu akhirnya kita sampai di sebuah restourant bintang lima.dan kita sudah di sambut oleh beberapa karyawan restaurant itu.mereka memberikan hormat ketika pak Suga keluar dari mobil.
"selamat datang pak.anda sudah di tunggu oleh Pak Jovan di ruang VVIP.mari saya antar.pak Suga hanya menganggukan kepalanya dan segera berlalu meninggalkan beberapa karyawan yang menyambutnya.aku yang berus mengejar pak Suga hampit saja jatuh.untung saja aku masih bisa menyeimbangkannya.sekilas aku melihat pak Suga melirik ke arahku saat aku hampir terjatuh.
"tolong lantainya di keringkan lagi sekertaris saya hampir jatoh karena lantai basah ini.katanya kepada salah satu Ob yang lewat disana.aku yang mendengar itu.hanya bisa tertegun.
"lain kali lebih hati2 kalau berjalan.kata pak Suga.saat beliau mendekatiku aroma tubuhnya sangat wangi,dan ketampanannya mampu membuat jantungku berdegup lebih kencang dari sebelumnya.aku yang masih diam terpaku hanya bisa melihat punggungnya yang semakin menjauh.sesegera mungkin aku kembali menyadarkan pikiran2 kagumku ini kepadanya.dan mengikuti langkahnya menuju lift.
Sesampainya di ruangan VVIP kita sudah di tunggu oleh seorang laki2 yang tak kalah gantengnya dengan bosku.eit tapi tetap saja bosku lebih ganteng.yah dialah JOVAN NARENDRA HERMAWAN.pewaris tunggal keluarga HERMAWAN.yang masih memiliki hubungan darah dengan Bosku.selain ganteng JOVAN juga di kenal sebagai laki2 yang baik,ramah dan pastinya humoris.selain itu JOVAN juga di kenal sebagai orang yang jenius dan ber IQ tinggi.jadi tak heran jika musuh2n bisa di kalahkan dengan pikirannya.beda 180 derajat dengan.bosku yang kaku.dan ini visual dari JOVAN
"hay bro,akhirnya berjumpa lagi kita.sapa Jovan sambil memeluk Suga.
"oya silahkan duduk.timpal Jovan lagi menyuruh kita berdua duduk.tanpa berkata kata lagi aku memilih duduk dekat Jovan.dan saling berhadapan denga. bosku.
"oya Jov kenalin ini....
"gk perlu di kenalin bro,gua dah tau dia Hafieza sekertaris bokap lu.kata Jovan yang langsung memotong pembicaraan Suga.Suga hanya membalasanya dengan sebuah anggukan kecil dan senyuman datar tanpa makna.
aku yang mikir di buatnya sampai berasa aneh.
"ini kerja atau hanya nemenin Pak Suga nongkrong saja.membete kan mah kalau seperti ini,gumamku dalam hati.
"hem apa saja deh pak terserah.jawabku sesekali melirik ke arah bosku yang mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"hem baiklah...em maz...panggil Jovan sembari melanbaikan tangannya ke arah karyawan yang tak berada jauh dari tempat kita.karyawan itu perlahan mulai mendekati kita.
"maz aku pe....
"pesan jus jeruk 2 tanpa es ya.... sambung Suga tanpa menoleh ke arahku.sedangkan aku hanya terdiam tak percaya.melihat sikap bosku yang suka memotong pembicaraan org lain.tak lain dengan Jovan dia hanya tersenyum melihat tingkah saudaranya itu.
"lu kebiasaan ya selalu memotong pembicaraan gue.kata Jovan sedikit tidak terima.tapi terlihat bercanda.Suga hanya membalasnya dengan senyuman licik.
"oya fieza saudara saya ini memang seperti ini,jadi banyak2 bersabar kalau kerja sama dia.aku hanya menyikapinya dengan senyuman mendengar pembicaraan Jovan yg meledek Suga.
"semoga saja pak.karena saya bukan tipe skertaris yang sabar.celotehku hingga membuat Jovan tertawa.beda dengan Suga dia hanya berekspresi datar setelah aku lihat.
"ngomong2 gimana ceritanya lu bisa setuju untuk masuk ke dunia perkantoran,bukankah lu yang paling menentang om marchei terkait rencana pengangkatan lu sebagai CEO.?tanya Jovan.
"awalnya sih emng gue nolak,tapi setelah dipikir2 apa salahnya untuk mencoba lagian bokap juga sudah waktunya istirahatkan.jawab pak Suga dengan santainya.
"benar juga si,lantas bagaimana dengan Jimmy?mendengar nama Jimmy aku teringat sama seseorang yang pernah membantuku waktu itu.ah tapi kan nama Jimmy banyak engk hanaya adeknya bosku.
"kayaknya adek gue engk tertarik untuk masuk dunia perkantoran,dia lebih suka di bidang kuliner.dan beberapa terakhir ini dia sering berada di dapur.
"mungkin dia pengen jadi chef kali.ledek Jovan dan keduanya pun saling tertawa.ternyata aku baru sadr keberadaanku disini hanya sebagai pajangan belaka saja.dan sebagai pendengar.
drett drett drett
ponsel ku berbunyi ternyata ada notif pesan masuk dari nomor yang tidak di kenal.
"***nanti malam ada acara enggak.(jimmy)
"emm enggak ada sih,kenapa n tau dari mana nomor ku perasaan waktu itu aku tidak memberitahukan nomorku deh***?
sesekali ku simpan kembali ponselku jaga2 takutnya dapat lirikan mematikan dari bosku.benar saja saat tadi aku melihat ponselku.pak Suga melihat ke arahku.tapi,aku tidak menyadarinya.
1 jam telah berlalu akhirnya pertemuannya dengan saudaranya kelar juga.aku yang sudah mulai lapar memegangi perutku.apalgi ini waktunya makan siang.
"ini bos engk peka banget ya,engk tau apa kalau sekertarisnya lapar.setidaknya kek di ajakin makan gitu kek tau di belikan apa gitu untuk mengganjal perut.kan kasian cacing2 di perut udah berdemo.grutuku kesal.
"kamu,kenapa enggak suka ya jadi sekertarisku.atau mau aku gantikan dengan yang lain.ucapnya.ternyata sekali memulai pembicaraan langsung membuat darahku naek langsung ke ubun2.
"e....e..ngk pak gpp kok.jawabku terbata2.
"kamu mau makan ap?tanyanya membuat aq sekali lagi harus membulatkan mataku.tak percaya telah menila bosnya sejelek itu.
"em...aku bawa bekal pak,tapi ketinggalan di kantor.jawabku tanpa berkata apa2 lagi pak Suga melajukan mobilnya ke sebuah tempat makan yang tak jauh dari kantor.saat mobil berhenti aku memilih diam tanpa ekspresi.
"turun...
"mau kemana pak?tanyaku polos
"makan.jawabnya singkat.
"loh bukannya di tempat ini,makanannya harus di take a way ya pak?tanyaku lagi hingga membuat pak Suga membukakan pintu mobil dan meraih tanganku.aku yang engk percya hal ini hanya bisa mengikutinya dari belakang.
"apakah sikapmu selalu seprti ini terhadap atasanmu?omelnya.
"emm enggk pak,maaf.jawabku
"sekanrang kamu pesan makanan apa saja yang kamu suka.katanya judes lagi lagi dia memberikan ekpresu wajah datarnya.hingga membuat setiap org bertanya2 karena sikapnya.akhirnya aku memutuskan untuk memesan salad sayur.karena aq sendiri lagi proses diet ketat.
"kamu yakin hanya pesan salad?tananya tak percaya saat aku menyebutkan pesananku.
"yakin pak.jawabku dengan seuntai senyum manis ke arahnya.seketika dia langsung mengalihkan pandangannya ke sisi sebelah kirinya.saat lagi asik2nya berdiam diri ponselku berbunyi lagi. ada notis balasan pesan dari Jimmy
"nanti malam aku jemput kamu ya?
sadar kalau aq di intai oleh kedua mata di depanku segera kusimpan kembali.ponselku dan mulai fokus untuk melihat ke arah laki2 tampan di depanku heheh Bosku maksudnya.karena semakin lama di lihat swmakin tidak bisa untuk mengalihkan pandanganku dari arah lain.oh tuhan sunggub sempurna ciptaanmu di depanku ini.bisikku dalam hati.