The Name Of My CEO Mr.SUGA

The Name Of My CEO Mr.SUGA
Episode 04


Suasana kantor mulai rame,karna satu persatu karyawan kantor datang.sedangkan aku masih sibuk mempersiapkan laporan2 yang akan di bawa pagi ini.


"Pagi za,..?!! sapa Tiara yang baru datang dan langsung menyapaku.


"pagi..balasku tanpa menoleh ke arahnya aku fokus dengan pekerjaanku.


"tumben sudah stay saja,ada tugaskah?tanya tiara sembari membuka laptopnya.


"hemm begitulah.jawabku dan tiara pun tak bertanya lagi karena dia tidak ingin menganggu konsentrasiku.tak lama kemudian telfon berbunyi.segera ku angkat.


"halo selamat pago,JOANNA HAFIEZA di sini ada yang bisa saya bantu?tanyaku dengan sopan.


"segera laporannya kamu bawa keruangan saya.dan sebentar lagi kita berangkat.aku kaget saat mendengar suara di sebrang telfon itu,ternyata itu pak suga bosku.sesegera mungkin aq menyelesaikan laporan itu dan lekas ke ruangannya.


semenit yang lalu aku masih di departemenku dan sekarng aku sudah berada di ruangan pak suga.disana beliau sudah menungguku.


"gimana laporannya sudah siapkan?tanyanya datar.


"sudah pak,dan semua berkasnya sudah saya simpan disini semua.jawabku dengan kepala menunduk.


"baiklah,kamu kembali ke ruangan kamu dan ambil tas kamu saya tunggu di lobby.perintahnya.dengan sebuah anggukan aq segera meninggalkan ruangan pak suga.dan kembali lagi keruanganku untuk mengambil barang2ku disana.tanpa membuat bosku menunggu lama aku segera menemuinya di lobby.dan pak suga sudah di sana.dan kali ini seperti biasanya beliau pergi tanpa di dampingi sopir pribadinya.


"loh kamu hanya bawa tak kecil itu,kopermu mana?tanyanya saat melihatku hanya membawa tas saja.


"iya pak.memangnya kita mau kemana kok harus bawa koper segala?tanyaku heran


"bukannya saya sudah kasi tau kamu,kalau hari ini kita akan bertemu klien di luar kota.jawabnya aku kembali memikirkannya.dan seingatku beliau haanya menyuruhku menyiapkan dokumen2 buat hari ini,bukan di suruh bawa koper.


"hey.. malah bengong di tanya itu di jawablah bukan diem.


"emm maaf pak,seingat saya bapak hanya menyuruh menyiapkan dokumen.bapak tifak menyuruh saya untuk bawa koper juga.jawabku apa adanya.mendapat jawabnku dia hanya diam dan malah melihat hpnya.lalu menaruknua kembali.


"ah ya maaf saya lupa,tapi ya sudah itu bisa di atur.ayo segera masuk.perintahnya akupun memasuki mobilnya yg pintunya sudah terbuka dari tadi.


"terimaksih pak.kataku kepada sopir pribadi bosku yang sudah membuka dan menutup pintu mobilnya.perlahan mobil pak suga pergi meninggalkan halaman kantor.hari ini entah kenapa aku lihat pak suga semakin ganteng,aku tidak berani menatapnya untuk waktu yang lama.karena semakin aku memandangnya semakin cepat pula jantungku berdetak.duhhh bosku kali ini bener2 membuatku betah lama2 berada di dekatnya,ya meski terkadang sedikit menyebalkan.


"kamu umur berpa?tanyanya tiba2 dan membuatku sedikit ragu untuk menjawab.


"em..25 pak.


"ohh,kamu masih betah kerja di tempat saya?tanyanya.


"masih pak.jawabku.entah kenpa dia tiba2 bertanya seprti itu,apa jangan2 bosku ini ada niatan untuk memecatku dari kantornya.duh jangan sampai deh.karena aku sudah nyaman kerja di tempat dia.kita pun terdiam kembali.perjalanan kita di iringi dengan lagu lahu slow yang membuatku mengantuk.setengah jam kemudian kita sampai di bandara,aku pikir perjalan kali ini hanya naek mobil ternyata aku salah.ternyata dia sudah memesan 2 tiket untuk keberangkatan kita berdua.dan tujuan kita kali ini ke surabaya.dimana surabaya adalah tempat lahirku dan tempat tinggal keluargaku.


"pak bener kita akan ke surabaya?tanyaku dengan seuntas senyum yang merekah.


"iya.jawabnya dengan tatapan masih di layar ponselnya.mendapat jawaban untuk memastikannya.aku begitu sangat bahagia karena meski sebentr aku akan bertemu dengan ayah dan ibuku.yahh walau hanya sebentar.


"kamu kenapa senyum2 begitu apa ada yang kamu pikirkan?tanyanya mulai memperhatikanku.


"eh maaf pak.jawabku singkat.


Pov Suga


Ku lihat Hafieza begitu sangat bahagia,saat mengetahui kalau tugas kita kali ini ke surabaya.senyumnya begitu menarik perhatianku.entah kenapa akhir2 ini senyumannya selalu membuatku teringat dia saat lagi di rumah.sebentar lagi pesawat kita akan segera lepas landas.dan kulihat wajah manis di sampingku masih dengan wajah yg bahagia,mata yang berbinar dan senyuman yang terus terpancar di bibir indahnya itu.aku bisa melihatnya jelas meski aku memakai kacamata.


Sesampainya di surabaya,kita sudah di jemput sopir pribadi pak suga yang memang sudah stay disana.sopir itu membawa kita ke sebuah hotel ternama di surabaya dan tidak perlu sebut merek juga lah ya.setelah mengurus semuanya pak suga mengajakku ke lobby hotel karena klien kita sudah menunggunya disana.


"Selamat siang juga pak Dicky.balasnya sembari membalas pelukan pak Dicky.pak Dicky adalah rekan bisnis pak Suga sewaktu mereka di luar negri.


"oya pak kenalin ini HAFIEZA sekertaris saya.katanya memperkenalkanku kepada pak Dicky.


"halo..hafieza.sapaku dengan senyuman kaku.


Sore harinya setelah kembali ke kamar aku bingung soalnya aku tidak membawa baju ganti.bukan salahku kan.salah bosku yg enggk ngasi tau sebelumnya kalau kita akan keluar kota.aku sempat lupa kalau rumahku tak jauh dari Hotel tempat kita menginap.segera kuhubungi nomor ibuku.


Tut....tut....tut...


"halo assalamualaikum?jawab seseorang di sebrang sana yang tak lain dan tak bukan adalah wanita yang selalu kurindukan beberapa bulan terakhir ini.


"waalaikumsalam bu,ini aku HAFIEZA.ucapku dengan perasaan senang.


"iya ibu tau kalau ini anak kesayangan ibu,ada apa nak?tanya wanita itu lembut.


"bu,Fieza boleh minta tolong tidak?


"boleh Fieza minta tolong apa?tanyanya balik.


"buk kebetulan Fieza lagi di surabaya sekrang.dan fieza nginap di hotel tapi sayang fieza enggak bawa baju ganti.fieza boleh minta tolong tidak antarkan beberapa baju untuk fieza.kataku sedikiy ragu mengatakannya.


"fieza di surabaya kenapa tidak ngasi tau ibu nak,kan ibu bisa masakin makanan ke sukaan kamu.


"masalahnya fieza hanua sebatas kerja buk disini,dan fieza juga sama bos aku.jawabku lagi.


"oh ya sudah bentar lagi ibu siapkan ya,kalau bisa mampir lah dulu kerumah nak ibu kangen.sekalian ajak bos kamu makan disini.pintanya.permintaannya membuatku bingung harus jawab apa.


"insyaallah ya bu,fieza enggak janji.


"ya sudah ibu siapin baju kamu dulu.nnti kamu kirim alamat hotel kamu nak biar bapak sama ibu kesana.i love you sayang.


"waalaikum salam buk.i love you to.hatiku rasanya lega banget mendengar suara ibu apalagi setelah ini kita akan ketemu.hehhe harusnya anak yang mendatangi orang tuanya.


**Pov suga**


"Fieza kan enggak ada baju ganti,bagaimana klo aku ajak dia beli beberpa pakaian disini mumpung dekat mall juga kan.gumamnya dan segera meninggalkan kamarku menuju kmar Hafieza yang tak jauh dari kamarku.


belum sempat ku ketok pintunya,aku mendengar dia sedang menelfon dengan seseorang.yang tak lain adalah ibunya.dan aku mendengar kalau dia meminta ibunya mengantarkan bajunya kesini.sambil menunggunya telfonan aq menelfon orang suruhanku untuk membelikan beberapa pakaian untuk Fieza.setelah itu sudah tak terdengar lagi dia berbicara di telfon akhirnya ku ketok pintunya dan tak menunggu waktu lama.pintu itu terbuka.


"eh pak Suga,ada apa pak?tanyaku yang kaget melihat pak suga sudah berada di depan kamarku.


"hemm kamu ada acara enggak.tanyanya yang entah apa maksudnya.


"hemm enggak kenapa pak?


"rencananya aku mau ngajak kamu buat beli pakaian agar kamu bisa mengganti baju.jawabnya santai


"e enggak usah pak,tadi saya sudah minta tolong orang tua saya untuk mengantarkannya kesini.jawabku sungkan.


"oh...eh kamu bilang kamu nguruh orang tuamu.kalau boleh saya tau memangnya kamu tinggal dimna?tanyanya mulai kepo.


"deket2 sini pak,mungkin hanya 10 menit dri sini.jawabku


diapun hanya mengangguk2 pelan.hingga pada akhirnya dia pamit pergi dan meninggalkan ku sendiri.aku yang masih setia melihat kepertgian bos gantengku itu di tambah baju santainya yng membuatku semakin melyot melihatnya.