
Penerbangan pagi-pagi membuatku masih mengantuk.untung sesampainya di jakarta pak Suga menyuruhku untuk istirhat sehari.jadi aku bisa tidur sepuasku.tapi ya begitulah saat di beri libur untuk istirahat mata yang tadi ngantuk banget,ada saja yang membuatnya melek.yah Jimmy,setengah jam setelah aq selesai membersihkan badanku.tiba tiba dia datang ke rumah.aku yang sudah hafal dengan bunyi motornya langsung buru2 keruang depan untuk membukakan pintu untuknya.
"Jimmy,tumben pagi2 kesini memangnya enggk kerja ya?tanyaku dengan pandangan heran.
"sejak kapan aku jadi orang sibuk.jawabnya santai.aku hanya menggaruk2 kepalaku yang tak terasa gatal.
"and apa kamu tidak mau menyuruh tamumu masuk?tanyanua dengan senyuman dan tatapan yang membuatku jadi salah tingkah.
"emm ya masuklah.jawabku singkat dan melangkah lebih awal dari pada dia.diapun mengikuti langkahku.
"mau minum apa biar ku buatkan?tanyaku menawarkan minum untuknya.
"em...apa saja sihh yang jelas bukan air putih.candanya lantas dia tertawa begitupun aku tersenyum mendengar candaannya.tanpa menunggu lama ku buatkan dia segelas susu coklat hangat.
"em kamu enggk kerja hari ini?tanyanya sembari menyeruput susu coklaht di tangannya.
"enggk,dan kamu ngapain kesini pagi2?jawabku dan ku tanya balik.
"aku mau numpang makan di tempatmu,kayaknya masakan kamu enak.jawabnya lantas mengambil biskuit di piring.
"hu dasar memang di rumahmu,enggak ada yang masakin apa?candaku lalu tersenyum kecut ke arahnya.
"bisa jadi makanya aku numpang makan di tempatmu,kalau ada yang masakin aku enggak bakal numpang makan di sini.jawabnya lagi.jimmy aslinya orang baik,dan jika di lihat dari penampilannya dia juga tergolong anak orang kaya.tapi entahlah kadang dia sering kek pengemis di saat sama aku.
"ya udah kamu mau makan apa?tanyaku yang sedang membuka kulkas mengecek bahan2 yang ada.
"apa sajalah yang penting masakan kamu.jawabnya malas2n sambil terus2n memandngku.membuatku jadi grogi yach siapa coba hang enggk grogi di tatap laki2 ganteng seperti jimmy ya kan oya lupa visual Jimmy yang ini ya
tau kan dia siapa.heheheheh
Jimmy yang menungguku masak sampai ketiduran di sofa karena saking lamanya.melihatnya tertidur aku hanya senyum2 sendiri.
"Jimmy Jimmy kalau bukan karena kamu yang minta di masakin aku males sumpah.ucapku pelan sambil menata makan2n yang sudah siap untik di sajikan.ku samperin Jimmy yang kelihatan nyenyak tidurnya.
"Jimmy bangun,ucapku sambil ku tepuk2 pipinya.
"hemm... sudah selesai kah?tanyanya sambil mengucek2 matanya.
"sudah ayo,aku dah lapar nih nnti keburu dingin.kataku lagi dan berlalu pergi dari hadapannya membiarkan dia waktu untuk mengumpulkan separuh nyawanya yang entah berpetualang kemana.tak lama kemudian Jimmy menyusulku ke meja makan.
"keknya enak nihh,katanya dan langsung menyendok sop ayam di mangkuk.melihatnya dia bersemnagt seperti itu,aku hanya bisa tersenyum senang.
"kok gk pake nasi?tanyaku
"iya,kalau pagi aku enggk terbiasa sarpan nasi.jawabnya yang terus melahap sop aayam di mangkuknya.
"kalau aku kurang gimana gitu kalau enggk pake nasi,berasa kek ada yang kurang.kataku mulai curhat padahal dia tidak bertanya.
"ya kalau kamu sih sarapan harus pake nasi kan kamu harus kerja.jawabnya.
"kalau aku kan pengangguran jadi enggk terlalu butuh asupan karbohidrat di pagi hari.katanya lagi lantas tertawa.entah dia sedang mengejek atau gimana akupun juga tidak tau.tapi ya sudahlah kadang dia juga benarkan.usai sarapan pagi dia pamit pulang katanya ada urusan mendadak.setelah kepergiannya aku memutuskan untuk bersih2 halaman karena tadi sebelum pulang Jimmy membantuku untuk cuci piring dan bersih2 rumah.tiba2 handphoneku berbunyi ada chat masuk dari Jimmy.
"chubby,aku sudah berbelanja untuk kebutuhan kulkasmu.mungkin sebentar lagi sampai.dan aku tidak mau ada penolakan.jadi tdi larang menolak ataupun protes.oke terimaksih untuk sarapannya sup kamu enak,kapan2 aku makan di tempatmu lagi ya hehehhe."
aq kaget mendapat pesan seperti itu,terkadang aku bingung dengan sikap dia itu.katanya pengangguran tapi repot2 mau belanja untuk keperluan kulkasku lagi.
"Terimaksih ya Jim,harusnya tidak perlu repot seprti ini.untuk kali ini aku tidak akan protes tapi,jika lain kali kamu seprti ini lagi jangan harap aku mau membukakan pintu lagi untuk kamu."
balasku.bukannya membalas mLah dia langsung menelfonku.
"sekarang sudah berani ngancem2 aku ya.katanya mengejek.
"coba aj kalai kamu lakukan seprti itu lagi,jangan harap pintuku terbuka lebar untuk kamu.kataku semakin menegaskan omonganku.
"hem baiklah,ya sudah kalau gitu aku tutup dulu y telfonnya sampai ketemu di lain waktu.jawabnya belum sempat ku jawab dia sudah menutup telfonnya.kebiasaanny yang sering menutup tlfon duluan membuatku teringat sama pak Suga dia kan juga sering kek gitu maen matikan telfon seenakny saja.
Sedang di tempat lain,pak suga sedang sibuk dengan kegiatannya.
Pov Suga
"huhh bosan juga ya di rumah,Jimmy kemana lagi lama banget.dengusku kesal mengingat Jimmy yang sudah setengah jam lalu ku suruh pualng.tiba tiba terdengar suara motor dia didepan.
"hay kak,ada apa tumben ngajakin aku ngopi bareng?tanyanya yang langsung menyeruput secangkir kopi susu di depannya.
"bdw gimana bisnis lo,?tanyaku dengan tatapan sinis.
"ehmm sejauh ini si berjalan dengan lancar,santai saja semuanya aman terkendali.jawabnya meyakinkan aku.ternyata dia tidak mau jujur tentang apa yang terjadi dengannua dan musuh2nya yang sengaja ingin menjatuhkannya.sedangakn aku sudah mendengarnya kalau adrian berenananya untuk menghancurkan bisnisnya yang semakin pesat.
"kenapa kakak tiba tiba tanya seprti itu apa ada maslaah?tanyanya bertanya balik,padahal harusnya aku yang harus bertanya ada apa.
"enggak ada kakak hanya khawatir saja,ya sudahlah kalau memang tidak ada masalah.kakak percaya kamu bisa menyeledaikan masalahmu dan mengalahkan musuh2mu di luaran sana.jawabku menepuk2 pundaknya.aku yakin Jimmy mengerti dengan maksudku hanya saja dia lebih memilih untuk bungkam.
"kamu udah sarapan belom,kalau belom ayo kita makan di luar?ajakku.
"aku udah sarapan kak di rumah teman,kakak saja ya.hehhehe sebenranya enggak mau nolak tapi perutku dah enggak muat.jawabnya.dan berani2nya dia menolaknya,lagian dia sarapan dimana sehingga berani2nya menolak ajakanku.akupun pergi meninggalkannya sendiri dan segera ku tancapkan gas mobilku menuju ke rumah Hafieza,dan ku yakin dia di rumah.apalagi aku sudah memberinya izin sehari.
dirumah Hafieza
usai menyiram semua tanaman di halaman rumahku,ku mulai duduk bersantai di kursi depan rumah sambil menikmati teh hangat dan se piring biskuit kesukaanku.sampai aku tidak sadar kalau sudah ada mobil yang terparkir di depan rumahku.
"HAFIEZA...panggil seseorang di balik pagar rumah.ku hentikan aktifitas membacaku dan ku lihat siapa yang datang betapa kagetnya aku ternyata yang datang adalah Bos gantengku.
buru buru ku segera menghampirinya dan membukakan pintu gerbang.
"bapak,ada apa kok sampai kesini?tanyaku penasaran.
"gpp kamu masak apa hari ini?tanyanya tiba2 membuat mataku terbuka lebar mendengar pertanyaan yang seakan2 menggemparkan telingaku.
"ehmm...hy kok malah bengong sih.katanya lagi melambai2kan tangannya di wajahku hingga aq tersadar
"eh saya masak sop ayam pak.kenapa?tanyaku gugup.
"bolehkah aku makan di rumahmu.lagi lagi aku di buat ternganga oleh pertanyaannya.entah mimpi apa aku semalam ada dua laki2 ganteng datang kerumahku dan minta makan.
"kalau enggk boleh aku pulang saja.ucaonya lagi dengan nada mengancam.
"em...ayo masuk pak biar saya siapkan dulu.kataku sedikit berlari dan lekas kedapur.pak suga mengikutiku dari belakang.secepat mungkin ku panaskan lagi sup ayam dan beberpaa makanan lainnya yang sudah ku masukkan kedalam kulkas.dengan sabarnya pak Suga menunggu dengan sabar di meja makan.
"emm maaf ya pak saya hanya masak ini saja,saya harap bapak suka.kataku sambil menyodorkan piring ke hadapannya.
"kamu kok enggk sarapan.?tanyanya lagi
"saya sudah sarapan pak tadi.jawabku singkat.
"ya sudah kalau gitu.katanya lagi dan langsung mengambil sesendok nasi dan beberapa lauk yang sudah kusiapkan.kuoerhatikan trnyata makannya juga banyak.
"ya tuhan mimpi apa aku semalam tiba2 temnaku pagi2 kesini ngajaik sarapan bareng,dan sekrang bosku.maaf kan hambamu ini bukannya mengeluh hanya saja hamba belom percaya saja.jika ada dua makhluk ganteng mau menyicipi masakan ku.gumamku dalam hati sambil memperhatikan bosku yang makan dengan lahapnya.